Sukacita Para Gan En Hu di Depo Pelestarian Lingkungan Titi Kuning

Jurnalis : Dinarwaty (Tzu Chi Medan), Fotografer : Dinarwaty, Sisilia (Tzu Chi Medan)

Para Gan En Hu senang dengan layanan potong rambut, tampilan mereka pun lebih rapi dan fresh.

Depo Pelestarian Lingkungan Titi Kuning di Minggu pagi, 8 Desember 2024 sudah ramai dengan hadirnya para penerima bantuan Tzu Chi atau Gan En Hu. Ketika tiba di depo, mereka diberikan kupon belanja di xi fu qi dan kupon pangkas rambut.  

Ada beberapa kegiatan di pagi itu, seperti belajar memasak masakan vegetarian, juga belajar isyarat tangan, kerajinan tangan dan konsultasi tentang kesehatan. Para Gan En Hu yang ingin merapikan rambutnya, tersedia layanan potong rambut oleh relawan dan oleh Sir Salon. Sir Salon sudah tiga tahun ini memberikan layanan potong rambut bagi para Gan En Hu.

Penerima bantuan mengunjungi toko barang daur ulang Xi Fu Qi di Depo Pelestarian Titi Kuning.

Luis Bentley dan ibunya sangat berterima kasih kepada Tzu Chi yang telah membantu biaya sekolah Luis saat mereka sedang susah.

“Saya senang melakukan ini walaupun tidak bisa membantu materi tetapi bisa bersumbangsih dengan tenaga. Mereka para penerima bantuan rambutnya rapi dan supaya mereka bisa mengikuti model rambut terbaru,” ungkap Dharma dari Sir Salon.

Acara kepulangan Gan En Hu ini dibuka oleh Iwan MC. Yenny Liu memberikan materi tentang sejarah dan visi misi Tzu Chi. Mereka juga dikenalkan lagi tentang konsep celengan bambu, dengan menyisihkan sedikit dana untuk membantu orang lain melalui celengan.

Para Gan En Hu dengan semangat membuat kerajinan tangan tas keranjang dari daur ulang kantongan bon bon dan kantong kopi sachet.

Ada juga pojok TIMA yang memberikan konsultasi kesehatan gratis.

Luis Bentley, kelas V SD yang dibantu biaya pendidikan oleh Tzu Chi berbagi kisahnya. Wina Mahani sang ibu menyampaikan, saat mereka sedang kesusahan ekonomi keluarga, Tzu Chi membantu biaya sekolah untuk anaknya Luis Bentley. Ketika pandemi Covid-19 melanda, keluarganya kesulitan sampai Luis Bentley akan diberhentikan dari sekolah. Berkat bantuan Tzu Chi dan setiap kunjungan kasih, relawan memberi support untuk selalu semangat, ia pun mampu bertahan.

“Kami sangat bersyukur walaupun relawan Tzu Chi bukan orang yang dikenal tapi sudah seperti satu keluarga. Kemarin saya dibantu, ke depannya mudah-mudahan saya harus sedikit bisa membantu,” kata Wina Mahani.

Para relawan mengajarkan cara mengolah masakan vegetarian.

Sebelum pulang, para Gan En Hu menerima paket bingkisan dan beras 5 kg.

Acara pun ditutup dengan doa bersama dilanjutkan foto dan makan siang bersama. Sebelum pulang para penerima bantuan dibagikan paket bingkisan berisi 10 bungkus Daai Mie, minyak 2 liter, 1 botol sirup, gula 1 kg, satu bungkus permen dan biscuit, cemilan, teh, kue kering tiga kotak, serta 5 kilogram beras. Para Gan En Hu pun pulang dengan sukacita.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Suntikan Semangat di Awal Tahun

Suntikan Semangat di Awal Tahun

13 Januari 2016 Dengan semangat tahun baru, Tzu Chi Pekanbaru kembali mengadakan kegiatan Gathering Penerima Bantuan Tzu Chi pada 3 Januari 2016. Kegiatan yang dimulai pada pukul 14.00 ini mengangkat tema “Membangkitkan Kebajikan Dengan Cinta Kasih”.
Banyak Jalan untuk Berbuat Kebajikan

Banyak Jalan untuk Berbuat Kebajikan

21 September 2015

Gathering Gan En Hu (penerima bantuan Tzu Chi) diadakan pada minggu pertama setiap bulannya untuk menjalin kebersamaan dan kekeluargaan bersama Tzu Chi. Kali ini diadakan pada tanggal 6 September 2015 di Jing Si Books and Café Blok M Plaza, Jakarta Selatan. Selain pembagian bantuan juga ada sharing dari para Gan En Hu.

Berbagi Kebahagiaan dalam Perayaan Imlek

Berbagi Kebahagiaan dalam Perayaan Imlek

14 Februari 2025

Imlek tidak hanya sekadar perayaan pergantian tahun, tetapi juga momen untuk berbagi kebahagiaan kepada sesama. Dengan semangat kebersamaan, Tzu Chi Batam mengadakan acara Gathering GEH (penerima bantuan).

Genggamlah kesempatan untuk berbuat kebajikan. Jangan menunggu sehingga terlambat untuk melakukannya!
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -