Tak Hanya Salurkan Bantuan, Relawan di Hu Ai Cengkareng Timur Juga Sampaikan Edukasi Bahaya Super Flu

Jurnalis : Rachmat Sudarmanto (He Qi Jakarta Barat 1), Fotografer : Rachmat Sudarmanto (He Qi Jakarta Barat 1)

Dokter Sean sedang menjelaskan kepada para Gan En Hu cara mengenali dan menangani Super Flu serta menjelaskan gejala dan penularannya.

Komunitas relawan Tzu Chi, Hu Ai Cengkareng Timur (CT) di bawah naungan He Qi Jakarta Barat 1 kembali menggelar gathering penerima bantuan Tzu Chi jangka panjang atau Gan En Hu pada pekan pertama Februari, tepatnya 1 Februari 2026. Kegiatan rutin bulanan ini merupakan wujud kepedulian, rasa syukur, dan cinta kasih kepada masyarakat yang membutuhkan.

Gathering kali ini dilaksanakan di Lantai 2 Sekolah Cinta Kasih, Cengkareng, pada pukul 13.30–15.30 WIB. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan lancar berkat kerja sama para relawan.

Bantuan yang diberikan meliputi biaya hidup, biaya pengobatan, serta kebutuhan pokok seperti beras, susu, pampers, dan perlengkapan lainnya. Sebanyak 83 penerima manfaat menerima dukungan pada kegiatan kali ini.

Sebagian besar penerima bantuan Tzu Chi adalah para lansia yang datang di dampingi oleh keluarganya.

David seorang mahasiswa penerima beasiswa sedang membantu seorang Gan En Hu memasukkan bantuan beras ke dalam tas.

Acara dibuka oleh MC, Marisa, kemudian dilanjutkan dengan sesi edukasi kesehatan oleh dr. Sean Alexander, dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Cinta Kasih Tzu Chi atau RSCK dengan materi bertajuk “Kenali dan Tangani Super Flu”. Ia menjelaskan bahwa super flu yang disebabkan virus influenza A subtipe H3N2 merupakan penyakit serius yang berpotensi fatal jika tidak ditangani dengan tepat.

Dr. Sean juga memaparkan sejumlah gejala yang perlu diwaspadai, seperti sesak napas, nyeri dada, bibir membiru, dehidrasi, serta demam tinggi di atas 40 derajat Celsius.

“Jadi sangat penting melakukan vaksinasi influenza secara berkala setiap tahun sebagai langkah pencegahan utama,” jelasnya.

Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian bantuan. Para penerima dipanggil sesuai nomor urut untuk menerima bantuan yang telah disiapkan relawan. Pada kesempatan ini juga diserahkan 26 paket Imlek bagi penerima yang merayakan Tahun Baru Imlek.

Foto bersama para Gan En Hu, relawan Tzu Chi dan dr. Sean Alexander seusai mendengarkan materi yang sangat bermanfaat.

Sebanyak 24 relawan terlibat aktif dalam kegiatan ini, mulai dari persiapan, pendataan, hingga penyaluran bantuan dan pendampingan penerima. Kehadiran mereka turut menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, Komunitas Hu Ai Cengkareng Timur berharap dapat membantu meringankan beban para penerima sekaligus menumbuhkan nilai kepedulian dan cinta kasih di tengah masyarakat.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Menyambut Gan En Hu dengan Kegiatan yang Penuh Sukacita

Menyambut Gan En Hu dengan Kegiatan yang Penuh Sukacita

20 Desember 2022

Relawan Tzu Chi Surabaya menjalin jodoh dengan Gan En Hu dengan mengadakan kegiatan Gathering Gan En Hu sekaligus melakukan pengumpulan barang daur ulang dan juga merayakan Hari Ibu bersama anak asuh dan orang tuanya.

Gathering Gan En Hu: Cerminan Rasa Syukur

Gathering Gan En Hu: Cerminan Rasa Syukur

14 Agustus 2015

Pada Minggu, 2 Agustus 2015, insan Tzu Chi mengadakan gathering gan en hu (sebutan para penerima bantuan Tzu Chi) di Depo Pelestarian Lingkungan Kelapa Gading dan fokus pada topik tahun ajaran baru bagi para anak asuh

Merawat Cinta Keluarga, Menumbuhkan Karakter Masa Depan

Merawat Cinta Keluarga, Menumbuhkan Karakter Masa Depan

16 Desember 2025

Mengusung tema “Merajut Kasih, Menumbuhkan Karakter”, He Qi Muara Karang dan PIK kembali mengajak anak-anak Kelas Budi Pekerti Rusun Muara Angke serta keluarga penerima bantuan khusus berkumpul di Jing Si Tang, Tzu Chi Center.

Umur kita akan terus berkurang, sedangkan jiwa kebijaksanaan kita justru akan terus bertambah seiring perjalanan waktu.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -