Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Deli Serdang: Harapan Tumbuh di Perumahan Nelayan

Jurnalis : Liani (Tzu Chi Medan), Fotografer : Liani, Mellisa Sim (Tzu Chi Medan)

Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan (kanan) bersama relawan Tzu Chi Medan mengunjungi rumah salah satu penerima bantuan renovasi rumah yaitu Safaruddin.

Sering kita mendengar ungkapan, “Rumah adalah tempat kita pulang.” Namun, bagi sebagian keluarga, rumah memiliki makna yang jauh lebih dalam. Rumah menjadi tempat berlindung yang memberikan rasa aman ketika hujan deras mengguyur, menghadirkan kenyamanan saat malam tiba, sekaligus menjadi ruang bagi keluarga untuk menumbuhkan harapan akan kehidupan yang lebih baik.

Rasa syukur dan kehangatan menyelimuti Perumahan Nelayan di Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Minggu, 13 September 2026. Rasa syukur itu hadir dengan dimulainya Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk wilayah Sumatera Utara, sebagai langkah bersama untuk menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Program ini terwujud melalui sinergi dan semangat gotong royong antara Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Kolaborasi ini menjadi wujud kepedulian bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memberikan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.

Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatera Utara, Mujianto menyampaikan ungkapan syukur dan komitmennya untuk mewujudkan hunian yang sehat secara fisik, dan serta lingkungannya.

Dalam acara ini, relawan Tzu Chi menampilkan Shou Yu (isyarat tangan) yang merupakan salah satu Budaya Humanis Tzu Chi.

​Dalam acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, M.Ked(PD), Sp.PD., Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Sumatera Utara, Mujianto, relawan Tzu Chi Medan, perwakilan Balai P3KP Sumatra II, pejabat pemkab Deli Serdang, Forkopimcam Pantai Labu, para Kepala Desa, Kepala Dusun, serta warga setempat.

​Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatera Utara, Mujianto, menyampaikan ungkapan syukur dan komitmennya untuk mewujudkan hunian yang sehat secara fisik, lingkungan, yang diharapkan bisa menaikan taraf ekonomi bagi masyarakat penerima manfaat.

​Program Bebenah Kampung di Sumatera Utara menargetkan renovasi sebanyak 500 unit rumah tidak layak huni, yang terdiri dari: 300 unit rumah di Kabupaten Deli Serdang, serta 200 unit rumah di Kota Medan.

​"Kami berharap program ini mendapat dukungan positif dari pemerintah daerah maupun masyarakat. Semoga kolaborasi ini dapat terus kita jaga untuk memastikan setiap keluarga memiliki tempat bernaung yang sehat dan penuh harapan. Semoga kasih sayang tumbuh di setiap rumah, kebahagiaan hadir di setiap keluarga, dan kebaikan terus mengalir dari Sumatera Utara untuk Indonesia," tutur Mujianto.

Dengan dimulainya Program Bebenah Kampung di Sumatera Utara, Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan bersama Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatera Utara, Mujianto, melakukan prosesi simbolis dengan memplester dinding salah satu rumah warga.

​Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, menyambut hangat dan mengapresiasi kontribusi konsisten Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Program renovasi rumah tidak layak huni diharapkan dapat mempercepat upaya dalam menghadirkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat. Dukungan dan kolaborasi berbagai pihak menjadi bagian penting dalam mencapai target tersebut.

“Ini nanti mungkin dengan harapan bantuan dari Buddha Tzu Chi, ada hampir kurang 300 rumah, hari ini di sini 52 rumah, tentu kita berharap permukiman tidak layak huni mungkin di tahun 2027 nanti sudah bisa selesai,” ujar Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan.

Kolaborasi antara Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bukanlah hal yang baru. Hubungan yang telah terjalin selama lebih dari dua dekade tersebut terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Luar biasa ya, jadi 23 tahun yang lalu hingga saat ini Buddha Tzu Chi terus menjadi salah satu pendukung terhadap kegiatan sosial di Kabupaten Deli Serdang. Dan kami berharap ini akan berlangsung terus ya Pak Mujianto, dan akan menjadi salah satu bukti saling mendukung, saling berjuang bersama untuk membangun masyarakat terkhususnya di Kabupaten Deli Serdang ini. Terima kasih,” tutur dr. H. Asri Ludin Tambunan.

Harapan Warga Penerima Manfaat
​Sebagai tanda dimulainya kegiatan bedah rumah, Bupati Deli Serdang bersama Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatera Utara dan rombongan meninjau langsung kawasan permukiman serta melakukan prosesi simbolis dengan memplester dinding salah satu rumah warga di Perumahan Nelayan Paluh Sibaji.

Relawan Tzu Chi Medan mengunjungi rumah Idris yang merupakan salah satu penerima bantuan renovasi rumah di Deli Serdang.

Kehadiran program ini membawa rasa haru dan syukur bagi para warga penerima manfaat. Salah satunya adalah Safaruddin (66), merupakan mantan nelayan yang tinggal bersama istri dan empat anaknya. Sudah satu tahun ia berhenti melaut akibat penyakit jantung. Selama ini, ia bersama keluarganya tinggal di rumah berdinding tepas (anyaman bambu) dengan bagian dapur beratap seng yang mengalami kebocoran parah saat hujan.

"Terima kasih sebesar-besarnya kepada Buddha Tzu Chi dan Pemerintah. Walaupun kita berbeda suku dan bangsa, tetapi kita sudah bersatu membantu kami. Bersyukur sekali saya kepada Allah SWT," ungkap Pak Safaruddin penuh haru.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Idris (71), merupakan warga Dusun 4, Desa Paluh Sibaji, yang telah tinggal bersama enam anggota keluarganya selama lebih dari 20 tahun. Idris dan istrinya memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan bekerja sebagai tukang urut dengan penghasilan tak menentu.

"Saya bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih banyak atas bantuan dan perhatian dari Pemerintah dan Yayasan Buddha Tzu Chi kepada orang tidak mampu seperti kami. Saya doakan semoga sukses selalu untuk para pemimpin bangsa ini," ucap Idris.

Perumahan Nelayan di Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menjadi awal pemukiman berjalannya Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Tidak Layak Huni.

Dimulainya renovasi rumah di kawasan perumahan nelayan ini diharapkan menjadi awal dari semakin luasnya manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan hunian yang lebih sehat, aman, dan layak bagi warga Sumatera Utara.

Editor: Fikhri Fathoni

Artikel Terkait

Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Deli Serdang: Langkah Awal Program Renovasi 300 Rumah

Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Deli Serdang: Langkah Awal Program Renovasi 300 Rumah

04 Agustus 2026

Tzu Chi bersama Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memulai tahapan program renovasi 300 rumah tidak layak huni melalui audiensi dan survei pra-lokasi.

Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Deli Serdang: Harapan Tumbuh di Perumahan Nelayan

Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Deli Serdang: Harapan Tumbuh di Perumahan Nelayan

23 September 2026

Tzu Chi Indonesia bersama pemerintah memulai Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Sumatera Utara. Program ini menargetkan renovasi 500 rumah.

Benih yang kita tebar sendiri, hasilnya pasti akan kita tuai sendiri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -