Pola Asuh dan Dukungan Komunitas: Kunci Sukses Orang Tua Bahagia
Jurnalis : Yumin Tati (He Qi Barat 1), Fotografer : Yumin Tati (He Qi Barat 1)
Suriyanti (ketiga dari kiri) dan Ervin (pertama dari kiri) berbagi kesan setelah mengikuti sesi orang tua dalam Kelas Budi Pekerti. Kelas orang tua ini dihadiri 48 orang peserta kelas budi pekerti yang berlangsung di gedung Sekolah Cinta Kasih, Cengkareng, Jakarta Barat.
Vonny Ramali dalam materinya singkat mengajak para orang tua untuk berusaha agar menjadi lebih kreatif, dan tidak lupa untuk melakukan introspeksi diri agar dapat berkomunikasi dengan lebih baik bersama anak.

Pada sesi Role Play, Vonny mengajak salah satu orang tua untuk tampil kedepan memberikan sharingnya kepada peserta lain dalam hal mengasuh anak-anak dirumah.

Vonny berinteraksi dengan Susan, salah satu orang tua yang ketiga anaknya mengikuti Kelas Budi Pekerti.
Artikel Terkait
Bertutur Kata Buruk Itu Tidak Menyenangkan dan Tidak Menenangkan
19 September 2024Kelas Budi Pekerti Tzu Chi Tanjung Balai Karimun kali ini mengusung tema Aku Bisa Berucap Baik. “Anak-anak zaman sekarang sering menggunakan tutur kata yang tidak baik karena pengaruh media sosial," kata Megawati.
Yuk, Vegetarian
13 Agustus 2015 Minggu, 9 Agustus 2015, Yayasan Buddha Tzu Chi Tanjung Balai Karimun mengadakan kegiatan Kelas budi pekerti Tzu Shao. Kegiatan kali ini mengajak Tzu Shao untuk bervegetaris pada bulan Tujuh Penuh Berkah. Sebanyak 68 relawan dan ada 32 Tzu Shao yang ikut dalam kegiatan ini sama-sama bertekad untuk bervegetaris selama satu bulan.
Rasa Syukur Bertemu Kembali di Kelas Budi Pekerti
21 April 2022Pertemuan Tatap Muka pertama Kelas Budi Pekerti di tahun 2022 selama 2 tahun lebih tidak bertemu, akhirnya bertemu Kembali pada tanggal 10 April 2022.







Sitemap