Menjaga Kebersihan Lingkungan Ditengah Suasana Liburan

Jurnalis : Santi, Suryawati, Fotografer :

Berlibur, berkumpul dengan keluarga dan bersilaturahmi memang menjadi agenda kebanyakan masyarakat Indonesia pada hari raya Lebaran. Namun ada juga sebagian kecil warga yang terus bekerja menjaga kebersihan lingkungan di tengah-tengah suasana liburan. Keberadaan mereka sangat penting karena pada hari raya Lebaran jumlah sampah justru semakin banyak.

Bau sampah yang menyengat telah tercium dari jarak beberapa meter. Namun petugas-petugas kebersihan di rumah susun Cinta Kasih I Tzu Chi tidak menghiraukannya, mereka terus saja bekerja mengangkut sampah. Kebanyakan sampah tersebut adalah sampah basah, berisi sisa-sisa makanan bekas perayaan hari raya Lebaran.

Para petugas kebersihan yang kebetulan tidak mudik ini bukannya bekerja dengan terpaksa. Mereka justru senang karena mendapatkan penghasilan tambahan dari kerja lembur ini.

Menjaga kebersihan sangatlah penting dan tak bisa ditunda-tunda. Warga rumah susun Cinta Kasih Tzu Chi beruntung karena masih ada petugas kebersihan yang mau bekerja di hari raya.

Artikel Terkait

 Berbuat Kebajikan dan Melestarikan Lingkungan

Berbuat Kebajikan dan Melestarikan Lingkungan

16 Desember 2009 Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Kantor Penghubung Pekanbaru mencoba memberikan suatu contoh nyata yang baik bagi masyarakat, khususnya generasi muda dengan mengadakan kegiatan Bazar Amal pada Minggu, 13 Desember 2009.
Membangkitkan Welas Asih dengan Bervegetarian

Membangkitkan Welas Asih dengan Bervegetarian

25 Juli 2017

Lomba memasak diikuti oleh empat kelompok yang masing-masing terdiri dari dua orang. Kegiatan ini diadakan untuk memperkenalkan dan mengajak orang untuk bervegetarian.

Belajar Toleransi Melalui Film Dokumenter DAAI TV

Belajar Toleransi Melalui Film Dokumenter DAAI TV

01 Maret 2024

DAAI TV dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa bekerjasama dengan Museum Pustaka Peranakan Tionghoa dan BEM STAB Nalanda menggelar nonton bareng dan diskusi film dokumenter Jelajah Budaya Tionghoa Nusantara.

Bila sewaktu menyumbangkan tenaga kita memperoleh kegembiraan, inilah yang disebut "rela memberi dengan sukacita".
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -