Mewariskan Cinta Kasih dan Hati
Jurnalis : Nuraina (Tzu Chi Medan), Fotografer : Amir Tan (Tzu Chi Medan)|
|
|
||
|
Sekolah Home Schooling Kak Seto merupakan sekolah yang dirintis salah seorang relawan Tzu Chi yaitu Elisabeth Lily atau yang akrab disapa Lily. Lily juga ikut membantu pengajaran kerajinan tangan di sekolah Dharma Bakti karena Kerajinan tangan dan Peragaan isyarat tangan (shou yu) sudah masuk dalam program ekstra kurikulum sekolah Dharma Bakti. Sebelumnya ada beberapa relawan biru putih yang mengikuti kegiatan Tzu Chi harus menempuh perjalanan jauh ke kota Medan. Sekarang mereka sudah bisa menangani survei kasus sendiri dan tidak lama lagi di Lubuk Pakam juga sudah ada Depo pelestarian lingkungan. Saat ini depo pelestarian lingkungannya masih dalam tahap pembangunan. Menyayangi dan Melindungi Benda di Sekitar Kita
Keterangan :
Di kegiatan hari itu (2 Maret 2014), anak-anak belajar membuat prakarya. Prakarya kali ini adalah membuat boneka dari kaus kaki bekas. Diikuti oleh 14 murid Sekolah Dasar dan 4 orang guru sekolah Dharma Bakti. Keempat guru ini nantinya akan mengajari anak- anak sekolah menengah pertama dan Sekolah Menengah Atas. Untuk kelas SMP dan SMA ekstra kurikulumnya Sabtu pagi dan SD di siang hari. |
|||
Artikel Terkait
Cinta Kasih Relawan Tzu Chi di Bandung Selatan
14 November 2016Relawan Tzu Chi Bandung pergi menuju lokasi banjir di kawasan Baleendah dan Bojongsoang, Bandung Selatan. Bersama Relawan Palang Merah Indonesia, para relawan memasak untuk para korban banjir.
Daur Ulang, Menjaga Kelestarian Bumi
21 April 2015Antusias Warga Palu, Itu Yang Menjadi Bahan Bakar Kami
18 Maret 2020Waktu baru menunjukkan pukul 9 pagi di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Namun teriknya, seolah matahari telah berada tepat di atas kepala. Pagi itu relawan Tzu Chi punya tugas berat, berat dalam artian sesungguhnya, mengangkat perabot atau barang-barang perlengkapan rumah tangga untuk dimasukkan ke tiap rumah di Perumahan Cinta Kasih Tadulako.








Sitemap