Pentingnya Melestarikan Lingkungan

Jurnalis : Beh Guat Ngo (He Qi Pusat) , Fotografer : Yo Sai Hwa, Beh Guat Ngo (He Qi Pusat)

Para Mahasiswa didampingi relawan memilah botol plastik.

Depo Pendidikan Pelestarian Lingkungan Pangeran Jayakarta pagi itu, Rabu 19 Juni 2024 kedatangan tamu dari Universitas Bina Nusantara. Sebanyak 25 mahasiswa ini tergabung dalam Teach for Indonesia, yakni kelompok kerelawanan mahasiswa Universitas Bina Nusantara yang bergerak di bidang sosial, pelestarian lingkungan, dan bimbingan belajar. Semangat kerelawanan mereka selaras dengan beberapa misi Tzu Chi.

Johan mengarahkan mahasiswa untuk memilah sampah kertas yang bisa didaur ulang.

“Walaupun bukan pertama kalinya, kami bersama relawan Tzu Chi melaksanakan kegiatan sosial dalam pelestarian lingkungan, namun ini adalah kunjungan pertama kami ke Depo Pangeran Jayakarta. Banyak hal dan manfaat dapat kami peroleh dengan melaksanakan kegiatan seperti ini, dan hari ini kami juga lebih memahami pelestarian lingkungan," ujar Chandra, bagian partnership Teach for Indonesia.

Sebelum para mahasiswa melaksanakan pemilahan barang daur ulang, Johan Ketua He Qi Pusat berbagi dengan mengenalkan tentang Yayasan Buddha Tzu Chi dan pentingnya melakukan pelestarian lingkungan.  “Seperti ajaran Master Cheng Yen yang tertuang dalam kata perenungannya, Gunakanlah kedua tangan yang bertepuk tangan untuk melakukan pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Relawan bersama salah seorang mahasiswa membereskan botol plastik yang sudah dipilah.

Selang setengah jam setelah pengarahan, para mahasiswa diajak berkeliling melihat Depo dan diperkenalkan dengan beberapa barang daur ulang. Para mahasiswa melakukan pemilahan didampingi relawan. Mereka memilah botol plastik, buku, dan kertas. Di Depo Pangeran Jayakarta selain tempat pemilahan juga ada tempat penjualan barang daur ulang murah untuk masyarakat. Beberapa mahasiswa terlihat sedang melihat-lihat barang yang dijual. Sekitar pukul 13.00 WIB kegiatan diakhiri dengan ramah tamah bersama.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

 Menyelamatkan Bumi dengan Kedua Tangan

Menyelamatkan Bumi dengan Kedua Tangan

29 Juni 2022

Minggu 19 Juni 2022 kegiatan pemilahan barang daur ulang Tzu Chi yang perdana mulai berjalan di komunitas Hu Ai Pusat. Kegiatan pemilahan berlangsung di Depo Pendidikan Pelestarian Lingkungan Krekot Bunder.

Ketika Tangan-Tangan Mungil Menghijaukan Bumi

Ketika Tangan-Tangan Mungil Menghijaukan Bumi

05 September 2018
Minggu pagi yang sejuk, anak-anak Kelas Kata Perenungan Master Cheng Yen beserta guru, relawan, dan orang tua murid menumpangi bus bergerak menuju lokasi hutan kota. Dengan membawa 100 bibit pohon durian, 100 bibit pohon pucuk merah, dan 50 bibit pohon jambu bol, relawan dan anak-anak mendatangi tempat tersebut dengan Misi Pelestarian Lingkungan.
Titik Pemilahan Daur Ulang Baru di Surabaya

Titik Pemilahan Daur Ulang Baru di Surabaya

27 Maret 2019
Titik pemilahan sampah daur ulang bertambah satu di Surabaya. Sabtu, 23 Maret 2019, tempat pemilahan barang-barang daur ulang ini mulai diresmikan penggunaannya. Relawan dan warga sekitar bersama-sama memilah sampah daur ulang.   
Setiap manusia pada dasarnya berhati Bodhisatwa, juga memiliki semangat dan kekuatan yang sama dengan Bodhisatwa.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -