Sumbangsih Penyintas Covid-19 Melalui Donor Plasma Konvalesen

Jurnalis : Moses Silitonga (Tzu Chi Sinar Mas), Fotografer : M. Rizky (Tzu Chi Sinar Mas)


Seorang penyintas sedang mendonorkan plasma darahnya didampingi relawan.

Tzu Chi Sinar Mas bersama Sinar Mas dan PMI mengadakan bakti sosial donor plasma konvalesen pada 7-8 April 2021. Sebanyak 122 orang di lingkungan Sinar Mas, keluarga hingga relasi mendaftarkan diri dan menjalani proses screening pada Rabu, 7 April 2021. Berdasarkan syarat serta ketentuan donor plasma konvalesen, 17 orang memenuhi syarat untuk mengikuti donor plasma pada Kamis (8/4/2021).

“Kebutuhan akan plasma darah ini benar benar sangat dibutuhkan saat ini. Yang dilakukan oleh para pendonor konvalesen ini sangat mulia, kami sangat mendukung kegotongroyongan ini. Kita perlu menggalakkan kegiatan ini, karena setiap darah bisa menyelamatkan nyawa”, ungkap Hong Tjhin Pembina Tzu Chi Sinar Mas.   


Perwakilan dari Tzu Chi Sinar Mas bersama Sinar Mas dan PMI sedang menyapa dan berbincang dengan salah seorang pendonor plasma konvalesen.


Kegiatan ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Melalui baksos ini, Tzu Chi Sinar Mas mengajak para penyintas untuk memberikan cinta kasih mereka kepada sesama melalui kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya PMI DKI Syarifuddin, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan PMI DKI Andi Usman, serta dr. Theresia Monica Rahardjo, dokter pemrakarsa terapi plasma konvalesen bagi pasien COVID-19. Dengan semangat gotong royong, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak.


Kegiatan donor darah juga turut dilaksanakan dalam kesempatan ini.


Dengan penuh rasa syukur relawan mengucapkan terima kasih kepada para donor.

“Kemanusiaan, inilah yang menggerakan saya untuk mengikuti donor darah konvalasen hari ini. Donor darah ini sangat penting untuk dilakukan. Donor yang diberikan oleh para penyintas COVID-19 dapat sangat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan pertolongan,” ungkap Abdurahman penyintas Covid-19 usai dirinya mengikuti donor darah konvalesen.

Dalam kegiatan ini juga turut dilaksanakan kegiatan donor darah.  Sebanyak 93 orang berhasil mendonorkan darah mereka. Sebelumnya, kegiatan donor darah merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Tzu Chi Sinar Mas tiga bulan sekali. Namun, di tengah situasi pandemi Covid-19 kegiatan ini tidak dapat dilaksanakan. Dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat, kegiatan Bakti Sosial Donor Darah dan Donor Plasma Konvalesen berjalan dengan baik dan lancar.

 

Para peserta yang hadir juga diajak untuk turut bersumbangsih melalui Celengan Bambu.

“Apa yang kami lakukan adalah sebagian dari upaya sosialisasi serta edukasi di lingkup Sinar Mas. Harapannya, akan semakin banyak lagi rekan dan karyawan Sinar Mas yang berdonor. Jangan pernah menjauhi para penyintas, karena sangat mungkin mereka yang justru menyelamatkan kita di kemudian hari,” ujar Managing Director Sinar Mas Saleh Husin.

Editor: Khusnul Khotimah


Artikel Terkait

Menggalang Darah, Menggalang Hati

Menggalang Darah, Menggalang Hati

18 Oktober 2023

Relawan Tzu Chi dari komunitas Titi Kuning, Medan bekerja sama dengan RSUP H. Adam Malik mengadakan kegiatan donor darah di Sekolah WR Supratman I pada Minggu, 15 Oktober 2023.

Setetes Darah, Berharga untuk Kemanusiaan

Setetes Darah, Berharga untuk Kemanusiaan

22 Desember 2023

Donor darah kembali digelar relawan di Xie Li Kutai Barat (Kubar) di Balai Pengobatan Sungai Kedang pada Sabtu (16/12/23). Kali ini relawan berhasil menghimpun 33 kantor darah.

Di Setiap Tetesan Darahnya Ada Cinta Kasih

Di Setiap Tetesan Darahnya Ada Cinta Kasih

16 Februari 2015

Kegiatan donor darah ini selain ditujukan untuk membantu orang yang membutuhkan juga ditujukan untuk membantu persedian darah di PMI. Hal ini dikarenakan permintaan darah yang semakin meningkat dari hari ke hari. Melalui kegiatan donor darah ini, masyarakat diajak untuk menyadari bahwa setiap tetes darah yang didonorkan dapat memberikan kesempatan hidup bagi yang menerima dan juga bermanfaat bagi kesehatan pendonornya.

Kendala dalam mengatasi suatu permasalahan biasanya terletak pada "manusianya", bukan pada "masalahnya".
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -