Senyum Ramadan di Desa Kelampai
Jurnalis : Machairiyah (Tzu Chi Cabang Sinar Mas), Fotografer : Tsaniatul Husna, Fachrul Rahmadi (Tzu Chi Cabang Sinar Mas)
Penyerahan santunan kepada anak-anak yatim berlangsung di Masjid Nurul Huda, Desa Kelampai, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
“Kehidupan memiliki nilai dan makna ketika kita sanggup bertahan terhadap cobaan dalam berbagai keadaan”
(Kata Perenungan Master Cheng Yen)
Suasana hangat Ramadan terasa di Masjid Nurul Huda, Desa Kelampai, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada Rabu, (11/3/26). Sore itu, sebanyak 14 relawan dari Xie Li Ketapang 2 berkumpul bersama warga desa untuk melaksanakan kegiatan santunan anak yatim sekaligus buka puasa bersama. Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB ini dihadiri sekitar 50 warga yang datang dengan penuh antusias.
Setibanya di lokasi, para relawan disambut hangat oleh Kepala Dusun Kelampai, pengurus BKM Masjid Nurul Huda, serta warga sekitar. Kepala Dusun, Yusuf, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak yatim di desanya. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya membantu meringankan kebutuhan anak-anak, tetapi juga mempererat tali silaturahmi.
Menjelang waktu berbuka, relawan membagi tugas dengan sigap. Sebagian menata tempat dan mempersiapkan acara, sebagian lainnya menyapa warga serta bercengkerama dengan anak-anak yang hadir. Relawan Dharma Wanita juga tampak sibuk menyiapkan takjil dan hidangan berbuka berupa nasi kotak vegetarian. Kehangatan terasa ketika relawan dan warga saling menyapa dan berbagi cerita.

Suasana persiapan buka puasa bersama di Masjid Nurul Huda tampak ramai dan penuh antusias. Warga dan relawan saling berkoordinasi untuk memastikan kegiatan berjalan lancar.
Eko Kuswoyo, salah satu relawan menjelaskan bahwa hari ini menu berbuka puasa adalah masakan vegetarian. Ada nasi uduk, urap, semur telur puyuh, bihun goreng, dan sambal kentang. Tidak lupa juga terdapat menu takjil berbuka puasa. Anak-anak dan warga sekitar sangat menikmati menu vegetarian yang telah disiapkan relawan.
Dalam kesempatan ini, relawan juga menyerahkan santuan untuk 10 anak yatim, paket sembako dan perlengkapan salat disiapkan relawan. Kafa (11), menjadi salah satu anak yatim yang menerima. Siswa kelas 5 SD ini kehilangan ayah dan ibunya saat berusia 4 tahun. Saat ini ia tinggal bersama keluarga pamannya.
“Terima kasih bapak ibu yang sudah menyerahkan sembako dan alat salat buat saya. Ini sangat bermanfaat buat keluarga saya,” ucap Kafa.
Ada pula kisah seorang remaja perempuan berusia 15 tahun yang sejak kecil harus hidup tanpa sosok ayah. Saat ini ia tinggal bersama ibu dan neneknya. Karena keterbatasan ekonomi, ia terpaksa berhenti sekolah. Kisah-kisah seperti inilah yang membuat para relawan semakin menyadari betapa berharganya kesempatan untuk berbagi kasih kepada sesama.

Bantuan berupa sembako dan perlengkapan salat diserahkan langsung oleh relawan sebagai bentuk kepedulian di bulan Ramadan.
Anak-anak merasa senang dan bersyukur dengan perhatian para relawan, senyum yang mereka berikan kepada relawan menunjukkan rasa syukur mereka terhadap kehidupan, sesulit apapun hidup masih banyak hal yang perlu disyukuri.
“Saya merasa tersadar dan malu ternyata dengan melihat keadaan mereka, kita sebagai relawan harus banyak-banyak bersyukur dan tidak banyak mengeluh dalam menjalani hidup,” ujar Machairiyah, salah satu relawan yang turut hadir.
Melalui kepedulian dan kebersamaan, relawan berharap benih kasih yang ditanam pada sore Ramadan itu dapat terus tumbuh, membawa kehangatan dan harapan bagi banyak orang.
Editor: Metta Wulandari
Artikel Terkait
Berbagi Berkah Ramadan Bersama Gan En Hu di Depo Mandala
17 Maret 2026Sebanyak 135 penerima bantuan (Gan En Hu) dan anak asuh menghadiri acara buka puasa bersama yang diselenggarakan relawan dari komunitas Hu Ai Mandala. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan yang penuh kehangatan.
Buka Puasa Bersama
04 Agustus 2015 H. Kumisi Abas, Dewan Kehormatan DPRD yang juga berkesempatan memberikan ceramah dalam acara hari itu. Dalam ceramahnya, Kumisi juga mengapresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi atas terselenggaranya acara buka puasa bersama ini.
Membangun Kebersamaan dalam Perbedaan
29 Mei 2019Bertempat di Masjid Al Wasilah Mandouw, relawan Tzu Chi Biak mengadakan buka puasa bersama, Selasa 21 Mei 2019. Buka puasa yang sudah menjadi kegiatan rutin Tzu Chi Biak ini merangkul masyarakat dengan tidak membedakan orang dari latar belakang status sosial dan agama.







Sitemap