Menggaungkan Gema Kebajikan Melalui Kegiatan Donor Darah

Jurnalis : Surya Metal (Tzu Chi Makassar), Fotografer : Syanny Wijaya (Tzu Chi Makassar)

Relawan Tzu Chi memberi penjelasan kepada pendonor tentang hal-hal yang harus diisi dalam formulir yang sudah disediakan oleh PMI.

Setiap tahun, mendekati bulan puasa, persediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Selatan menipis. Karena itu pada Sabtu, 2 Maret 2024, UPTD Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan menggandeng Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia KP Makassar untuk menggelar kegiatan donor darah dengan menggaungkan gema kebajikan yang merupakan salah satu kegiatan dari misi kesehatan Tzu Chi. Donor darah kali ini diikuti oleh 89 orang di Kantor Yayasan Buddha Tzu Chi KP Makassar.

Masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan rutin misi amal yaitu donor darah, sehingga sebelum kegiatan dimulai relawan beserta para calon pendonor sudah berdatangan ke lokasi. Ruangan tempat berdonor darah juga dipenuhi oleh relawan Tzu Chi yang membantu berjalannya kegiatan. Herlina Nyana Puspita selaku koordinator kegiatan merasakan antusias masyarakat betul terasa.

“Antusias Masyarakat kali ini lumayan tinggi, dapat dilihat dari menumpuknya masyarakat di bagian pendaftaran, mungkin efek dari donor darah, individu dapat berbuat kebajikan untuk membantu sesama,” katanya.  

Gunawan Dolhady bahagia memiliki tekanan darah dan hemeoglobin (HB) yang bagus saat pemeriksaan yang dilakukan PMI, sehingga berkesempatan dapat berbuat baik melalui donor darah.

Gavin Gosali pertama kalinya mendonorkan darah terlihat rileks dan santai saat pengambilan darah, ia turut mendonorkan darah karena tahu manfaat donor darah bagus untuk kesehatan dan berbuat kebajikan untuk membantu sesama.

Selain masyarakat, relawan Tzu Chi juga turut meramaikan donor ini, seperti Charles Widagdo dan Fyfy yang baru saja menjadi relawan. Mereka mengenal Tzu Chi melalui kegiatan Baksos Kesehatan.  “Saya mengenal Tzu Chi melalui kegiatan Baksos Kesehatan di RS. Pelamonia, waktu itu saya menjadi pasien Hernia,” ungkap Charles Widagdo.

Ada pula, Rendy salah satu pendonor mengetahui kegiatan donor darah dari istrinya yang merupakan relawan Tzu Chi. Sejak ikut kegiatan donor darah, Rendy dan istrinya tertarik mengikuti kegiatan di Tzu Chi. Dia juga mengetahui mengenai Tzu Chi melalui tayangan DAAI TV. “Saya mengetahui kegiatan Tzu Chi melalui tayangan DAAI TV, kebetulan di Makassar ada Tzu Chi dan ada kegiatan donor darah sehingga saya ikut dalam kegiatan ini dan berharap kegiatan Tzu Chi dapat menolong sesama manusia,” ungkap Rendy.

Pendampingan relawan Tzu Chi kepada pendonor agar lebih rileks, happy dan memberikan penjelasan maaf dari donor darah.

Ungkapan terima kasih Tzu Chi kepada Rendy yang terlah mendonorkan darahnya, relawan memberikan suvenir.

Seperti Kata Perenungan Master Cheng Yen, “Orang yang selalu bersumbangsih akan senantiasa diliputi pikiran bahagia, orang yang selalu bersyukur akan selalu senantiasa dilimpahi berkah.” Master Cheng Yen menegaskan kembali di dalam kata perenungan, “Mampu melayani orang lain adalah lebih beruntung daripada menerima pelayanan orang.”

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

"Ayo Donor Darah"

19 Juni 2014
untuk kesembilan kalinya He Qi Selatan mengadakan bakti sosial donor darah yang berlokasi di  Jing Si Books & café Blok M Plaza bekerja sama dengan Rumah Sakit Fatmawati yang mana untuk kali ini berhasil mengumpulkan 51 orang donor. Para donor berasal dari kalangan masyarakat umum dan relawan Tzu Chi. Acara yan dimulai dari pukul 14.00 – 17.00 WIB itu berjalan dengan
Satu Visi dalam Menebarkan Cinta Kasih

Satu Visi dalam Menebarkan Cinta Kasih

01 April 2015 Bersumbangsih tak hanya dapat dilakukan oleh orang kaya saja, jua tak harus berbentuk materi. Memberikan tenaga dan pikiran juga merupakan bentuk sumbangsih yang baik asalkan dilakukan dengan niat yang tulus dan penuh cinta kasih.
Dua Sukacita Dalam Donor Darah

Dua Sukacita Dalam Donor Darah

16 Februari 2023

Untuk kedua kalinya kegiatan donor darah dilakukan di Tzu Chi Hospital. Sebelumnya, relawan dari komunitas He Qi Utara 1 kerap melakukannya di Sekolah Permai, Pluit, Jakarta Utara.

Cemberut dan tersenyum, keduanya adalah ekspresi. Mengapa tidak memilih tersenyum saja?
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -