Selembar Masker, Wujud Cinta Kasih di Tengah Kemarau Lampung

Jurnalis : Donny G. Picauly (Tzu Chi Cabang Sinar Mas), Fotografer : M. Ficky Ramadhani (Tzu Chi Cabang Sinar Mas)
Relawan Tzu Chi dengan penuh kepedulian membagikan masker kepada oara tenaga kerja lapangan.

“Tanamlah benih baik dan jalinan jodoh baik dengan lebih banyak orang, dengan demikian baru bisa mendapatkan buah karma yang baik”
Kata Perenungan Master Cheng Yen

Sudah kurang lebih lima bulan hujan tidak turun di Desa Tri Rejo Mulyo, Kecamatan Penawartama, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, mengalami musim kemarau yang berkepanjangan sehingga membuat lingkungan semakin kering. Debu yang mudah beterbangan mengganggu masyarakat dan para pekerja yang sedang beraktivitas di sekitar jalan maupun area perkebunan.

Kondisi itu, semakin terasa ketika kebakaran lahan terjadi di area perkebunan masyarakat. Asap bercampur dengan debu di udara yang mengusik kenyamanan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Paparan debu dan asap juga menjadi perhatian karena dapat mengganggu kesehatan terutama saluran pernapasan.

Di tengah kondisi tersebut, relawan Tzu Chi komunitas Xie Li Lampung 1 dan 2 hadir menyapa masyarakat dan para pekerja di Desa Tri Rejo Mulyo. Dengan membawa masker, para relawan berharap bantuan sederhana ini dapat membantu mengurangi paparan debu dan asap saat warga beraktivitas.

Dengan penuh kepedulian, relawan Tzu Chi membagikan sebanyak 300 buah masker. Suasana kehangatan pun makin terasa dalam pertemuan sederhana tersebut. Senyum terlihat dari wajah ibu-ibu dan anak-anak yang menerima masker, sementara para relawan turut merasakan kebahagiaan karena dapat berbagi di tengah kondisi yang sedang dihadapi masyarakat.

Para relawan bersama Anak-anak beserta orang tuanya mengenakan masker untuk melindungi paparan debu.

“Akibat kemarau panjang memang muncul debu yang sangat banyak, jadi aktivitas masyarakat juga banyak terganggu. Jadi kami berinisiatif membagikan masker demi kesehatan kita semua. Mudah-mudahan hujan segera turun sehingga debu berkurang,” ujar Nanda Pratiwi, salah satu relawan.

Bantuan masker yang diberikan relawan disambut syukur warga. Salah satunya Sri Wahyuni. “Terima kasih sudah diberi masker. Saya tidak perlu lagi membeli. Semoga semuanya sehat,” ucapnya.

Sebuah masker tampak sederhana, tetapi di dalamnya terselip harapan agar masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan lebih nyaman dan tetap menjaga kesehatan. Musim kemarau memang membawa tantangan bagi Desa Tri Rejo Mulyo. Namun, di tengah lingkungan yang kering dan udara yang kurang bersahabat, kehadiran dan kebersamaan dapat menghadirkan kehangatan.

Editor: Nur Al Fajar Rumsari

Artikel Terkait

Berbagi Berbagi Hasil Tanaman Obat Keluarga kepada Masyarakat

Berbagi Berbagi Hasil Tanaman Obat Keluarga kepada Masyarakat

11 Desember 2020
Para relawan Tzu Chi di Xie Li Kalimatan Timur 1 memanen kunyit yang merupakan hasil TOGA, Tanaman Obat Keluarga. Kunyit yang dipanen ini menghasilkan 150 botol jamu yang kemudian dibagikan pada masyarakat sekitar. Dalam kegiatan ini relawan juga membagikan 250 masker kain. 
 Peduli Korban Kabut Asap di Perawang

Peduli Korban Kabut Asap di Perawang

04 Oktober 2019

Dalam tiga hari (22-24 September 2019), kegiatan baksos kesehatan dan pembagian masker, susu, dan obat tetes mata ini berhasil disalurkan kepada 2.130 warga yang membutuhkan. Kegiatan dilaksanakan di 3 lokasi: Desa Pinang Sebatang Timur, Barat, dan Induk, Perawang, Provinsi Riau.

Bencana Tahunan Masyarakat Riau

Bencana Tahunan Masyarakat Riau

22 September 2015
Riau merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian tengah pulau Sumatera. Riau juga merupakan salah satu provinsi terkaya di Indonesia, dengan  sumber alam, terutama minyak bumi, gas alam, karet, kelapa sawit dan perkebunan serat. Tetapi penebangan hutan secara ilegal dan pembakaran lahan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab telah mengurangi luas hutan secara signifikan.
Tiga faktor utama untuk menyehatkan batin adalah: bersikap optimis, penuh pengertian, dan memiliki cinta kasih.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -