Mengembangkan Rasa Kasih Sayang Kepada Semua Makhluk Hidup
Jurnalis : Rayden Fernandez Romeo (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun), Fotografer : Abdul Rahim, Calvin (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun)
Kelas Budi Pekerti kali ini membahas tentang apa itu “Kasih Sayang.”

Da Ai Mama, Lissa membawakan materi “Kasih Sayang”.

Untuk mencairkan suasana yang masih pagi, siswa-siswi bersama-sama memperagakan isyarat tangan yang berjudul “Xiao Tai Yang De Wei Xiao.”

Para Da Ai Mama selalu memberikan permainan menarik agar anak-anak terus semangat mengikuti setiap pertemuan kegiatan Kelas Budi Pekerti.

Shellawati Princess Dai belajar mengasihi makhluk hidup dengan bervegetarian.

Siswa-siswi disuguhkan hidangan vegetarian yang menggugah selera dan sedap. Tidak lupaberdoa terlebih dahulu sebelum menyantap makanan yang telah disiapkan oleh relawan.
Seusai penjelasan materi, para siswa kelas budi pekerti diberikan hidangan vegetarian yang menggugah selera dan sedap. Supaya kegiatan kelas budi pekerti ini diminati oleh siswa-siswi, para Da Ai Mama selalu memberikan permainan yang menarik agar mereka tidak merasa bosan dan jenuh dalam mengikuti setiap pertemuan kegiatan Kelas Budi Pekerti.
Melalui kegiatan Kelas Budi Pekerti ini diharapkan bisa membina anak-anak menjadi pribadi yang penuh dengan kebijaksanaan dan welas asih bagi semua mahkluk hidup. Seperti Kata Perenungan Master Cheng Yen yang berbunyi “Perbuatan baik harus diwujudkan dalam nyata, kebijaksanaan yang tumbuh dari perbuatan baik tersebut baru benar-benar manfaat dalam kehidupan,”
Artikel Terkait
Menanamkan Nilai Budi Pekerti Pada Anak Usia Dini
21 Maret 2019Memasuki pekan kedua di bulan Maret 2019, tepatnya 10 Maret 2019, komunitas He Qi Utara 2 kembali mengadakan kelas budi pekerti Tzu Chi, yang dilaksanakan di ruang Fu Hui Ting, Tzu Chi Center, PIK, Jakarta Utara. Kelas budi pekerti ini diawali dengan melakukan pradaksina, bertujuan untuk melatih konsentrasi sebelum melaksanakan suatu aktifitas.







Sitemap