SMAT: Sosialisasi di Restoran Nelayan
Jurnalis : Apriyanto , Fotografer : Yessilia|
|
|
||
|
Jika sebelumnya sosialisasi celengan bambu berlangsung di perusahaan-perusahaan atau sekolah-sekolah maka sosialisasi kali ini bersifat lain, karena pada sosialisasi ini relawan langsung menawarkan celengan bambu kepada setiap pengunjung. Menurut Suriadi Huang, relawan Tzu Chi, dalam mengalakkan Sosialisasi Misi Amal Tzu Chi (SMAT) memerlukan banyak terobosan dan tentu saja diusahakan agar semua lapisan masyarakat bisa mengenal program SMAT.
Keterangan :
Sejak stan celengan bambu dibuka pada pukul 17.00 hingga pukul 24.00 WIB, antusias pengunjung pada partisipasi celengan bambu terlihat sangat baik. Di hari itu sebanyak 314 celengan diberikan kepada pengunjung, bahkan ada dua puluh empat orang langsung berdonasi ke Tzu Chi. Menurut Yuliana Simorangkir, staf Tzu Chi yang ikut dalam kegiatan itu, sosialisasi SMAT di Restoran Nelayan dengan menawarkan kepada setiap pengunjung tercetus dari usulan seorang relawan yang bernama Sanusi. Berhubung Sanusi kenal dengan pemilik restoran maka Tzu Chi diberi kesempatan membuka stan di lobi restoran dan mensosialisasikannya kepada setiap pengunjung. “Sepanjang acara berlangsung dan kita mensosialisasikan celengan bambu, banyak pengunjung yang antusias, sebab mereka sudah banyak yang mengenal tzu Chi,” kata Yuliana. |
|||
Artikel Terkait
Suara Kasih : Mempertahankan Niat Baik
03 Agustus 2010
Guru Pertama dan Utama adalah Orang Tua
23 Januari 2015 Pendidikan akademik yang diberikan di sekolah adalah penting, namun pendidikan di keluarga jauh lebih penting untuk perkembangan anak. Dalam hal ini orang tua memiliki peran utama. Jika konsep pendidikan di sekolah baik dan diimbangi dengan pendidikan dari orang tua yang baik, maka akan membentuk karakter dan lingkungan yang baik.








Sitemap