SMAT: Dana Kecil untuk Amal Besar
Jurnalis : Lo Wahyuni (He Qi Utara), Fotografer : Lo Wahyuni, Teksan Luis (He Qi Utara)|
|
| ||
Susanty Wijaya Shijie, kepala sekolah yang juga seorang relawan Tzu Chi menyambut dengan tangan terbuka saat menerima keinginan untuk mengadakan Sosialisasi Misi Amal Tzu Chi (SMAT) di Idear Taiwan Preschool yang sudah sejak Juli 2004 beroperasi di Pluit, Jakarta. “Siswa/i di sini berusia mulai 1,5 s/d 5 tahun dan kebanyakan mereka tinggal di sekitar Muara Karang, Pluit, Jelambar, Teluk Gong, dan sekitarnya,“ kata Susanty yang setelah berumah tangga kini tinggal di Pasar Minggu. Karim Shixiong sebagai penanggung jawab acara ini mengatakan, ”Tujuan SMAT di Idear Taiwan Preschool ini misi sosial Tzu Chi juga untuk menanamkan kebiasaan menabung sejak dini kepada anak-anak.” Memang benar, upaya ini bersambut baik saat 50 buah celengan berhasil diberikan kepada anak-anak ini, sehingga mereka dapat meneruskan kebaikan ini sampai usia dewasa. “Iya, harapannya anakku rajin menabung,” kata Lily Tjandra (37) saat putra semata wayangnya Then Sin Lung atau lebih akrab dipanggil Alung (4) mengambil celengan ini. “Papa Alung kerja di Taiwan dan ingin anaknya pintar ngomong Mandarin, jadi Alung disekolahkan di sini,” tambahnya. Di Idear Taiwan Preschool ini anak-anak memang diajarkan bahasa Inggris dan juga Mandarin. Bahasa Isyarat Tangan
Keterangan :
Di penghujung acara, 50 celengan berhasil dibagikan kepada anak-anak ini yang dengan tertib berjalan ke depan untuk mengambilnya sementara para orang tua dan para relawan Tzu Chi membantu mengisi formulir untuk nomor celengan tersebut. Seorang ibu, Christina (38) yang tinggal di Muara Karang ini mengambilkan celengan juga untuk putrinya, Victoria (3) yang masih disuapi makan. Wajahnya mirip bule karena ayahnya seorang ekspatriat asing. “Terima kasih sudah memberikan celengan, ini (celengan bambu) akan saya bawa tiga bulan lagi ya,” kata Christina dengan semangat. Semangat untuk menabung sudah dicanangkan sejak hari ini kepada anak-anak ini. Semakin dini usia mereka mulai menabung, maka akan semakin baik sehingga kelak mereka akan memetik buah kebajikan ini pula. Dana amal kecil, uang recehan yang dimasukkan ke dalam celengan ini setiap hari dapat digunakan untuk amal besar saat dipergunakan untuk menolong mereka yang sakit dan tidak mampu. Dengan mengajarkan anak menabung sejak dini juga mampu menumbuhkan cinta kasih di dalam hatinya. Cinta kasih tidak akan berkurang karena dibagikan tetapi akan tumbuh dan berkembang karena diteruskan kepada orang lain. Sosialisasi Misi Amal Tzu Chi (SMAT) akan berlangsung di sekolah-sekolah lainnya dan kegiatan positif ini harus didukung agar semakin banyak orang dapat memahami misi amal sosial Tzu Chi sehingga dapat mengajak lebih banyak orang bersumbangsih untuk mewujudkan dana kecil untuk amal besar. | |||
Artikel Terkait
Berbagi Kasih di Panti Werdha Budi Mulia 3
01 Maret 2016Relawan Tzu Chi komunitas Xie Li PGC (Pusat Grosir Cililitan) mengadakan kegiatan kunjungan kasih ke Panti Werdha Budi Mulia 3 Ciracas, Jakarta Timur pada tanggal 21 Februari 2016. Sebanyak 28 relawan bersama 10 tim medis Tzu Chi bersama-sama memberikan perhatian dan penghiburan bagi opa dan oma.
Suara Kasih: Memetik Hikmah dari Bencana
15 September 2012 Sebersit pikiran menyimpang dari segelintir orang bisa mendatangkan bencana yang besar dan penderitaan bagi dunia. Sungguh membuat orang sedih melihatnya. Jadi, keharmonisan itu berasal dari batin manusia. Batin manusia harus dibimbing ke arah yang benar. Asalkan memiliki arah yang benar, pikiran manusia akan damai dan harmonis.








Sitemap