Mengawali Bedah Rumah Tahap ke-3 di Kamal Muara
Jurnalis : Arimami Suryo A., Fotografer : Arimami Suryo A.
Relawan Tzu Chi didampingi oleh staf Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan perwakilan dari RW 01, Kamal Muara mulai melakukan survei bedah rumah Tzu Chi tahap ketiga di wilayah Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.

Eneng (74) didampingi cucunya membungkuk melewati satu-satunya akses untuk menuju ke rumahnya yang kondisinya lebih rendah dari jalan.

Koordinator bedah rumah di Kamal Muara, Teksan Luis langsung melihat kondisi atap saat masuk ke dalam rumah Eneng.
Di rumah ini dulu Eneng tinggal bersama suami dan 13 orang anaknya. Beberapa anaknya sudah meninggal dunia, kini hanya tersisa 5 orang dan ada yang tinggal di wilayah lain. Suami Eneng yang tadinya bekerja sebagai nelayan juga sudah meninggal 3 tahun yang lalu karena sakit. Rumah yang ia huni pun hingga saat ini belum pernah direnovasi dalam skala besar, hanya sedikit-sedikit. Rumah tersebut kini Eneng tinggali bersama 2 orang cucu dan salah satu anaknya.

Staff Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia memberikan pertanyaan kepada Eneng dan mengisi form survei untuk calon penerima bantuan bedah rumah.

Dalam kegiatan survei bedah rumah Tzu Chi tahap ketiga di Kamal Muara, sebanyak 7 rumah disurvei untuk mengetahui langsung kondisinya.
Kegiatan dilakukan oleh dua orang relawan Tzu Chi dengan didampingi oleh staf Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan perwakilan dari RW 01, Kamal Muara. Satu persatu rumah yang tidak layak huni yang sebelumnya telah diajukan oleh pihak RW 01 kemudian disurvei oleh relawan dengan wawancara pemilik rumah, melihat kondisi rumah, dan mengukur luas rumah.

Selain survei, juga dilakukan pengukuran luas tanah dan kondisi bangunan sebagai data untuk laporan pengajuan bantuan bedah rumah Tzu Chi tahap ketiga di Kamal Muara.
Artikel Terkait
Program Bedah Rumah Tahap 2 Kamal Muara: “Rumah Ini Mau Saya Tempati Seumur Hidup Sayaâ€
28 Januari 2022Bantuan bedah rumah yang dilaksanakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia saat ini tengah dalam proses pembangunan.
Naungan Baru Bagi Mantan Sopir Angkot dan Keluarganya
23 Juli 2021
Rumah Baru untuk Sulastri
11 Oktober 2024Setelah suaminya meninggal, Sulastri tinggal sendiri dirumahnya yang memprihatinkan. Atap bocor, lantai sudah lapuk dan terendam setiap air pasang. Prihatin dengan kondisi ini, relawan Tzu Chi Medan membantu merenovasi rumah Sulastri menjadi lebih layak, baik, dan sehat.







Sitemap