Menutup Kelas Budi Pekerti dengan Cinta
Jurnalis : Rinah, Windy Riska Hariani, Albert Indra Gunawan (Tzu Chi Palembang), Fotografer : Albert Indra Gunawan, Windy Riska Hariani, Rinah (Tzu Chi Palembang)
Renawati, selaku Koordinator Bidang Misi Pendidikan, menyampaikan materi bertema “Perempuan Hebat” dengan mengangkat kisah inspiratif Master Cheng Yen sebagai teladan dalam menebarkan cinta kasih.

Dalam sesi interaktif, para orang tua dengan penuh semangat menjawab pertanyaan seputar keseharian dan karakter anak mereka.

Para murid dengan ekspresi polos dan hangat membenarkan jawaban yang disampaikan oleh orang tua, menciptakan suasana yang akrab dan penuh kehangatan.

Murid dengan sungguh-sungguh menuangkan ungkapan harapan dan rasa kasih sayang kepada orang tua melalui tulisan yang penuh makna.

Orang tua dan anak bersama-sama menempelkan harapan serta pesan cinta kasih pada bingkai harapan sebagai simbol kebersamaan dan doa.
Artikel Terkait
Belajar Menerapkan Cinta Kasih dan Berbakti Kepada Orang Tua
06 April 2023Kelas Budi Pekerti Qin Zi Ban (1-6 SD) Tzu Chi Pekanbaru kali ini berbeda dengan biasanya. Kali ini kegiatan bertempat di Tresna Werdha Khusnul Khotimah, Pekanbaru.
Kelas Budi Pekerti: Asal Usul Tahun Baru Imlek
23 Januari 2019Pada Minggu, 20 Januari 2019, Tzu Chi Tanjung Balai Karimun melakukan kegiatan rutin setiap bulannya yaitu kelas budi pekerti. Pada pertemuan kali ini, para Xiao Tai Yang diberikan tema yang berkaitan dengan Tahun Baru Imlek yang akan jatuh pada bulan Februari 2019.
Pentingnya Mengendalikan Kemarahan
15 Januari 2016Minggu, 10 Januari 2016 Kelas budi pekerti Xaio Tai Yang Tzu Chi Tanjung Balai Karimun kembali di gelar dengan tema “Tidak Marah-marah.” Sebanyak 42 anak kelas budi pekerti Xiao Tai Yang sangat antusias mengikuti kegiatan yang diadakan di kantor Tzu Chi Tanjung Balai Karimun ini.







Sitemap