Sosok yang Tangguh pada Diri Priyanka

Jurnalis : Khusnul Khotimah, Fotografer : Khusnul Khotimah

Aifen bersama Joni Yu, berkunjung ke kediaman Priyanka di Cipondoh Tangerang, Sabtu 8 Juni 2024.

Priyanka (26) adalah sosok yang tangguh. Meski harus menjalani cuci darah dua kali dalam sepekan akibat gagal ginjal, Priyanka berupaya tetap semangat. Merasa sudah bisa lebih mandiri, Priyanka yang selama empat tahun terakhir menerima bantuan Tzu Chi ini pun dengan rendah hati meminta pada relawan agar bantuannya dihentikan.

“Kan saya sudah mulai kerja, ada penghasilan, masih banyak kan yang butuh di luar sana, jadi kasih kesempatan ke mereka manakala ada yang lebih membutuhkan lagi,” ujarnya.

Sejak Desember 2020, Tzu Chi Indonesia melalui komunitas He Qi Tangerang memberi bantuan Priyanka berupa biaya pengobatan yang tak dilayani BPJS. Priyanka mengalami gagal ginjal di usianya yang masih muda, 18 tahun. Mulanya selama empat hingga lima tahun pertama, Priyanka menjalani terapi obat. Namun karena tak ada perkembangan, ia terpaksa menjalani cuci darah.

Saat ini Priyanka sudah bekerja sebagai karyawan toko, tak jauh dari rumah kontrakannya di Cipondoh Tangerang. Ia bekerja mulai pukul 12 siang hingga 10 malam. Pemilik toko mengerti kondisi kesehatan Priyanka. Kalau harus ke rumah sakit, Priyanka boleh datang pukul 7 malam, kalau sedang tak enak badan, ia boleh tak datang.

Sejak sang ibu meninggal pada Januari 2023 karena kecelakaan, Priyanka tinggal bersama kakaknya. Setelah kepergian sang ibu, karena Priyanka tak memiliki penghasilan sama sekali, Tzu Chi pun membantu biaya transportasi berobat mulai Maret 2023.

Tak lupa Priyanka menuangkan celengan bambunya agar digunakan untuk menolong orang lain.

Para relawan di He Qi Tangerang tentu sangat bahagia ketika seorang Gan En Hu (penerima bantuan Tzu Chi jangka panjang) memiliki penghidupan lebih baik sehingga bisa mandiri. Namun dengan berbagai pertimbangan, terutama cuci darah yang dijalani Priyanka seumur hidup, tim relawan Misi Amal di He Qi Tangerang pun memutuskan untuk terus melanjutkan bantuan bagi Priyanka.

“Kami masih berikan pada Priyanka sebagai sebuah bentuk perhatian,” kata Aifen, relawan Tzu Chi yang mengunjunginya pada Sabtu, 8 Juni 2024 lalu. Aifen datang bersama sang suami, Joni Yu, yang juga relawan Tzu Chi.   

Dengan pertimbangan tersebut, Priyanka pun memahami. “Terima kasih kepada Tzu Chi dan para relawan karena selama ini sudah banyak bantu saya, untuk kepeduliannya,” tutur Priyanka.

“Priyanka ini lahir tahun 1998, kebetulan anak Shigu seumuran dengan dia, jadi otomatis terasa (sayang),” tambah Aifen.

Berbicara tentang kondisi kesehatan, menurut Priyanka, kesehatannya membaik. Hanya saja, ia masih sangat bersedih dengan kepergian sang ibu yang selama ini mendampinginya. Beruntung, Priyanka memiliki kakak yang sangat baik.

“Saya belum bisa melakukan apa-apa buat mama, jadi sebisa mungkin selama saya masih hidup, ingin melakukan kebajikan buat mama di sana,” kata Priyanka.


Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Perhatian Tzu Chi untuk Priyanka

Perhatian Tzu Chi untuk Priyanka

08 Oktober 2021

Selain bantuan tunjangan pengobatan, Tzu Chi juga memberikan perhatian dengan memberikan ranjang tidur yang nyaman untuk Priyanka. Secara rutin relawan Tzu Chi juga memberi perhatian kepada Priyanka.

Sosok yang Tangguh pada Diri Priyanka

Sosok yang Tangguh pada Diri Priyanka

12 Juni 2024

Merasa sudah bisa lebih mandiri, Priyanka yang selama empat tahun terakhir menerima bantuan Tzu Chi ini, dengan rendah hati meminta pada relawan agar bantuannya dihentikan.

Hanya orang yang menghargai dirinya sendiri, yang mempunyai keberanian untuk bersikap rendah hati.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -