Pelestarian Lingkungan di Pematang Siantar
Jurnalis : Acuan (Tzu Chi Medan), Fotografer : (Relawan Tzu Chi Medan)|
|
| ||
Sebanyak 25 orang relawan mengawali kegiatan mereka dengan melakukan penanaman bunga dan bibit pohon baru di pinggir jalan. Walaupun cuaca cukup panas tetapi relawan tetap antusias bergotong royong sekaligus membersihkan sampah dan memilahnya. Parit yang tersumbat oleh tumpukan sampah dan lumpur tidak luput dari pandangan para relawan kita. Tanpa takut rasa bau dan kotor, relawan langsung turun ke dalam parit untuk mengangkat dan mencangkul lumpur yang menyebabkan tersumbatnya aliran air. Selain itu, relawan Tzu Chi juga mendapat bantuan dari Pemko Siantar dengan datangnya mobil pemadam kebakaran untuk menyemprot air tekanan tinggi ke parit yang tersumbat. Aktivitas relawan dan pemadam ini sangat menarik perhatian warga setempat. Warga yang melihat juga tergerak hatinya untuk ikut membantu, sehingga meringankan pekerjaan relawan.
Keterangan :
Tepat pukul 13.00, kegiatan penyemprotan asap dilakukan pada lingkungan sekitar warga. terutama pada parit-parit dan bekas tumpukan sampah. Penyemprotan ini untuk antisipasi pada jentik-jentik nyamuk yang berkembang biak. Walaupun kegiatan ini cukup melelahkan, tetapi tidak ada wajah capek dari para relawan, bahkan terlihat gembira dan tetap semangat,mudah mudahan acara ini dapat menyadarkan kita semua pentingnya bersahabat dengan alam.menjaga lingkungan yang bersih, tertata rapi. sehingga indah dipandang. | |||
Artikel Terkait
Cita-cita Aris
25 November 2011 Aris sendiri bercita-cita ingin menjadi seorang pemain sepakbola. Cita-cita yang hampir dimiliki oleh mayoritas anak-anak di lingkungan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Bantargebang Bekasi ini. “Enak aja (jadi pemain bola), “ jawab Aris tatkala ditanya mengapa bercita-cita ingin menjadi pemain bola.Bersatu Hati dan Bergotong Royong Mengukir Jejak Cinta Kasih
24 April 2019Perayaan ulang tahun Tzu Chi Tebing Tinggi ke-10 mengusung tema “Dari kelabu menuju terang. Dari Tiada menjadi ada. Terus melangkah di jalan Bodhisatwa yang lurus dan panjang. Hingga tiada kemelekatan pada suka dan duka.”








Sitemap