Pengusaha Batam Melihat Lebih Dekat Tzu Chi
Jurnalis : Arimami Suryo A, Fotografer : Arimami Suryo A
Sebanyak 60 orang pengusaha dari Kota Batam, Kepulauan Riau berkunjung ke Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Selama dua hari kunjungan, rombongan diajak untuk melihat sekolah, rumah sakit, rusun, serta program-program lain dari Tzu Chi Indonesia.

Ketua Tzu Chi Provinsi Kepulauan Riau, Rudi Tan saat mendampingi para pengusaha ke wilayah Tanah Tinggi untuk melihat program KTV dan renovasi rumah.

Saat berkunjung ke Tzu Chi School, rombongan pengusaha juga melihat fasilitas-fasilitas olah raga bagi para siswa seperti kolam renang dan lain-lainnya.

Rombongan pengusaha dari Batam juga berfoto bersama di depan Rumah Cinta Damai, Tanah Tinggi, bangunan dengan konsep Konsolidasi Tanah Vertikal (KTV) pertama di Indonesia yang dibangun Tzu Chi.

Gilbert Ho, salah satu pengusaha asal Batam bersama rombongan berkeliling Rusun Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng untuk melihat kondisi lingkungan, fasilitas, dan kehidupan warga.

Pada sesi akhir kunjungan yang berlangsung selama dua hari, para pengusaha dari Batam juga berdiskusi dengan Wakil Katua Tzu Chi Indonesia, Sugianto Kusuma sekaligus tanya jawab terkait program-program Tzu Chi.
Artikel Terkait
Kunjungan Tzu Chi Malaysia ke Indonesia: Berbagi Ilmu dan Mempererat Persaudaraan
15 September 2025Saling menginspirasi dan terinspirasi tercipta saat 28 relawan Tzu Chi Malaysia datang untuk menimba ilmu dengan Tzu Chi Indonesia di Tzu Chi Center, PIK, Jakarta Utara.
Bantuan Oxygen Concentrator Dari Tzu Chi Taiwan Tiba di Tzu Chi Center PIK
27 Juli 2021Tzu Chi Taiwan mendonasikan 5 ratus unit (tahap 1) dari 5 ribu unit oxygen concentrator (alat untuk mengubah oksigen bebas menjadi oksigen lebih murni) ke Tzu Chi Indonesia.
BEM FIB Universitas Indonesia Kembali Kunjungi Tzu Chi Center
11 Juni 2019Tim Departemen Pengabdi Masyarakat dan Lingkungan BEM FIB Universitas Indonesia pun kembali berkunjung ke Tzu Chi PIK. Ini merupakan kedatangan mereka yang kedua kalinya. Kedatangan kali ini berbeda dari sebelumnya, sekarang Sphatika mengajak 43 teman-teman komunitas BEM dari berbagai jurusan.







Sitemap