Menjaga Kesehatan Warga Bagan Punak Pesisir, Rokan Hilir

Jurnalis : Arya Putra (Tzu Chi Pekanbaru), Fotografer : Arya Putra (Tzu Chi Pekanbaru)

Dengan penuh syukur relawan Tzu Chi Pekanbaru berterima kasih kepada para warga Bagan Punak Pesisir yang datang berobat seraya mendoakan supaya mereka sehat selalu.

Tzu Chi Pekanbaru mengadakan baksos kesehatan degeneratif bagi warga Bagan Punak Pesisir, Rokan Hilir pada Minggu, 13 Juli 2025. Sehari sebelum kegiatan baksos, relawan melakukan survei lokasi di Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir dan disambut hangat oleh Ali Sudirman selaku Pj Penghulu Bagan Punak Pesisir dan Zulkifli, Ketua RT 04. Setelah menyampaikan maksud dan tujuan, kedua prangkat desa tersebut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan baksos kesehatan dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut ke depannya.

Setelah pendaftaran, dilanjutkan dengan pengecekan tekanan darah dan berat badan dari para warga yang datang.

Dokter TIMA Pekanbaru, dr. Flemming Wijaya sedang memeriksa salah seorang pasien yang ikut baksos kesehatan degeneratif di Bagan Punak Pesisir.

Pada saat kegiatan, sebanyak 8 tenaga medis (4 dokter, 1 Apoteker, 2 Asisten Apoteker, 2 Perawat) dan 32 relawan serta sukarelawan dari Tzu Chi Pekanbaru berkumpul sejak pagi untuk mempersiapkan baksos kesehatan degeneratif. Setiap warga yang datang kemudian diarahkan untuk melakukan pendaftaran terlebih dahulu, dilanjutkan dengan pengecekan tekanan darah dan berat badan. Lalu dilakukan pemeriksaan darah (asam urat, kolestrol, dan gula darah), kemudian mereka diarahkan untuk berkonsultasi dengan dokter dan menerima obat sesuai resep yang diberikan.

“Panitia cukup antusias, membimbing dari awal pendaftaran hingga akhir atau sampai pemberian obat. Untuk dokternya juga bagus dalam menyampaikan sehingga bisa dicerna oleh masyarakat apa yang kurang, apa yang tidak boleh dan apa yang boleh,” ujar Aipda Syahbuna Putra, Bhabinkamtibmas Bagan Punak Pesisir.

Junaidi, merasa senang dan terkesan dengan pelayanan yang ramah dan penuh kepedulian dari para relawan.

Junaidi, salah satu warga yang mengikuti kegiatan baksos kesehatan degeneratif ini juga menyampaikan kesan positif. “Baru ini pertama kali saya ikut. Pelayanannya cukup baik, semuanya ramah dan juga peduli sama yang sakit. Kalau seperti ini kan bisa setiap bulan atau setiap tahun kita tahu penyakit yang ada dalam tubuh kita,” ujarnya.

Warga yang telah mendapatkan layanan pulang dengan senyum bahagia, merasa terbantu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan. Dalam kesempatan ini, sebanyak 100 warga menerima layanan kesehatan dan kegiatan pun ditutup dengan foto bersama seluruh tim yang hadir.

Editor: Arimami Suryo A.

Artikel Terkait

Menjalin Kasih di Baksos Kesehatan Tzu Chi Bandung

Menjalin Kasih di Baksos Kesehatan Tzu Chi Bandung

28 Maret 2013 Yayasan Buddha Tzu Chi mencoba turut andil dalam mengurangi penderitaan masyarakat yang tergolong dalam kaum marjinal. Tzu Chi Bandung yang bekerjasama dengan KOMANDO RESIMEN Mahasiswa Mahawarman Batalyon IV KOMPI-E Universitas Pasundan Bandung, mengadakan kegiatan bhakti sosial kesehatan umum secara gratis.
Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi ke-143: Hari yang Ditunggu-tunggu

Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi ke-143: Hari yang Ditunggu-tunggu

09 Juli 2024

Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi ke-143 menghadirkan beragam kebahagiaan bagi para pasiennya. Rupanya beberapa pasien yang pernah mengikuti pengobatan katarak Tzu Chi tahun 2017 lalu sudah menantikannya.

Baksos Tzu Chi ke-141: Yang Manis-manis, Yang Tak Lekang oleh Waktu

Baksos Tzu Chi ke-141: Yang Manis-manis, Yang Tak Lekang oleh Waktu

26 Oktober 2023

Banyak cerita haru di Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi ke-141. Para pasien berbahagia bisa sembuh dari penyakitnya. Juga para relawan Tzu Chi dan juga relawan TIMA Indonesia yang berbahagia dapat bersumbangsih. Ada juga kisah persahabatan tiga perawat medis Tzu Chi yang super manis.  

Hanya dengan mengenal puas dan tahu bersyukur, kehidupan manusia akan bisa berbahagia.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -