Menghibur Opa dan Oma di Panti Jompo Uppekha

Jurnalis : Sisilia (Tzu Chi Medan), Fotografer : Liani, Sisilia (Tzu Chi Medan)

Para oma dan opa merasa terhibur dengan kunjungan para relawan Tzu Chi.

Perayaan Imlek selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat Tionghoa untuk berkumpul bersama keluarga dan teman. Ada tradisi yang tak bisa dilewatkan yaitu pembagian angpao (amplop merah) dan ucapan Gong Xi Fa Cai yang menambah semangat, sukacita, dan harapan akan masa depan yang cerah.

Pada Minggu 19 Januari 2025, sebanyak 22 relawan Tzu Chi di Komunitas Hu Ai Titikuning Medan mengunjungi Panti Jompo Upekkha, Kec. Namorambe, Sumatra Utara. Para relawan menghibur opa dan oma dengan mendengarkan curahan hati mereka, memotong rambut mereka yang sudah panjang, membagikan makanan dan minuman serta snack, buah-buahan dan mie Jingsi yang sehat. Ada 9 opa oma yang tinggal di sini dan 6 pengurus panti.

Opa dan oma jadi terlihat lebih fresh setelah potong rambut oleh relawan.

Pembagian angpao bikin opa dan oma tambah semangat.

Hati gembira terpancar di wajah opa oma ketika para relawan memberikan makanan, minuman, buah-buahan, dan angpao. Mereka juga tak ragu untuk menyanyikan lagu Imlek. Oma Teh Tuan Pao (90) yang telah tinggal di panti selama tujuh bulan bercerita, ia senang tinggal di panti dan merasa seperti di rumah sendiri.

“Saya setiap hari melakukan kegiatan seperti olahraga, menyapu, cuci kamar mandi, cuci baju sendiri. Saya merasa para relawan Tzu Chi sangat baik. Saya berharap semoga panjang umur dan banyak rezeki,” doanya.

Opa dan oma bersama dengan relawan mengelilingi aula sambil menyanyikan lagu imlek Gong Xi Fa Cai.

“Untuk para pekerja dan para lansia sangat berbahagia karena merasa disayangi. Ini bukan kunjungan yang pertama, tetapi kunjungan yang berkelanjutan. Semoga para relawan  Tzu Chi bisa terbalas kebaikannya,” ucap Yusni Harinha, pengurus panti.

Para relawan Tzu Chi juga merasa senang dapat berbagi kebahagiaan kepada oma dan opa jelang perayaan Imlek ini. “Membuat opa oma terhibur dan terus semangat dalam hidup serta melihat kondisi mereka saya sangat bersyukur dapat kumpul dengan rasa keluarga. Kita bisa belajar saling menghargai dan saling empati sesama manusia,”, kata Yanti.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Berbagi kasih dan Dukungan di Panti Sosial Perlindungan Bhakti Kasih

Berbagi kasih dan Dukungan di Panti Sosial Perlindungan Bhakti Kasih

06 Januari 2025

Relawan muda-mudi Tzu Chi (Tzu Ching) memberikan perhatian kepada penghuni Panti Sosial Bhakti Kasih. Para penghuni panti umumnya berasal dari keluarga yang kurang harmonis, terlantar, dan masalah sosial lainnya.

Mengobati Kerinduan Opa dan Oma

Mengobati Kerinduan Opa dan Oma

16 Desember 2019

Relawan Tzu Chi Sinar Mas memberi perhatian kepada 71 orang penghuni Panti Werdha Wisma Mulia Jakarta pada Minggu, 8 Desember 2019. Relawan juga memberikan daster, sprei, selimut, serta makanan kepada opa dan oma di panti tersebut.

Kado Kasih Imlek di Panti Werdha Wisma Mulia

Kado Kasih Imlek di Panti Werdha Wisma Mulia

06 Februari 2025

Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Pluit bersama dengan calon Tzu Ching (muda-mudi Tzu Chi) melakukan kunjungan kasih Panti Werdha Wisma Mulia untuk menghibur serta memberikan bingkisan jelang perayaan Imlek.

Saat membantu orang lain, yang paling banyak memperoleh keuntungan abadi adalah diri kita sendiri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -