Mengenang Jasa Seorang Ibu

Jurnalis : Yanti (Tzu Chi Padang), Fotografer : Yaya (Tzu Chi Padang)

Seorang anak memeluk ibunya usai menyuapi makanan dan memberikan bunga pada acara peringatan hari ibu yang diadakan pada tanggal 21 Desember 2014.

Setiap tanggal 22 Desember, seluruh masyarakat Indonesia merayakan Hari Ibu. Merupakan sebuah peringatan atas peran seorang wanita dalam keluarga, baik wanita sebagai istri maupuan seorang ibu. Jasa seorang ibu dalam merawat dan mendidik anak mulai dalam kandungan hingga dewasa bukanlah pekerjaan yang mudah, melainkan perlu pengorbanan yang besar. Mengingat perjuangan ini, seharusnya seorang anak harus berbakti kepada ibu.

Dalam memperingati acara ini, Tzu Chi Padang mengadakan acara sederhana untuk mengenang jasa seorang ibu. Pada tanggal 21 Desember 2014, relawan Tzu Chi bersama masyarakat umum bersama-sama memperingati hari ibu di kantor Tzu Chi Padang. Acara peringatan hari ibu ini memang terkesan mendadak karna tidak ada persiapan sebelumnya, tapi relawan Tzu Chi tetap bersemangat untuk mempersiapkan acara ini. Mereka pun membagi tugas untuk membersihkan ruangan, mengepel lantai, sampai penyusunan kursi dilakukan secara bersama-sama.

Sebelum acara dimulai, relawan bersama-sama membersihkan ruangan. Salah satu relawan mengelap meja yang akan digunakan pada acara perinagtan hari ibu.


Sebanyak 13 peserta yang masing-masing mengajak anaknya ikut dalam acara peringatan hari ibu ini.

Sebanyak 13 peserta yang masing-masing mengajak anaknya ikut dalam acara peringatan hari ibu ini. Satu ibu dan anak diantara mereka berasal dari Muaro Bungo, Jambi. Mereka harus menempuh perjalanan darat selama 8 jam untuk mengikuti acara ini. Sebelumnya, Vera Laurenzie Shijie mengundang mereka melalui telepon dan mereka pun antusias untuk mengikuti acara ini.

Dalam acara ini, para tamu undangan disuguhkan video kisah pengorbanan seorang ibu kepada anak dan puisi untuk ibu. Tak disangka selama penayangan berlangsung, masih ada beberapa anak yang terkesan bingung dengan acara ini. Bahkan mereka tidak mengetahui bahwa hari itu adalah peringatan hari ibu.

Tidak hanya menyuapi makanan dan minuman, setiap anak juga membasuh kaki dan memijat punggung ibu mereka.


Seorang ibu yang juga relawan Tzu Chi tak kuasa menahan air mata saat anaknya menyuapi makanan untuknya.

Usai melihat tayanan video, setiap anak diarahkan untuk membawa kue, minuman, dan setangkai bunga yang akan diberikan kepada ibu mereka. Sebagai wujud bakti kepada seorang ibu, mereka menyuapi kue dan minuman. Tidak hanya menyuapi makanan dan minuman, setiap anak juga membasuh kaki dan memijat punggung ibu mereka. Banyak ibu-ibu yang terharu melihat anaknya memberikan kasih sayangnya pada peringatan hari ibu ini. Bahkan mereka pun tak kuasa menahan air mata.

Dipenghujung acara, juga ada sharing dari peserta. Salah satu ibu berbagi kalau hari ini merasa sangat bahagia dan terharu melihat anaknya mencuci kakainya dengan tulus. ”Hari ini tak kan terlupakan, karena hari ini begitu berharga,” ungkap salah satu ibu ini. Para ibu pun berpelukan dengan anak mereka masing-masing dengan penuh haru.

Menenangkan hati dan membahagiakan kedua orang tua kita, itulah berbakti. Sebagai seorang anak, kita harus senantiasa menenangkan hati dan membahagiakan ayah dan ibu kita. Semoga dengan peringatan hari ibu ini, setiap anak bisa memahami betapa besarnya pengorbanan dan kasih sayang seorang ibu kepada anak.


Artikel Terkait

Peringatan Hari Ibu Internasional Tzu Chi Bandung

Peringatan Hari Ibu Internasional Tzu Chi Bandung

06 Juni 2022

Tzu Chi Bandung mengadakan acara Hari Ibu Internasional pada 28 Mei 2022 di Aula Jing Si Bandung. Kegiatan ini diikuti oleh 26 Xiao Pu Sa (Bodisatwa Cilik) bersama orang tua mereka.

Mengenang Jasa Seorang Ibu

Mengenang Jasa Seorang Ibu

30 Desember 2014 Sebagai wujud bakti kepada seorang ibu, mereka menyuapi kue dan minuman. Tidak hanya menyuapi makanan dan minuman, setiap anak juga membasuh kaki dan memijat punggung ibu mereka. Banyak ibu-ibu yang terharu melihat anaknya memberikan kasih sayangnya pada peringatan hari ibu ini.
Menghadapi kata-kata buruk yang ditujukan pada diri kita, juga merupakan pelatihan diri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -