Menyucikan Hati dan Menghimpun Berkah
Jurnalis : Purwanto (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun), Fotografer : Sunaryo (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun)|
|
| ||
Acara baru berjalan beberapa menit, namun tiba-tiba terjadi pemadaman listrik oleh PLN. Hal tersebut tidak menjadi penghalang dalam menggalang cinta kasih. Ini terbukti dari semangat Ru Xin Shijie yang tetap berusaha menjelaskan kepada relawan sambil menunggu listrik kembali menyala. Karena masih banyak relawan yang kurang mengetahui secara jelas kegiatan Tzu Chi, Ru Xin Shijie sebagai koordinator pada kegiatan ini menjelaskan kepada relawan tentang penggunaan uang Yayasan Tzu Chi di Tanjung Balai Karimun. Bahwasanya uang tersebut digunakan untuk kegiatan kunjungan kasih dan beberapa kegiatan sosial lainnya. Sebagai contoh kegiatan kunjungan kasih di Tanjung Balai Karimun diperoleh dari dana donatur rutin tiap bulan. Ru Xin Shijie juga memberikan penjelasan kegiatan kunjungan kasih yang dilakukan selama ini. Kunjungan kasih ini bukan hanya memberikan bantuan berupa materi saja, tetapi juga memberikan nasihat dan dorongan agar setelah mendapatkan bantuan tetap semangat untuk menjalani hidup dan jika nanti sudah mandiri bisa membantu orang lain yang lebih membutuhkan.
Keterangan :
Jika donatur mengetahui secara langsung dana yang diberikan bermanfaat, secara otomatis tumbuh keyakinan yang kuat tentang berdana. Kalau kita lihat secara umum memberikan bantuan itu baik, tetapi jika bantuan itu tepat sasaran, berguna dan tepat fungsinya pasti menjadi sangat bermanfaat. Untuk itu, Yayasan Buddha Tzu Chi benar-benar meninjau langsung obyek yang akan dibantu agar tepat sasaran. Salah satu relawan yang pernah mengikuti kunjungan kasih menceritakan pengalamannya mengikuti kegiatan kunjungan kasih. “Saat saya pernah mengikuti kunjungan kasih, saya melihat kesulitan yang dialami orang lain dalam kehidupannya sehari-hari. Ternyata banyak orang yang belum tentu seberuntung saya,” kata Sunaryo Shixiong. Pengalaman ini memberikan praktik langsung sesuai dengan teori yang ia miliki. Diharapkan setelah dari kegiatan ini semua orang dapat mempunyai wawasan pengetahuan dan tetap semangat membantu orang lain yang membutuhkan. | |||
Artikel Terkait
Mantap Menjadi Relawan TIMA Indonesia
23 September 2019Pada pelatihan Calon Anggota TIMA Indonesia ini, 47 peserta dari berbagai profesi medis dikenalkan lebih dalam lagi beberapa hal dasar. Seperti visi misi Tzu Chi, tata krama Tzu Chi, serta budaya humanis Tzu Chi dan kegiatan-kegiatan TIMA Indonesia.
Kunjungan dan Perhatian untuk Nenek Juliwati
05 Agustus 2022Tiga bulan pascaoperasi PHA D (ganti bonggol) pada kaki sebelah kanan, di RS Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng, 14 Juni 2022 lalu, Nenek Juliwati Mutiara (78) kembali dijenguk oleh tim medis dan relawan Tzu Chi.
Meningkatkan Potensi Guru
13 Juli 2020Selama 3 hari (08 - 10 Juli 2020), Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng mengadakan pelatihan bagi para guru TK, SD, SMP, SMA, dan SMK. Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan potensi para guru dalam mendidik para siswa. Pelatihan dilakukan dengan tetap memperhatikan aturan protokol kesehatan.








Sitemap