Pelatihan Relawan Abu Putih ke-4: Menyucikan Hati, Membangkitkan Kebajikan

Jurnalis : Yennie (He Qi Barat 1), Fotografer : Gianni, Bobby, Rachmat Sudarmanto, Jenny tandika (He Qi Barat 1)

Suriadi Direktur Umum Tzu Chi Hospital  berbagi pengalaman inspiratif dalam Menggalang Hati & Dana, mengingatkan relawan untuk senantiasa menjalin cinta kasih dengan para donatur demi keberlangsungan misi kemanusiaan Tzu Chi.

Minggu, 21 September 2025, relawan Tzu Chi He Qi Barat 1 melaksanakan Pelatihan Relawan Abu Putih ke-4 dengan mengusung tema Menyucikan Hati dan Membangkitkan Kebajikan untuk Membimbing Orang Banyak.” Kegiatan ini berlangsung pada pukul 12.00 di Aula Xie She Ting Lt. 1, PIK, dan diikuti oleh 51 peserta.

Pelatihan dibuka oleh Andy Wang Shi Xiong, yang memandu sesi awal dengan menyanyikan Mars Tzu Chi serta membacakan 10 Sila Tzu Chi sebagai pengingat nilai-nilai luhur yang menjadi dasar setiap kegiatan relawan Tzu Chi.

Pada materi pertama, Yuni Shi Jie menyampaikan topik Murid Idaman Master.” Peserta diajak merefleksikan bagaimana menjadi murid teladan Master Cheng Yen dengan mengendalikan lima racun batin, mempraktikkan “empat ramuan Tzu Chi,” serta mengembangkan kebijaksanaan sebagai ciri murid sejati Master Cheng Yen.

Kehidupan sehari-hari penuh tantangan, namun dengan 10 Sila Tzu Chi kita diajak menjaga hati tetap tenang dan perilaku tetap lurus. Sesi bersama Ivana Shi jie menjadi pengingat berharga akan pentingnya hidup dalam kebajikan.

Lily Brahma Shi jie memperkenalkan program Da Ai TV+, mengajak peserta mengikuti sesi ice breaking agar lebih rileks dan saling terhubung dalam suasana penuh kebersamaan.

Materi tentang Tata Krama Tzu Chi kemudian dibawakan oleh Muriany Shi Jie dan Meidiana Shi Jie. Mereka menekankan pentingnya tata krama sebagai cerminan kesetaraan, keharmonisan, dan keindahan dalam menjalankan kegiatan Tzu Chi di masyarakat. Tata krama juga berfungsi sebagai sarana pelatihan diri bagi para relawan.

Selanjutnya, Ivana Shi Jie membabarkan 10 Sila Tzu Chi sebagai pedoman menjaga batin dan perilaku agar terhindar dari penyimpangan, sekecil apa pun, dalam kehidupan sehari-hari. Materi dilanjutkan oleh Lily Brahma Shi Jie yang memperkenalkan program Da Ai TV+, disertai sesi ice breaking untuk menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban.

Suriadi Shi Xiong, Direktur Umum Tzu Chi Hospital, turut berbagi pengalaman inspiratif tentang bagaimana relawan dapat menggalang hati, dana, serta menjalin cinta kasih dengan para donatur.

Di penghujung acara, para relawan menampilkan gerakan isyarat tangan (Shou Yu) yang indah berjudul “Harapan bagi Masa Depan yang Cerah.”

Robert Shi xiong, Wakil Ketua He Qi Barat 1, menyampaikan pesan cinta kasih dan menyemangati peserta untuk terus menggalang hati dan donasi demi untuk membantu misi kemanusiaan Tzu Chi.

Penampilan isyarat tangan (shou yu) yang memukau turut ditampilkan oleh para relawan dengan membawakan lagu berjudul “Harapan bagi Masa Depan yang Cerah.” Menjelang akhir kegiatan.

Robert Shi Xiong, Wakil Ketua He Qi Barat 1, menyampaikan pesan penuh cinta kasih dengan mengajak seluruh relawan untuk terus menggalang dana dan hati demi misi kemanusiaan Tzu Chi.

Amel Shi Jie, yang pertama kalinya bertugas sebagai pembawa acara di Pelatihan Abu Putih, juga membagikan pengalamannya. Meski merasa gugup karena menghadapi beberapa kendala teknis maupun non-teknis, Amel bersyukur karena dukungan relawan senior membuat acara berjalan lancar.

Pelatihan ditutup pada pukul 17.30 dengan pemutaran video Lentera Kehidupan, ceramah Master Cheng Yen. Isi video tersebut sangat menyentuh hati dan menjadi renungan mendalam bagi peserta pelatihan. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon agar masyarakat hidup harmonis dan dunia terbebas dari bencana.

Editor: Anand Yahya

Artikel Terkait

Memanfaatkan Waktu Dengan Baik

Memanfaatkan Waktu Dengan Baik

09 Mei 2016

Relawan Tzu Chi Batam kembali menghimpun Bodhisatwa dengan mengadakan pelatihan relawan Abu Putih pada tanggal 24 April 2016 di Kantor Tzu Chi Batam. Kegiatan ini diikuti sebanyak 136 peserta relawan yang lebih menekankan pada misi Amal Tzu Chi.

Kesempatan Bersumbangsih Adalah Berkah

Kesempatan Bersumbangsih Adalah Berkah

27 Maret 2015 "Setelah mengikuti kegiatan hari ini, saya semakin mantap dan tahu tentang Tzu Chi itu apa sih. Semuanya dan termasuk ajarannya itu bagus sekali ya. Senanglah senang banget saya mengikuti kegiatan ini. Kesan hari ini yaitu melatih diri, saya sangat setuju dengan shijie tadi yaitu kita datang ke Tzu Chi untuk melatih diri,” pungkas Ahok.
Pelatihan Relawan Biru Putih 2015: Memikul Tanggung Jawab Menjadi Benih Tzu Chi

Pelatihan Relawan Biru Putih 2015: Memikul Tanggung Jawab Menjadi Benih Tzu Chi

12 Oktober 2015 “Saat saya berkesempatan untuk bertemu dan sharing dengan Master Cheng Yen, saya bercerita bahwa di Bireuen kami belum punya kantor dan belum pernah ada kegiatan Tzu Chi. Master Cheng Yen mengangguk-angguk dan berpesan bahwa saya harus pulang dengan membawa benih Tzu Chi untuk Bireuen,” kisahnya. Pesan itu sulit hilang dari ingatan Teo Siau Pieng yang akhirnya membuatnya bertekad menciptakan Tzu Chi di Bireuen, Aceh.
Dalam berhubungan dengan sesama hendaknya melepas ego, berjiwa besar, bersikap santun, saling mengalah, dan saling mengasihi.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -