Menggalang Cinta Kasih Lewat Bakcang Vegetarian

Jurnalis : Candera (Tzu Chi Selatpanjang), Fotografer : Candera (Tzu Chi Selatpanjang)

Giokhua sangat bersyukur dapat terlibat dalam kegiatan pembuatan bakcang Tzu Chi.

Hari Bakcang yang dirayakan setiap bulan 5 tanggal 5 penanggalan Imlek memiliki sebutan bervariasi seperti festival Perahu Naga, festival Bulan Lima, festival Duan Wu dan sebagainya. Bakcang dipercaya memiliki makna positif dimana memiliki 4 sudut lancip yang bermakna kasih sayang, keharmonisan keluarga, rejeki lancar dan usaha/karir sukses. Relawan Tzu Chi Selatpanjang pun tak ketinggalan merayakan hari bakcang ini.

Berbagai persiapan perlu dilakukan sebelum hari pembuatan bakcang.

Kegiatan pembuatan bakcang vegetaris dilakukan pada 5 dan 8 Juni 2024 masing-masing diikuti sebanyak 36 dan 32 relawan. Sejak pukul 5 subuh, beberapa relawan sudah mulai melakukan berbagai persiapan yang dibutuhkan. Dalam kegiatan juga sudah disusun bagian-bagian, seperti timbang bahan, masak bahan, ikat bakcang, dapur, logistik dan lain– lain. Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan agar bisa menggalang banyak relawan baru sehingga bisa bersatu hati menjalankan kegiatan dan menggalang dana untuk pembangunan kantor baru.

Salah satu pembeli rutin bakcang Tzu Chi ialah Joni/Axin. “Setiap tahun pastinya saya ditawarkan bakcang sama shixiong. Saya tidak pernah menolak karena saya tahu ini untuk amal, apalagi Tzu Chi banyak membantu masyarakat yang membutuhkan, mereka benar-benar melakukan untuk masyarakat. Begitu juga, bakcangnya enak, anak-anak saya suka makan,” Jawab Joni.

Agar kualitas bakcang terjamin dan merata, baik isi maupun beras bakcang akan ditimbang sebelum diikat. Pengendalian api dan waktu masak juga merupakan tahap yang penting.

“Saya suka membuat bakcang. Kemarin saya ada buat untuk anak saya dan nanti pulang dari Tzu Chi saya juga mau membuat bakcang untuk keluarga saya sendiri. Suami saya senang melihat saya bisa ikut kegiatan di Tzu Chi, dia sangat mendukung. Saya setiap Minggu ke depo daur ulang ikut pemilahan barang daur ulang. Saya sangat gan en karena sudah punya kesempatan mengikuti kegiatan di Tzu Chi,” ucap Giokhua, relawan Abu Putih, yang telah 4 tahun ikut ikat bakcang di Tzu Chi.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Melindungi Kehidupan dengan Bacang Vegetarian

Melindungi Kehidupan dengan Bacang Vegetarian

03 Juli 2023
Relawan Tzu Chi Batam pada 10, 19,dan 20 Juni 2023 merayakan Festival Perahu Naga dengan menjual bacang vegetarian. Kegiatan ini  salah satu cara mensosialisasikan pola hidup vegetarian sekaligus melindungi bumi dan kehidupan.
Berkah Perayaan Hari Bacang di Panti Sahabat Baru

Berkah Perayaan Hari Bacang di Panti Sahabat Baru

21 Juni 2017

Bagi opa dan oma di Panti Sahabat Baru, waktu sepertinya sudah terhenti. Sehari-hari mereka hanya menunggu kedatangan sanak saudaranya yang berkunjung. Namun kedatangan relawan Tzu Chi dari komunitas Kebon Jeruk hari itu membangkitkan ingatan mereka pada perayaan Pe-Cun atau perayaan hari Bacang.

Suara Kasih: Bacang Cinta Kasih

Suara Kasih: Bacang Cinta Kasih

15 Juni 2010
Perlahan-lahan, insan Tzu Chi menyadari bahwa karya kemanusiaan Tzu Chi kian berkembang. Insan Tzu Chi pun sangat bijaksana. Untuk membantu korban bencana di negara lain, mereka membuat bacang dan menjualnya pada saat perayaan Festival Perahu Naga. Hal ini tak hanya dilakukan oleh insan Tzu Chi di Taiwan.
Jangan menganggap remeh diri sendiri, karena setiap orang memiliki potensi yang tidak terhingga.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -