Semangat Mencintai Bumi

Jurnalis : Susilawati Ng (Tzu Chi Medan), Fotografer : Pieter Chang, Ivan Shen (Tzu Chi Medan)
 
foto

Kedua kalinya relawan Tzu Chi Medan mengunjungi Rumah Susun Sukaramai dan membersihkan lingkungan bersama-sama dengan warga.

Semangat yang tidak kenal lelah demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Tak terasa sudah sebulan kegiatan penyuluhan pelestarian lingkungan di Rusun Sukaramai berlalu. Tiba saat bagi Tzu Chi Medan kembali mengadakan penyuluhan yang sama di sekitar Rusun Sukaramai Blok A6 dan A7 Kelurahan Sukaramai II, Kecamatan Medan Area, untuk tahap kedua.

Sebulan lewat, sudah bertambah banyak warga rusun yang peduli terhadap lingkungan. Sekitar 40 warga rusun dengan antusias turut berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 19 April tersebut. Pagi-pagi, 83 relawan telah berkumpul di lokasi dan membagikan masker, cangkul, dan sarung tangan. Mereka bersiap-siap membersihkan selokan gang hingga tumpukan sampah yang berserakan di sekeliling rusun. Para relawan dibagi menjadi 9 regu dan dituntun oleh masing-masing ketua regu menuju titik lokasi pembersihan yang berbeda satu dengan lainnya.

“Ini baru pertama kali saya ikut pembersihan semacam ini. Walaupun capek, saya gembira dan ikhlas mengerjakannya karena melihat semangat relawan Tzu Chi lainnya turut membersihkan lingkungan,” tutur Lim Chun Fuk yang usianya sudah memasuki separuh abad ini. Salah seorang relawan perempuan, Lisnawaty berkata, ”Saya tidak takut dengan bau sampah. Hal itu tidak akan mematahkan semangat saya. Dan, saya akan ikut lagi berpartisipasi membersihkan rusun ini untuk tahap selanjutnya.” Karena terlalu bersemangat, Lisnawaty hampir jatuh pingsan karena kecapekan. Tapi, untunglah kondisinya masih baik.

foto  foto

Ket : - Setelah bekerja seharian, relawan dan warga berhasil mengumpulkan sampah sejumlah 3 truk.
           Pada pengumpulan pertama bahkan mencapai 5 truk. Pengurangan ini menunjukkan kesadaran warga
           mulai meningkat. (kiri)
         - Cukup banyak relawan yang baru pertama kali mengikuti kegiatan pelestarian lingkungan seperti ini.
           Mereka sangat terkesan hingga langsung mendaftar untuk menjadi relawan Tzu Chi. (kanan)

Melihat semangat Tzu Chi yang siap membantu sesama, Lim Chun Fuk dan Lisnawaty terdorong untuk menuju posko relawan dan mendaftar menjadi relawan Tzu Chi. Mereka mengingatkan agar Tzu Chi Medan jangan lupa mengajak mereka kembali mengikuti kegiatan pembersihan rusun tahap ketiga yang dijadwalkan pada bulan Mei.

Hasil kerja keras relawan hari itu, terkumpul 3 truk sampah. Sementara dari pembersihan tahap sebelumnya sebanyak 5 truk. Kesadaran dan kepedulian warga rusun untuk tidak membuang sampah secara sembarangan, sudah mulai tumbuh. Ditambah lagi, dengan kesungguhan dan semangat para relawan dalam mensosialisasikan tentang pelestarian lingkungan pada tanggal 15 April 2009 malam, yang diikuti hampir semua warga rusun, menambah pengetahuan mereka tentang pentingnya kebersihan.

foto  foto

Ket : - Tengah hari, di bawah siraman terik matahari, relawan Tzu Chi teguh melaksanakan tugas demi
           menyelamatkan bumi. (kiri)
         - Setelah dua kali melakukan sosialisasi pelestarian lingkungan, kondisi rusun Sukaramai sudah lebih bersih
           dari sampah yang berserakan. Para relawan merencanakan kegiatan ini secara rutin. (kanan)

Relawan berharap melalui kegiatan pelestarian lingkungan Tzu Chi ini, lingkungan Rusun Sukaramai ini bisa menjadi bersih, nyaman, dan indah. Para warga rusun diajak untuk melihat ke dalam diri sendiri tentang kesadarannya menjaga kebersihan, sehingga mereka menjadi terinspirasi untuk tidak membuang sampah sembarangan. Semua ini akan terwujud jika kita semua peduli terhadap lingkungan, terutama di sekitar tempat tinggal kita.

 

Artikel Terkait

Perhatian Untuk Anak Asuh Tzu Chi di Lubuk Pakam

Perhatian Untuk Anak Asuh Tzu Chi di Lubuk Pakam

15 Mei 2020

Wabah Covid-19 berdampak pada perekonomian, sehingga banyak tenaga kerja yang dirumahkan atau kehilangan pekerjaan, apalagi buruh harian. Untuk itu Tzu Chi Medan memberikan perhatian kepada 85 keluarga anak asuh yang ada di Lubuk Pakam dengan menyalurkan bantuan sembako.

Merayakan Natal dengan Penuh Kasih di Tzu Chi

Merayakan Natal dengan Penuh Kasih di Tzu Chi

26 Desember 2024

Pada acara Gathering Peduli Kasih yang diselenggarakan oleh Tzu Chi Tanjung Balai Karimun, termasuk Diego Maradona Nainggolan, yang merawat anak telantar dan mendapat dukungan pengobatan dari Tzu Chi. 

Gereja Milik Bersama di Desa Dofyo Wafor Biak

Gereja Milik Bersama di Desa Dofyo Wafor Biak

20 November 2019

Tzu Chi Biak membantu pembangunan Gereja GBGP Jemaat Efata Dofyo Wafor, Biak Utara. Gereja itu sudah 14 tahun berdiri. Kondisinya masih layak, namun tidak mampu lagi menampung jemaat yang semakin banyak. Di lain pihak, posisi gereja yang berada di bukit agak menyulitkan bagi para jemaat lansia untuk naik karena jalanan yang menanjak dan licin.

Kendala dalam mengatasi suatu permasalahan biasanya terletak pada "manusianya", bukan pada "masalahnya".
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -