Menanamkan Kepedulian, Mewujudkan Aksi Generasi Hijau

Jurnalis : Liani (Tzu Chi Medan), Fotografer : Liani, Mellisa Sim (Tzu Chi Medan)
Para siswa melakukan pemilahan dari bahan kertas.

Sebanyak 44 siswa dengan tiga guru pendampingnya dari SMA Primeone School Medan mengunjungi Depo Pelestarian Lingkungan Titikuning, guna mengikuti edukasi tentang lingkungan, Sabtu 08 November 2025. Ini merupakan bagian dari program pembelajaran luar kelas bertema Generasi Hijau: Aksi Daur Ulang Bersama Tzu Chi.

“Kami ingin anak anak belajar langsung bagaimana melestarikan lingkungan, memahami konsep go green dan menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial terhadap alam sekitarnya,” kata Bu Citra wakil Kepala Sekolah PrimeOne School Medan.

Jumin menjelaskan perlunya pelestarian lingkungan untuk melindungi bumi kita yang sudah rusak.

Para siswa mengunjungi toko Qi Fu Xi. Banyak barang menarik perhatian mereka dan membeli beberapa barang di sana.

Kegiatan dimulai dengan sesi praktik. Para siswa dibagi lima kelompok kecil yang masing-masing dipandu oleh relawan Tzu Chi. Mereka diajak berkeliling melihat langsung proses pemilahan barang daur ulang. Mereka belajar memilah berbagai jenis sampah seperti kertas koran, buku tulis, majalah,dan botol plastik kemasan minuman dan makanan.

Mereka juga diajak mengunjungi toko Qi Fu Xi, yang dibuka di samping depo. Qi Fu Xi adalah toko yang menjual barang barang hasil donasi warga yang masih layak pakai. Mereka juga diajak mengikuti sosialisasi tentang visi misi Tzu Chi.

Jumin memberikan cendera mata kepada Bu Citra, Wakil Kepala Sekolah Prime One School Medan.

Salah satu misi Tzu Chi adalah pelestarian lingkungan dan konsep pelestarian lingkungan sudah berjalan di Tzu Chi. Jumin memberikan penjelasan mengenai pentingnya pelestarian lingkungan.

Kondisi bumi dan lingkungan semakin hari semakin memprihatinkan dan menjadi masalah yang sangat serius, perlu ada gerakan perubahan untuk merawat dan menyelamatkan bumi. Melalui pendidikan lah menjadi salah satu harapan untuk membuat bumi menjadi lebih asri dan mewariskan bumi yang lebih baik anak cucu,” jelas Jumin.

Para siswa juga dijelaskan Konsep 5R Tzu Chi (Rethink, Reduce, Repair, Reuse, Recycle), serta peran setiap individu dalam menjaga bumi. Sesi ini memperkuat pemahaman siswa atas apa yang telah mereka alami sebelumnya dilapangan. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan penuh semangat.

Para relawan, guru, dan siswa Prime One School Medan berfoto bersama sebagai kenang-kenangan.

“Sangat senang ya pembelajaran go green itu, saya merasa tertarik dan senang karena dapat melakukan kegiatan bersama banyak orang dan mempelajari beberapa hal yang baru,” kata Delline, salah seorang siswa.

Hal yang sama juga dirasakan Keira. “Hari ini saya dan teman teman melakukan pemilahan barang daur ulang bersama team work walaupun baru pertama kali tapi ini merupakan satu pencapaian ketika berhasil melakukan pemilahan dengan baik,” katanya.

“Semoga siswa-siswi dapat terus belajar memilah barang daur ulang di rumah, lingkungan sekolah dan masyarakat untuk mewariskan lingkungan yang baik kepada anak cucu kita,” kata Lim Jong Jong, relawan koordinator.

Editor: Khusnul Khotimah                  

Artikel Terkait

Bekerja Sama dengan Harmonis

Bekerja Sama dengan Harmonis

25 Mei 2018
Setiap minggu ketiga tiap bulannya, Relawan Tzu Chi di Komunitas Hu Ai Pluit, He Qi Utara 2 melakukan daur ulang. Kali ini kegiatan yang digelar pada Minggu pagi 20 Mei 2018, diikuti oleh sebanyak 40 relawan.
Bersama Menyelamatkan Bumi

Bersama Menyelamatkan Bumi

19 Februari 2025

Jumat, 14 Februari 2025, relawan Tzu Chi Bandung berkunjung ke Sekolah Pelita Fajar untuk mengajak para murid berkarya dari kertas bekas. Mereka mendaur ulang kertas yang sudah tidak terpakai agar bisa digunakan kembali.

Sukacita Melestarikan Lingkungan di Florence

Sukacita Melestarikan Lingkungan di Florence

10 April 2017

Sebanyak 17 relawan komunitas He Qi Utara 1 beserta warga komplek perumahan Florence di Pantai Indah Kapuk telah berkumpul untuk mengadakan kegiatan Pelestarian Lingkungan. Dalam kegiatan yang diadakan pada tanggal 9 April ini juga menjadi pembukaan titik baru pemilahan sampah daur ulang Tzu Chi.

Mampu melayani orang lain lebih beruntung daripada harus dilayani.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -