Penyaluran Bantuan Kepada Korban Kebakaran Pulau Buluh
Jurnalis : Supardi (Tzu Chi Batam), Fotografer : Supardi (Tzu Chi Batam)
Kebakaran yang hanya berlangsung 45 menit menyebabkan 73 warga kehilangan temapt tinggal.
Jumat, 21 Januari 2022, sekitar pukul 11.45 WIB, kebakaran menimpa 19 rumah dan sedikitnya 73 warga di pesisiran Pulau Buluh, Kec. Bulang, Provinsi Kepri. Perlu disyukuri tidak ada korban jiwa pada bencana kebakaran kali ini, walau 11 rumah mengalami kerusakan parah.
Ramadhan, salah satu korban yang kehilangan segala harta dan bendanya pada kebakaran kali ini bercerita bahwa setelah beberapa hari mengungsi di rumah keluarga, ia bersama pasangan dan keempat anaknya memutuskan untuk menyewa kamar hingga mampu membangun kembali rumahnya.

Tim Tanggap Darurat menyurvei lokasi kebakaran dan bertemu langsung dengan para korban.
“Harus banyak sabar. Mau nangis, nangis sama siapa?” kata Ramadhan. Ia sangat terpukul ketika melihat rumah yang telah ia tinggali 14 tahun, dalam sekejap mata hangus terbakar. “Saya berdoa semoga nanti bisa membangun rumah dan dapat kembali beraktifitas secara kembali,” tuturnya.
Setelah melakukan survei ke lokasi kebakaran pada 25 Januari 2022, relawan Tzu Chi Batam memutuskan untuk memberikan santunan dalam bentuk uang tunai sebesar 2 juta rupiah kepada setiap warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah maupun sedang. Kegiatan penyaluran santunan ini berlangsung secara sederhana pada 27 Januari 2022 di Masjid Jami Nurul Iman, Pulau Buluh.

Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Tim Tanggap Darurat Tzu Chi Batam kepada para korban kebakaran.
“Setelah kami survei, bantuan berupa makanan dan pakaian sudah banyak tersedia. Nah karena rumahnya terbakar, kami memutuskan membantu berupa uang tunai sehingga bisa digunakan untuk membeli bahan bangunan sementara atau memenuhi kebutuhan lainnya,” terang Toni Djono, Ketua Tim Tanggap Darurat Tzu Chi Batam. “Harapannya mereka bisa bangkit kembali setelah bencana ini terjadi,” tambahnya.
Bantuan ini pun diapresiasi oleh Lurah Pulau Buluh, Borhan. “Kami sampaikan banyak-banyak terima kasih atas semua yang dilakukan oleh rekan-rekan Yayasan Buddha Tzu Chi. Biar ini menjadi amal bagi kita semua. Untuk rekan Yayasan Buddha Tzu Chi khususnya yang telah menyisihkan rezeki, semoga dapat terus ditambahkan rezekinya, sehingga dapat terus berbagi dengan kita semua,” tuturnya.
Editor: Metta Wulandari
Artikel Terkait
Gempa Aceh: Penyaluran Bantuan Korban Gempa Terus Berlanjut
14 Desember 2016Memasuki hari kelima dan hari keenam pasca gempa yang melanda Pidie Jaya, Relawan Tzu Chi masih terus menyalurkan bantuan kebutuhan sehari-hari kepada para korban. Sebanyak tujuh relawan terus menelusuri posko-posko pengungsian hingga ke pelosok Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya.
Perhatian untuk Korban Kebakaran Surabaya
11 Desember 2018Senin, 10 Desember 2018 relawan
tanggap darurat
melakukan pemberian bantuan kepada korban kebakaran di
wilayah wilayah
Kapasan Dalam Gang I dan II, Kecamatan Simokerto, Kelurahan Kapasan, Surabaya.
Sentuhan Hati untuk Sumedang
07 Oktober 2016Sabtu,
1 Oktober 2016, relawan Tzu Chi Bandung membagikan bantuan kepada korban
bencana longsor yang terjadi pada 20 September 2016 di Kecamatan Sumedang Selatan, Jawa Barat.







Sitemap