Perhatian Tzu Chi Batam untuk Warga Sekitar Melalui Paket Idul Fitri

Jurnalis : Paulina (Tzu Ching Batam), Fotografer : Djaya Iskandar (Tzu Chi Batam)

Sebanyak 115 paket Idul Fitri diberikan kepada warga lansia, janda, dan penyandang disabilitas di Blok 3, area sekitar Aula Jing Si Batam.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Tzu Chi Batam membagikan paket Idul Fitri berupa sembako yang berisi beras 10 kg, gula pasir 2 kg, minyak makan 1,8 liter, sirup, oat, dan teh kepada warga Blok 3, area sekitar Aula Jing Si Batam. Sebanyak 115 paket ini diberikan kepada warga lansia, janda, ataupun yang memiliki disabilitas.

Pembagian paket sembako ini berlangsung pada Minggu pagi, 2 Mei 2021 mulai pukul 13.00- 14.30 WIB. Di area pembagian, relawan menyarankan para penerima untuk langsung membawa kendaraan ke lokasi pembagian paket karena berat paket melebihi 15kg. Warga juga diminta untuk mencuci tangan serta duduk di kursi yang telah disediakan. Tentunya setiap kursi telah diatur jaraknya.

Seorang warga menunjukkan KTP dan menandatangi formulir penerimaan paket Idul Fitri.

Setelah itu warga dapat maju satu per satu ke meja pendaftaran dan menyerahkan KTP. Pengambilan paket Idul Fitri dapat diwakilkan oleh sanak keluarga dengan syarat membawa KTP yang sesuai dengan data yang diserahkan oleh Kepala RT ke Tzu Chi. Jika sudah sesuai, warga diberikan kartu nomor antrean yang dapat ditukar dengan paket Idul Fitri.

Juli Hayati salah satu warga penerima paket Idul Fitri ini merasa sangat senang mendapatkan bahan-bahan sembako yang sangat membantunya pada masa Covid-19 sekarang ini. Selain itu keramahan relawan sangat berkesan baginya.

“Kinerja relawan Tzu Chi cepat tanggap, sangat bagus sekali dalam pembagian paket ini, jika dapat dinilai maka akan saya beri nilai A,” ungkap beliau dengan tersenyum.

Warga dengan sabar menunggu nomor antrean mereka dipanggil.

Tidak hanya menerima paket sembako, beberapa warga juga membawa serta celengan bambu Tzu Chi yang telah mereka isi setiap harinya.

Tercatat sebanyak 11 relawan yang hadir dalam kegiatan ini. Kehadiran relawan dibatasi karena Kota Batam kembali dikategorikan sebagai zona merah penularan Covid-19. Rudi Tan, Ketua Tzu Chi Batam menyampaikan, pembagian paket Idul Fitri ini dapat berjalan baik juga karena kerjasama Tzu Chi dengan RT setempat.

“Dikarenakan sedang pandemi maka akan sulit bagi kita untuk melakukan survei sehingga kita percayakan kepada RT dapat bekerja dengan baik dalam melakukan pendataan warga karena telah saling mengenal”, imbuh Rudi.

Para relawan saat mengemas paket Idul Fitri.

Selain melakukan pendataan, Ibu RT juga membantu relawan dalam mengenali warga penerima paket. Laila Kodrianti selaku RT 1 menyampaikan sangat senang dilibatkan dalam kegiatan pembagian karena dapat mengurangi beban ekonomi warga terutama pada masa Covid-19 ini.

“Warga sekitar merasa sangat terbantu oleh paket sembako ini, terutama beras yang sangat dibutuhkan. Saya berharap ke depannya Yayasan Buddha Tzu Chi makin jaya sehingga dapat membantu semua warga,” ucap Ibu RT 1 ini.

 Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Berbagi Beras Cinta Kasih Tzu Chi

Berbagi Beras Cinta Kasih Tzu Chi

10 Juni 2021

Relawan Tzu Chi membagikan Bantuan Peduli Covid-19 di Kab.Pangandaran dan Kota Banjar berupa 106 ton beras dan 106.000 pcs masker medis bagi warga terdampak pandemi.

Bagi Hati, Bagi Beras

Bagi Hati, Bagi Beras

12 Agustus 2011
Warga dengan penuh semangat mulai berbaris rapi sembari bercanda, baik dengan sesama warga maupun relawan Tzu Chi, sehingga tampak kebahagiaan di wajah mereka. Kegiatan ini bukan pembagian beras dan minyak goreng semata, tetapi lebih bertujuan membagikan sukacita dan cinta kasih bagi sesama.
Relawan Tzu Chi Sibuk Persiapkan Lebaran

Relawan Tzu Chi Sibuk Persiapkan Lebaran

05 Juni 2017
Kesibukan dalam mempersiapkan diri untuk menyambut Idul Fitri tidak hanya dirasakan oleh umat Muslim, relawan Yayasan Buddha Tzu Chi pun merasakan kesibukan yang hampir sama. Mereka berkeliling ke perkampungan warga dan membagikan kupon bingkisan lebaran.
Walau berada di pihak yang benar, hendaknya tetap bersikap ramah dan bisa memaafkan orang lain.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -