Sambut Idulfitri, Tzu Chi Banda Aceh Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Panteriek

Jurnalis : Ronaldo (Tzu Chi Aceh), Fotografer : Ronaldo, Jen Jin, Kevin Leonardy (Tzu Chi Aceh)
Penyerahan bantuan dengan mengusung prinsip “Gan En, Zun Zong, Ai” (bersyukur, menghormati, dan mengasihi).

Perumahan Cinta Kasih di Gampong Panteriek, Banda Aceh, menjadi bukti nyata perhatian jangka panjang Yayasan Buddha Tzu Chi bagi penyintas tsunami. Tak sekadar membangun hunian, Tzu Chi terus memupuk kepedulian melalui kegiatan komunitas yang bermakna. Pada Minggu, 15 Maret 2026, semangat ini kembali terlihat saat 100 warga penerima bantuan Tzu Chi yang berasal dari Perumahan Panteriek dan Gampong Peunayong berkumpul di Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Banda Aceh untuk merajut jalinan jodoh yang berkelanjutan dan menerima bantuan beras.

Momen istimewa ini menjadi jalinan jodoh bagi relawan Tzu Chi Banda Aceh untuk berbagi kebahagiaan menjelang Idulfitri. Acara diawali dengan kilas balik Tzu Chi Internasional dan sambutan hangat dari Sri Wahyuni, yang mengajak warga Panteriek untuk turut berdonasi melalui pemilahan barang daur ulang di Depo Pelestarian Lingkungan setiap hari Minggu.

Sri mengajak masyarakat Gampong Panteriek untuk bergabung menjadi relawan Tzu Chi dan turut menebar kebaikan.

Para penerima bantuan menyimak tayangan kilas balik kegiatan Tzu Chi Internasional dengan penuh perhatian.

"Tzu Chi adalah organisasi yang terus memperhatikan kita hingga kini, jika ada keringanan bapak, ibu bisa membantu Tzu Chi dengan mengumpulkan barang daur ulang untuk dipilah pada hari Minggu di Depo Pelestarian Lingkungan” ajak Sri.

Tak Kenal Maka Tak Sayang, Huicin memaparkan kiprah Tzu Chi di Bumi Serambi Mekkah sepanjang tahun 2025. Tak ketinggalan, Ronaldo memperkenalkan sosok Master Cheng Yen dengan menekankan bahwa satu tekad luhur mampu berkembang pesat hingga ke 136 negara. Pesan utamanya jelas, jangan pernah meremehkan kekuatan tekad kecil yang kita miliki untuk menciptakan perubahan besar.

Nuraini mengungkapkan rasa syukur setelah menerima bantuan beras cinta kasih.

Penerima bantuan dan relawan kemudian menyatukan hati dalam doa untuk kedamaian dunia. Nuraini, salah satu warga, mengungkapkan rasa syukurnya, "Alhamdulillah, bantuan beras ini akan saya pergunakan sebaik-baiknya." Meski bantuan materi seperti beras mungkin hanya bertahan satu hingga dua pekan, namun jejak cinta kasih Tzu Chi akan terus menetap selamanya di dalam batin setiap penerima bantuan.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Cinta Kasih Idulfitri Hadir di Kelurahan Pisang Selatan dan Utara

Cinta Kasih Idulfitri Hadir di Kelurahan Pisang Selatan dan Utara

17 Maret 2026

Menjelang Idulfitri, Tzu Chi Makassar menyalurkan 300 sak beras dan kebutuhan pokok kepada warga Kelurahan Pisang Selatan dan Pisang Utara untuk membantu keluarga prasejahtera memenuhi kebutuhan menjelang hari raya.

Berbagi Kebahagiaan dengan Petugas Keamanan dan Lingkungan

Berbagi Kebahagiaan dengan Petugas Keamanan dan Lingkungan

11 Maret 2026

Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Jakarta Barat 1 menyalurkan 375 Paket Lebaran kepada petugas keamanan dan lingkungan di wilayah Hu Ai Surya Palem, Citra 5, dan Citra 2 sebagai wujud kepedulian, kebersamaan menjelang Hari Raya.

Menyambut Idulfitri, Tzu Chi Lampung Salurkan 315 Bantuan Paket Sembako

Menyambut Idulfitri, Tzu Chi Lampung Salurkan 315 Bantuan Paket Sembako

18 Maret 2026

Tzu Chi Lampung mengadakan kegiatan penuh berkah di bulan Ramadan, dengan membagikan 315 Paket Cinta Kasih Lebaran kepada warga prasejahtera di wilayah Gudang Lelang.

Kita sendiri harus bersumbangsih terlebih dahulu, baru dapat menggerakkan orang lain untuk berperan serta.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -