Senangnya Berbagi dengan Siswa di Papua

Jurnalis : Sugiarto (Tzu Chi Sorong), Fotografer : Sugiarto (Tzu Chi Sorong)

Sebanyak 35 relawan Tzu Chi Sorong melakukan kunjungan kasih ke tiga sekolah yang lokasinya cukup jauh dari pusat keramaian. Di sekolah tersebut relawan berbagi kebahagiaan dengan bernyanyi bersama dan membagikan bingkisan untuk para siswa.

Jumat, 19 Februari 2016 menjadi momen yang membahagiakan bagi para relawan Tzu Chi Sorong, karena pada hari tersebut sebanyak 35 relawan melakukan kunjungan kasih ke beberapa sekolah yang lokasinya cukup jauh dari pusat keramaian. Relawan Tzu Chi membagikan bingkisan berupa peralatan tulis kepada murid-murid sekolah dalam rangka perayaan tahun baru Imlek 2016.

Lokasi sekolah yang jauh tidak lantas membuat relawan mengeluh, justru semangat berbagi telah mengubah semuanya menjadi sukacita. Sesampainya di sekolah, anak-anak dengan antusias menyambut kehadiran para relawan.

“Hari ini kami berbagi kebahagiaan dengan anak-anak asli Papua sekaligus memberikan motivasi belajar kepada adik-adik,” ujar Viny Elvina, koordinator kegiatan. Selain relawan, ada juga dokter yang ikut terlibat dalam kegiatan. Sebanyak 261 bingkisan dibagikan kepada murid-murid  di SD Berkat, SD St. Paulus, dan SD Negeri 22 Klain yang semuanya berlokasi di Sorong, Papua Barat. Sementara itu, relawan juga berbagi kebahagiaan kepada para pendidik dengan membagikan 30 bingkisan berupa batik Papua kepada para guru di ketiga sekolah tersebut.

Ada tiga sekolah yang dikunjungi oleh relawan Tzu Chi: SD Berkat, SD St. Paulus, dan SDN 22 Klain yang semuanya berlokasi di Sorong, Papua Barat. Relawan berfoto bersama di depan sekolah setelah usai melakukan kegiatan.

Selain untuk para siswa, bingkisan juga diberikan untuk tenaga pendidik. Ada sebanyak 30 bingkisan berupa batik Papua yang diberikan kepada 30 guru di tiga sekolah berbeda.

Salah satu Kepala SD St. Paulus, Thomas Assem, S.Pd mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Tzu Chi yang telah memberikan perhatian kepada sekolahnya. “Terima kasih, karena Tzu Chi bersedia mengunjungi kami yang di pelosok ini,” ungkap Thomas. “Siswa kami 90% adalah anak-anak asli Papua,” tambahnya.

Melihat antusias dan rasa syukur para murid di ketiga sekolah ini, Viny mengaku akan melakukan kegiatan serupa. “Nantinya kami berencana kembali mengunjungi sekolah-sekolah ini dengan memberi bantuan yang lebih bermanfaat lagi, misalnya buku-buku inspirasi dari Master Cheng Yen, bantuan kelengkapan sekolah, atau perlengkapan penunjang kebersihan untuk sekolah,” ucapnya.

Usai melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah, relawan Tzu Chi juga membagikan bingkisan kepada murid-murid sekolah minggu di Wihara Buddha Sasana, Aimas, Sorong. Di sana, relawan membagikan 20 paket bingkisan berisi alat tulis dan 3 dus susu kemasan. Viny berharap dengan kegiatan yang Tzu Chi lakukan hari itu bisa semakin memberikan energi positif dan semangat kepada relawan untuk terus bersumbangsih.


Artikel Terkait

Senangnya Berbagi dengan Siswa di Papua

Senangnya Berbagi dengan Siswa di Papua

07 Maret 2016

Sebanyak 35 relawan Tzu Chi Sorong melakukan kunjungan kasih ke tiga sekolah yang lokasinya cukup jauh dari pusat keramaian. Di sekolah tersebut relawan berbagi kebahagiaan dengan bernyanyi bersama dan membagikan bingkisan untuk para siswa.

Menyayangi diri sendiri adalah wujud balas budi pada orang tua, bersumbangsih adalah wujud dari rasa syukur.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -