Mengisi Liburan dengan Kebajikan
Jurnalis : Yaya, Cici (Tzu Chi Padang), Fotografer : Yaya (Tzu Chi Padang)|
|
| ||
Keesokan harinya, Minggu tanggal 26 Desember 2010, relawan Tzu Chi Padang memanfaatkan hari libur mereka di posko daur ulang. Sejak pagi jam 9.00, suasana ceria telah tercipta. Para relawan mengajak keluarga mereka untuk turut serta melakukan pemilahan sampah daur ulang. Kegiatan rutin daur ulang di posko yang biasanya dilakukan setiap hari Minggu memang sempat vakum sejak awal bulan Desember dikarenakan relawan Tzu Chi Padang disibukkan dengan persiapan baksos kesehatan tanggal 18-19 Desember 2010.
Keterangan :
Sebelum pemilahan sampah dimulai, Chaidir Shixiong membagikan topi Santa Klaus untuk melambangkan tema Natal pada semua relawan. Dengan penuh sukacita para relawan yang mengenakan topi Santa Klaus memulai aktivitas daur ulang sambil sama-sama menyanyikan lagu Jingle Bell. Celotehan para shixiong dan shijie semakin menyemarakkan suasana, terdengar tawa dan canda diantara mereka. Tanpa terasa waktu tiga jam mereka lalui. Gunungan sampah botol plastik sekejap mata telah menjadi tumpukan plastik yang siap untuk diproses lebih lanjut. Setelah semua pekerjaan selesai, para relawan beristirahat sejenak sambil bercengkerama. Kelelahan yang mendera para relawan terbayar dengan kepuasan karena turut serta melestarikan lingkungan. | |||
Artikel Terkait
Suara Kasih: Memetik Hikmah dari Bencana dan Mensosialisasikan Pola Makan Vegetaris
11 September 2013 Insan Tzu Chi segera membagikan beras, selimut, baju bekas, roti, dan makanan hangat kepada mereka. Para relawan menghabiskan waktu seharian untuk menyalurkan bantuan, melakukan survei bencana, dan memberikan penghiburan.
Training Abu Putih ke-3 di Komunitas He Qi Utara 2
06 Juli 2022Pelatihan Abu Putih dilakukan oleh komunitas He Qi Utara 2 pada Minggu, 26 juni 2022. Dari total empat kali jadwal pelatihan, kegiatan kali ini merupakan pelatihan abu putih ketiga yang dilakukan secara offline di ruang Fu Hui Ting lantai 2 Tzu Chi Center PIK.
Dukungan untuk Susana yang Ingin Terbebas dari Belenggu Rasa Sakit
03 Februari 2021Tak bisa dibayangkan betapa
tersiksanya Susana (36) selama sembilan tahun ini. Terdapat dua benjolan besar
di lehernya, depan, juga belakang. “Sering nyeri. Saya kadang menangis sendiri,
apalagi kalau kumat. Kalau kumat saya nggak
bisa ngapa-ngapain, dibiarkan saja,”
kata Susana di rumah kontrakannya di Kapuk Pulo, Cengkareng, Jakarta Barat. ![]()








Sitemap