Semangat Perubahan Melalui Kegiatan Pelestarian Lingkungan

Jurnalis : Lorenzo Setiawan (He Qi Tangerang), Fotografer : Lorenzo Setiawan (He Qi Tangerang)

Putri, Metta, dan Yuni dengan semangat memilah botol plastik.

Tak terasa sudah memasuki tahun kedua, relawan Tzu Chi di Xie Li Lippo yang tinggal di Kota Serang konsisten melakukan pelestarian lingkungan. Kegiatan ini digelar di pekan ke-3 setiap bulannya di titik pemilahan Artha Bangunan.

Banyak perubahan dirasakan para relawan yang konsisten hadir di kegiatan pelestarian lingkungan ini, salah satunya Yuni Syahruni. “Berawal dari ketidak pedulian terhadap lingkungan kini dengan adanya kegiatan pelestarian lingkungan ini saya sadar akan pentingnya menjaga kebersihan untuk kelangsungan hidup yang sehat,” tuturnya.

Okky Anastasya Libryana memberikan botol plastik yang sudah dipilah untuk dibawa ke titik pilah Artha Bangunan.

Kesibukan di titik pelestarian lingkungan Artha Bangunan.

Semangat yang sama juga dirasakan Okky Anastasya Libryana. Mulanya ia adalah donatur Tzu Chi dan sekarang Okky mulai memilah botol plastik di rumahnya kemudian diserahkan ke titik pilah Artha Bangunan. “Pengumpulan botol-botol plastik seperti ini untuk didaur ulang sangat lah bagus untuk mengurangi limbah dan berharap sebisa mungkin kita semua bisa meminimalisir penggunaan botol plastik seperti ini untuk tetap menjaga pelestarian lingkungan,” katanya.

Sebanyak tujuh relawan Tzu Chi dan 13 relawan dari Artha Bangunan mengikuti pemilahan barang daur ulang pada Minggu pagi, 17 Desember 2023 ini. Mereka begitu semangat dan bergotong-royong serta berharap dengan kegiatan ini setiap orang dapat melakukan perubahan kehidupan yang lebih bersih dan sehat.

Faisal memasukan botol yang sudah dipilah ke dalam karung dibantu Bagus dari relawan Artha Bangunan.

Sementara itu Metta Sari yang baru pertama kali datang ke titik pilah Artha Bangunan sangat terkesan dengan semangat para relawan. “Pelestarian lingkungan ini bukan hanya yang ikut memilah di lokasi setiap bulan, tetapi juga melakukan pemilahan dari rumah dengan cara mengurangi pemakaian barang sekali pakai, memilah barang yang bisa didaur ulang, menghabiskan makanan dan minuman yang dibeli jangan sampai ada sisa makanan dan minuman yang terbuang sia-sia,” ujar Metta Sari.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Jangan Tunda Berbuat Baik

Jangan Tunda Berbuat Baik

25 Maret 2019

Salah satu relawan baru yang bernama Wena sudah memantapkan diri untuk menjadi relawan Tzu Chi setelah mendengarkan penjelasan dari Dwi Hariyanto. Hal itu ia lakukan karena tidak ingin menyia-yiakan waktunya lagi. “Kalau bisa langsung membantu, itu lebih baik lagi,” ungkapya.

Satu Hari di Fu Hui Ting, Menyulam Kesadaran Para Relawan

Satu Hari di Fu Hui Ting, Menyulam Kesadaran Para Relawan

10 Desember 2025

Pelatihan Relawan Abu Putih 1 mempertemukan 97 peserta. Melalui sesi belajar yang hangat dan reflektif, kegiatan ini meneguhkan niat, memperdalam pemahaman misi, dan menyuburkan tekad berjalan di jalan welas asih.

Kamp Pelatihan Relawan Komite & Calon Komite 2017: Tzu Chi sebagai Ladang Pelatihan Diri

Kamp Pelatihan Relawan Komite & Calon Komite 2017: Tzu Chi sebagai Ladang Pelatihan Diri

13 Maret 2017

Selama dua hari, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia mengadakan Kamp Pelatihan Relawan Komite & Calon Komite 2017. Kamp berlangsung di Gedung Aula Jing Si, Tzu Chi Center. Kamp dibuka tanggal 11 Maret 2017 dan dihadiri oleh 580 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Dengan kasih sayang kita menghibur batin manusia yang terluka, dengan kasih sayang pula kita memulihkan luka yang dialami bumi.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -