Serah Terima Rumah Program Bebenah Kampung Tahap ke-7, Hadirkan Hunian Layak Bagi Warga Kamal Muara

Jurnalis : Nur Al Fajar Rumsari, Fotografer : Nur Al Fajar Rumsari

Koordinator Program Bebenah Kampung Tzu Chi, Teksan Luis, menyampaikan sambutan dengan penuh sukacita dalam acara serah terima kunci rumah kepada warga Kamal Muara.

Pagi itu, warga dan relawan Tzu Chi dengan wajah penuh kebahagiaan hadir dalam acara serah terima rumah Program Bebenah Kampung Tahap ke-7 yang berlangsung di MI Nurul Islam 1, Jalan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara pada Minggu, 1 November 2026.

Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia kembali menghadirkan harapan baru bagi warga Kamal Muara melalui pembangunan hunian yang lebih layak. Teksan Luis, Koordinator Program Bebenah Kampung Tzu Chi menyampaikan sambutan sekaligus ungkapan syukur atas rampungnya pembangunan lima unit rumah melalui Program Bebenah Kampung Tahap ke-7.

“Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena pada pagi hari ini kita dapat berkumpul dalam rangka penyerahan kunci lima unit rumah melalui Program Bebenah Kampung Tahap ke-7. Kami berharap program ini dapat menghadirkan harapan baru bagi para penerima manfaat, sehingga keluarga dapat menjalani kehidupan serta mencari nafkah dengan lebih baik,” ucap Teksan Luis.

Tidak hanya serah terima kunci rumah, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan penampilan isyarat tangan yang dibawakan oleh para relawan Tzu Chi. Suasana penuh kehangatan semakin terasa melalui pemberian sejumlah perlengkapan rumah tangga seperti kipas angin, penanak nasi, ranjang tingkat, tikar dan sembako yang diserahkan secara langsung oleh relawan.

Olivia Tan (Tengah), Ketua relawan Tzu Chi komunitas He Qi Jakarta Utara 1, menyerahkan simbolis kunci rumah kepada Mahdi, salah satu penerima manfaat Program Bebenah Kampung Tahap ke-7.

Relawan Tzu Chi dengan penuh perhatian juga memberikan perlengkapan rumah tangga (penanak nasi) kepada salah satu keluarga penerima manfaat.

Selain itu, setiap keluarga penerima manfaat juga mendapatkan satu set meja dan kursi makan yang terbuat dari bahan daur ulang hasil karya relawan Tzu Chi Xie Li Agung Sedayu Group. Pemberian ini menjadi bentuk perhatian sekaligus wujud cinta kasih kepada penerima manfaat dan pelestarian lingkungan.

Ketua Tzu Chi Xie Li Agung Sedayu Group, Natalia Kusumo, turut mengungkapkan rasa bahagia dan syukurnya atas rampungnya renovasi rumah warga di Kamal Muara.

“Hari ini merupakan hari yang membahagiakan karena akhirnya kita dapat melaksanakan serah terima kunci rumah. Semoga rumah ini bisa memberikan manfaat, membawa kehidupan yang lebih baik, penuh rezeki dan berkah bagi keluarga. Melalui karya daur ulang yang kami berikan ini, kami ingin menunjukkan bahwa sampah bisa menjadi berkah dan dapat diolah menjadi sesuatu yang berguna dan bermanfaat,” tutur Natalia Kusumo.

Ketua Tzu Chi Komunitas Xie Li Agung Sedayu Group, Natalia Kusumo, bersama relawan lainnya mengunjungi rumah Mawardi. Dalam kesempatan tersebut, mereka turut mencoba duduk di kursi hasil daur ulang yang merupakan karya relawan Tzu Chi Agung Sedayu Group.

Salah satu rekawan Tzu Chi He Qi Jakarta Utara 1, Tan Lie Fin, yang hadir dalam acara tersebut juga menyampaikan bahwa kehadiran Tzu Chi bukan hanya untuk merenovasi rumah saja, tetapi juga menjalin cinta kasih.

“Pada kesempatan ini, kami menyerahkan lima kunci rumah kepada keluarga penerima manfaat. Hari terbahagia untuk saya dan sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas dukungan serta kebersamaan semua pihak sehingga Program Bebenah Kampung Tahap ke-7 dapat terlaksana dengan baik,” tutur Tan Lie Fin.

Melalui kesempatan itu, ia turut mengajak keluarga penerima manfaat untuk melakukan kebajikan melalui celengan bambu, sebagai langkah sederhana untuk membantu orang lain yang membutuhkan.

Tumbuhnya Harapan Baru
Salah satu keluarga penerima manfaat Program Bebenah Kampung Tahap ke-7 adalah Mawardi (59) bersama istrinya, Cicih (50). Penghasilannya sebagai tukang ojek pangkalan hanya cukup memenuhi kebutuhan hidup keluarganya sehari-hari. Kini, kebahagiaan terpancar dari wajah keduanya karena akhirnya dapat menempati rumah yang lebih layak ditinggali.

“Alhamdulillah senang banget saya, tadinya rumah saya tidak layak huni sekarang sudah direnovasi jadi lebih layak berkat bantuan Tzu Chi. Dengan senang hati, saya akan merawat dan menjaga rumah ini sebaik-baiknya,” ucap Mawardi dengan penuh sukacita.

Salah satu relawan Tzu Chi He Qi Jakarta Utara 1, Tan Lie Fin, mengunjungi rumah Mawardi, salah satu penerima manfaat Program Bebenah Kampung. Ia turut menyaksikan dan merasakan kebahagiaan keluarga Mawardi yang dapat menempati rumah yang lebih layak huni dan bebas banjir.

Dahulu rumah yang ditempatinya merupakan bangunan tua yang sudah rapuh, atapnya kerap kali bocor ketika hujan datang. Ia juga sering mengalami kebanjiran lantaran lahan tanah rumah nya lebih rendah dari jalan umum.

“Saat rumah saya mau direnovasi, saya berbicara kepada Bapak Teksan Luis dan meminta rumah saya untuk direnovasi menjadi lebih tinggi bangunannya. Alhamdulillah banget dikabulkan, sekarang jadi dibuat lebih tinggi. Terima kasih saya ucapkan kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah membantu memperbaiki rumah saya,” ucapnya bersyukur.

Selain itu, rasa syukur pun turut dirasakan Cicih sang istri yang juga merasakan haru saat para relawan Tzu Chi mengunjungi rumah mereka yang kini telah direvosi menjadi lebih rapih dan nyaman.

“Banyak-banyak terima kasih kepada Tzu Chi dan para relawan yang sudah membantu merenovasi rumah keluarga kami,” ucap Cicih yang tak kuasa menahan tangis.

Kedepannya, ia bersama sang istri dengan semangat yang baru akan kembali membuka usaha warung sembako sederhana untuk menambah penghasilansehari-hari.

“Saya sih bersama istri kedepannya memang berencana akan buka usaha warung lagi, ya kan lumayan penghasilannya buat bantu si bontot (anak bungsu) sekolah. Kalau cuma mengadalkan hasil dari pendapatan saya ya hanya cukup buat makan saja,” tutur Mawardi.

Kebahagiaan terpancar di wajah pasangan suami dan istri, Agus Bahrul Hilmi dan Imas Nurlia yang kini memiliki rumah yang lebih layak.

Kebahagiaan serupa juga dirasakan oleh keluarga Agus Bahrul Hilmi (44) dan istrinya, Imas Nurlia (46). Keduanya tidak pernah menyangka akan terpilih sebagai penerima manfaat Program Bebenah Kampung Tahap ke-7. Rumah seadanya yang ia buat dari papan kayu itu kini telah direnovasi menjadi hunian yang lebih layak.

“Kalau mengingat perjalanan rumah ini, rasanya sedih karena rumah ini merupakan peninggalan orang tua dan dahulu kondisinya hanya terbuat dari bilik dan sering banjir juga. Kepada Yayasan Buddha Tzu Chi, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Saya juga mendoakan semoga Tzu Chi semakin berkembang dan dapat lebih luas lagi memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan,” tutur Agus.

Lurah Kamal Muara, Fahrozi Hardi, S.KPm., M.Tr.I.P., yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program ini.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, khususnya para relawan Tzu Chi yang tidak pernah berhenti melakukan kebajikan bagi warga kami. Selamat kepada Bapak dan Ibu penerima manfaat Program Bebenah Kampung Tahap ke-7. Semoga dengan rumah yang telah diperbaiki dan dilengkapi berbagai perlengkapan ini, kehidupan keluarga ke depannya menjadi lebih baik. Semoga program ini dapat terus berlanjut dan membawa semakin banyak berkah bagi warga kami,” ungkap Fahrozi Hardi.

Editor: Fikhri Fathoni

Artikel Terkait

Pelayanan dengan Hati, Menghadirkan Kehangatan bagi Lansia di Kamal Muara

Pelayanan dengan Hati, Menghadirkan Kehangatan bagi Lansia di Kamal Muara

03 Juli 2026

Sebagai bentuk perhatian kepada lansia, relawan komunitas He Qi Jakarta Utara 1 dan TIMA Indonesia bersama relawan ASG, mengadakan bakti sosial kesehatan bagi lansia di Kamal Muara.

Bebenah Rumah Kamal Muara Tahap 2: Rumah Baru untuk Berlebaran

Bebenah Rumah Kamal Muara Tahap 2: Rumah Baru untuk Berlebaran

19 April 2022

Apabila Hari Raya Idul Fitri identik dengan baju dan sepatu baru, lima warga Kamal Muara mempunyai berkah dan rezeki yang berlimpah dalam menyambut lebaran di tahun 2022 ini, mereka menerima rumah baru.

Bedah Rumah Tzu Chi Tahap ke-2 di Kamal Muara Sebentar Lagi Rampung

Bedah Rumah Tzu Chi Tahap ke-2 di Kamal Muara Sebentar Lagi Rampung

24 Maret 2022

Membantu mengangkat taraf hidup masyarakat Kamal Muara. Itulah yang selama ini diupayakan Tzu Chi Indonesia, salah satunya melalui program bedah rumah yang dimulai sejak tahun 2019.

Bila sewaktu menyumbangkan tenaga kita memperoleh kegembiraan, inilah yang disebut "rela memberi dengan sukacita".
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -