Menyegarkan Hati dan Pikiran
Jurnalis : Rudi Santoso (He Qi Utara), Fotografer : Rudi Santoso (He Qi Utara)|
|
| ||
| Seperti biasanya kebaktian dimulai dengan menyalakan lilin dan dupa, lalu dilanjutkan dengan melafalkan Parita Bunga Teratai yang diikuti dengan hikmat dan syahdu oleh para relawan. Kebaktian yang dilakukan di Depo Daur Ulang Muara Karang ini dilaksanakan setiap hari Minggu. Secara bergilir 6 Hu Ai, di He Qi Utara akan bergilir bertanggung jawab atas pelaksanaan kebaktian, misalnya sehari sebelum melaksanakan kebaktian relawan harus mengambil kunci Depo di Jing Si Pluit. Lalu juga bertanggung jawab soal kebersihan tempat. Hari itu Hu Ai Jelambar yang mendapat tugas menyiapkan kegiatan kebaktian. Sekitar 40 relawan mengikuti kebaktian kali ini. Setelah berlangsung sekitar 50 menit, kebaktian pun selesai, dilanjutkan dengan pradaksina (meditasi berjalan) sekitar 10 menit. Nampak relawan melakukan pradaksina dengan rapi. Setelah itu mereka menonton tayangan video ceramah Master Cheng Yen, Sanubari Teduh.
Keterangan :
Fatimah salah satu relawan yang datang hari itu mengatakan, “Tadi pagi-pagi saya sudah bangun sekitar jam 4.30. Mata masih terasa ngantuk sekali. Tadinya pengen tidur lagi sih, tapi takut nanti ketiduran dan telat, jadi saya pun tidak tidur lagi karena saya tidak mau ketinggalan dalam mengikuti kebaktian hari ini.”
Keterangan :
“Memasukkan Dharma ke dalam hati” kata-kata ini yang selalu dipesankan oleh Master Cheng Yen kepada relawan. “Salah satu cara memasukkan Dharma ke dalam hati adalah dengan mengikuti kebaktian,” demikian ujar Juli Shijie yang selalu memandu relawan dalam menjalankan kebaktian. | |||
Artikel Terkait
Menguatkan Peran Filantropi Lintas Iman demi Pembangunan yang Inklusif dan Berkelanjutan
08 Agustus 2025Indonesia Philanthropy Festival (FIFest) 2025 sukses mempertemukan para tokoh dan organisasi filantropi dari berbagai latar belakang untuk memperkuat kerja sama lintas iman dan sektor.
Membantu Kurnia yang Tak Bisa Melihat Kembali
20 Januari 2021Kurnia Winata (53) yang
kehilangan pengelihatannya akibat penyakit gula yang tinggi mendapatkan
bantuan dari Tzu Chi. Bantuan biaya hidup yang diberikan Tzu Chi dipergunakan untuk
membantu memenuhi kebutuhan keluarganya. ![]()
Peranan Segitiga dalam Dunia Pendidikan
26 Juni 2014Dalam masa liburan sekolah, Susie Shijie, wakil Kepala Sekolah di Sekolah Tzu Chi Indonesia, PIK memberikan sharing mengenai misi Pendidikan pada relawan Tzu Chi Medan dan juga guru di sekolah Dharma Bakti, Lubuk Pakam.










Sitemap