Pelestarian Lingkungan di Pematang Siantar

Jurnalis : Acuan (Tzu Chi Medan), Fotografer : (Relawan Tzu Chi Medan)
 

foto
Minggu, 24 November 2013, relawan Tzu Chi Pematang Siantar melakukan kegiatan pelestarian lingkungan di jalan Cokroaminoto tepatnya di depan Yayasan Bhakti Kesejahteraan Sosial Balai Persemayaman Pematang Siantar.

Minggu, 24 November 2013 pukul 09.00 pagi, para relawan Tzu Chi  Pematang Siantar mulai berkumpul di jalan Cokroaminoto tepatnya di depan Yayasan Bhakti Kesejahteraan Sosial Balai Persemayaman Pematang Siantar. Mereka berkumpul karena pada hari itu, mereka akan melakukan kegiatan pelestarian lingkungan dan bersih-bersih di sepanjang pinggir jalan.

 

Sebanyak  25 orang relawan  mengawali kegiatan mereka dengan melakukan  penanaman bunga dan bibit pohon baru di pinggir jalan. Walaupun cuaca cukup panas tetapi relawan tetap antusias bergotong royong sekaligus membersihkan sampah dan memilahnya. Parit yang tersumbat oleh tumpukan sampah dan lumpur tidak luput dari pandangan  para relawan kita. Tanpa takut rasa bau dan kotor, relawan langsung turun ke dalam parit untuk mengangkat dan mencangkul lumpur yang menyebabkan tersumbatnya aliran air.

Selain itu, relawan Tzu Chi juga mendapat bantuan dari Pemko Siantar dengan datangnya mobil pemadam kebakaran untuk menyemprot air tekanan tinggi ke parit yang tersumbat. Aktivitas relawan dan pemadam ini sangat menarik perhatian warga setempat. Warga yang melihat juga tergerak hatinya untuk ikut membantu, sehingga meringankan pekerjaan relawan.

foto   foto

Keterangan :

  • Dengan saling bergotong royong, para relawan membersihkan sampah di pinggir jalan dan parit (kiri).
  • Tanpa kenal rasa takut akan kotor atau bau, relawan membersihkan parit yang tersumbat sampah (kanan).

Tepat pukul 13.00, kegiatan penyemprotan asap dilakukan pada lingkungan sekitar warga. terutama pada parit-parit dan bekas tumpukan sampah. Penyemprotan ini untuk antisipasi pada jentik-jentik nyamuk yang berkembang biak. Walaupun kegiatan ini cukup melelahkan, tetapi tidak ada wajah capek dari para relawan, bahkan terlihat gembira dan tetap semangat,mudah mudahan acara ini dapat menyadarkan kita semua pentingnya bersahabat dengan alam.menjaga lingkungan yang bersih, tertata rapi. sehingga indah dipandang.

  
 

Artikel Terkait

Pemberkahan Akhir Tahun Tzu Chi 2019: Belajar Memaknai Hidup Lewat Penampilan Isyarat Tangan

Pemberkahan Akhir Tahun Tzu Chi 2019: Belajar Memaknai Hidup Lewat Penampilan Isyarat Tangan

14 Januari 2020
Rangkaian acara dalam Pemberkahan Akhir Tahun 2019 di Tzu Chi Indonesia, Minggu 12 Januari 2020 diselingi beberapa penampilan isyarat tangan Sutra Makna Tanpa Batas. Penampilan isyarat tangan ini membuat suasana pemberkahan terasa hangat namun tetap penuh makna. 
Baksos Tzu Chi di Hari Sumpah Pemuda

Baksos Tzu Chi di Hari Sumpah Pemuda

02 November 2012 Menurut penuturan ketua Tzu Chi Bandung, Herman Widjaja, tujuan baksos ini adalah untuk meringankan beban masyarakat yang tidak mampu. Selain itu, daerah Cikole merupakan daerah yang cukup berkembang, baik dari segi ekonomi maupun perkembangan penduduknya.
Rumah Baru Ibu Emeria

Rumah Baru Ibu Emeria

11 Maret 2020

Sukacita menjadi milik Emeria hari itu (29/02/2020), rumahnya kini sudah kokoh berdiri. Relawan Tzu Chi “menyulap” rumahnya dahulu menjadi rumah yang indah, bersih, sehat, dan tentunya tak lagi bocor saat turun hujan. Bermula dari pengajuan bantuan pendidikan bagi anaknya, nyatanya yang diterima Emeria melebihi dari yang diharapkannya.

Hanya orang yang menghargai dirinya sendiri, yang mempunyai keberanian untuk bersikap rendah hati.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -