Sosialisasi Relawan Menjadi Awal Perjalanan He Qi Jakarta Barat 1

Jurnalis : Yennie (He Qi Jakarta Barat 1), Fotografer : Rachmat Sudarmanto, Christine Desyliana, Yenny Chansa, Jenny Tandika, Sunayah (He Qi Jakarta Barat 1)

Giany mengajak peserta mengenal lebih jauh visi dan misi Tzu Chi. Dengan penyampaian yang sederhana dan mudah dipahami, ia menjelaskan perjalanan Tzu Chi, empat misi utama, serta semangat welas asih yang menjadi dasar setiap langkah pelayanan.

Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Aula Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi pada Minggu, 21 Juni 2026. Siang itu, sebanyak 51 peserta yang terdiri dari 17 calon relawan komunitas dan 34 Tzu Ching mengikuti Sosialisasi Relawan He Qi Jakarta Barat 1, yang didampingi oleh 30 relawan panitia. Pertemuan ini menjadi ruang untuk saling mengenal serta memperdalam nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi landasan langkah Tzu Chi, sekaligus mempererat kebersamaan di antara para peserta.

Acara dibuka oleh Suseno selaku pembawa acara yang menyambut peserta dengan ramah. Melalui pengantar singkat, ia mengajak seluruh peserta mengikuti setiap sesi dengan hati terbuka agar dapat memahami semangat cinta kasih dan kebajikan yang menjadi nilai utama dalam Tzu Chi.

Memasuki sesi utama, Giany mengajak peserta mengenal lebih jauh visi dan misi Tzu Chi. Dengan penyampaian yang sederhana dan mudah dipahami, ia menjelaskan perjalanan Tzu Chi, empat misi utama, serta semangat welas asih yang menjadi dasar setiap langkah pelayanan. Peserta diajak menyadari bahwa kebaikan tidak selalu dimulai dari hal besar, melainkan dapat tumbuh dari tindakan sederhana yang dilakukan dengan ketulusan hati. Sejalan dengan itu, peserta juga diajak merenungkan pesan Master Cheng Yen bahwa setiap kesempatan dalam kehidupan dapat menjadi momen untuk menanam benih kebaikan dan menghadirkan berkah bagi sesama.

Para peserta kegiatan sosialisasi sedang mendengarkan dengan sungguh hati.

Tara Yuni (duduk), orang tua dari alumni siswa SMK Cinta Kasih Tzu Chi yang dulu menerima bantuan pendidikan, kini ingin turut bersumbangsih sehingga bisa memberikan manfaat kepada orang lain.

Salah satu peserta, Tara Yuni (41), yang tinggal di City Park, turut membagikan kisah perjalanannya. Dengan penuh rasa syukur, ia menceritakan bagaimana keluarganya pernah menerima bantuan pendidikan dari Tzu Chi. Sejak tahun 2021, anaknya memperoleh bantuan hingga berhasil menyelesaikan pendidikan SMK dan kini telah bekerja.

“Dulu kami menerima bantuan. Sekarang saya ingin belajar menjadi pribadi yang juga dapat memberi manfaat bagi orang lain. Seperti ada panggilan hati untuk ikut menjadi relawan,” ungkapnya dengan haru.

Kisah yang tak kalah menyentuh datang dari Aylie (54), warga Teluknaga yang juga ibu dari tiga anak. Di tengah kesibukannya mendampingi anak yang mengalami kecelakaan pada tahun 2024 dan masih membutuhkan perhatian hingga kini, ia tetap berupaya meluangkan waktu untuk hadir. Perkenalannya dengan Tzu Chi berawal dari tayangan DAAi TV yang ia saksikan di rumah. Dari tayangan tersebut, tumbuh keinginan dalam dirinya untuk mengenal Tzu Chi lebih dekat.

Dengan rasa ingin tahu yang besar, Aylie kemudian mencari informasi secara mandiri mengenai Tzu Chi serta cara untuk menjadi relawan. Baginya, berada di lingkungan yang dipenuhi nilai-nilai kebaikan merupakan kesempatan berharga untuk terus belajar dan bertumbuh.

Aylie (duduk) ditemani oleh relawan, menuturkan tekadnya untuk bisa ikut mengambil kesempatan untuk bisa membantu orang lain bahkan ketika berada di tengah kesulitan.

“Di tengah kesulitan, saya melihat masih banyak orang yang terus berbuat baik. Dari situ saya berpikir, jika masih ada kesempatan, saya juga ingin melakukan sesuatu yang bermanfaat,” tuturnya pelan.

Menjelang akhir kegiatan, Surya selaku Wakil Ketua He Qi Jakarta Barat 1 memberikan pesan cinta kasih kepada para peserta. Ia mengingatkan bahwa menjadi relawan bukan sekadar mengikuti kegiatan sosial, melainkan sebuah perjalanan untuk menumbuhkan empati, kepedulian, dan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang terpenting hari ini, Bapak dan Ibu sudah menjadi bagian dari keluarga besar Tzu Chi. Mari kita saling belajar dan bersama-sama menumbuhkan semangat untuk berbuat baik,” ujar Surya.

Di balik kelancaran kegiatan ini, Novianty selaku koordinator kegiatan mengungkapkan rasa syukurnya. Ini merupakan pengalaman pertamanya menjadi koordinator dalam sosialisasi relawan. Meski sempat merasa gugup, dukungan dan kerja sama para relawan membuat seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan penuh kehangatan.

“Ini pengalaman pertama saya menjadi koordinator. Saya sangat bersyukur karena semua relawan saling mendukung, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya. Novianty berharap sosialisasi ini dapat menjadi awal tumbuhnya lebih banyak hati yang tergerak untuk bergabung dalam barisan relawan Tzu Chi.

Surya selaku Wakil Ketua He Qi Jakarta Barat 1 memberikan pesan cinta kasih kepada para peserta untuk tetap semangat menumbuhkan kebajikan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi shou yu (isyarat tangan) “Satu Keluarga” yang diikuti seluruh peserta. Gerakan ini menjadi simbol kebersamaan, saling menguatkan, dan tekad untuk melangkah dalam satu arah yang sama, yaitu menebarkan cinta kasih kepada sesama.

Saat rangkaian acara berakhir, kehangatan masih terasa di dalam ruangan. Sosialisasi ini bukan sekadar perkenalan dengan Tzu Chi, tetapi menjadi awal tumbuhnya niat baik dalam hati para peserta untuk ikut berbuat sesuatu bagi sesama.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Bersama-sama Mewujudkan Kebahagiaan

Bersama-sama Mewujudkan Kebahagiaan

07 Mei 2018
Pada Kamis, 3 Mei 2018, Tzu Chi Bandung berkesempatan untuk menyosialisasikan Misi-misi Tzu Chi pada acara gathering Eka Tjipta Foundation. Kegiatan ini bertujuan untuk mengalang cinta kasih dari para generasi-generasi muda di Kota Kembang.
Cara Unik untuk Bersumbangsih

Cara Unik untuk Bersumbangsih

17 April 2018
Relawan Tzu Chi Bandung melakukan sosialisasi Tzu Chi di tempat yang tidak biasa, yakni di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Panghegar, Bandung. Di sosialisasi ini, relawan mengajak penggendara kendaraan bermotor untuk beramal dengan cara mengisi bahan bakar di SPBU Panghegar. Karena dengan begitu mereka secara tidak langsung telah bersumbangsih untuk Tzu Chi.
Sosialisasi Tzu Chi di Tiga Kelurahan di Kota Bandung

Sosialisasi Tzu Chi di Tiga Kelurahan di Kota Bandung

11 November 2021

Relawan Tzu Chi Bandung melakukan sosialisasi tentang Tzu Chi kepada warga Kelurahan Warung Muncang, Kelurahan Cibuntu, dan Kelurahan Ciroyom di Kota Bandung, Jawa Barat pada 2 dan 4 November 2021.

Kita hendaknya bisa menyadari, menghargai, dan terus menanam berkah.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -