Tetesan Cinta Kasih dari Celengan Bambu

Jurnalis : Triana putri (He Qi Utara 2), Fotografer : Triana Putri, Joe Suati (He Qi Utara 2)


Inez, salah satu karyawan dari tenant di dalam Pluit Village Mal menerima relawan dengan sukacita. Relawan melakukan kegiatan pembagian celengan bambu, Sabtu, 12 Desember 2020.

Ajakan untuk menabung kebaikan melalui setetes demi setetes cinta kasih dari celengan bambu kembali dilakukan oleh relawan Tzu Chi komunitas He Qi Utara 2. Sebanyak 27 relawan melakukan kegiatan pembagian celengan bambu tersebut di Pluit Village Mal, Sabtu, 12 Desember 2020 kepada 250 tenant (rekan usaha). Dalam kegiatan ini, relawan juga menerapkan protokol kesehatan yang tinggi dengan memakai masker, faceshield, dan sarung tangan.

Relawan memulai kegiatan dengan briefing mengenai tata cara pembagian, cara berbicara kepada tenant, sampai membuat kelompok sehingga memudahkan pembagian celengan. Ketika mal dibuka, relawan mulai bergerak masuk dengan menjaga jarak dan berjalan dengan berbaris. Mereka kemudian mendatangi tenant yang ada satu per satu. Walaupun masih ada yang keberatan karena berkaitan dengan masalah manajemen kantor yang mengharuskan mereka untuk berkoordinasi dan meminta ijin dari kantor pusatnya, namun ada banyak juga yang telah mengerti dan menerima kedatangan relawan dengan sukacita.

Membantu Dengan hati


Riski, wakil dari tenant lainnya juga sangat menerima kedatangan relawan Tzu Chi komunitas He Qi Utara 2.

“Bagus sekali kegiatannya karena untuk membantu sesama. Ibaratnya membantu dengan hati. Membantu yang membutuhkan. Saya sangat mendukung kegiatan ini,” ungkap Inez, salah satu karyawan dari tenant di dalam mal yang menerima relawan dengan sukacita. Inez pun pernah merasakan dan mengerti tentang masyarakat yang membutuhkan bantuan karena ia pernah berada dan menjadi bagian masyarakat itu.

Tak jauh beda dengan Inez, Riski, wakil dari tenant lainnya juga sangat menerima kedatangan relawan. “Wah.... celengannya kurang besar nih. Nanti cepat penuh dong kalau saya edarkan ke customer saya,” candanya, “tapi kegiatan ini bagus sekali. Karena ini kegiatan sosial yang bertujuan membantu sesama secara luas.”

Semangat Celengan Bambu


Lie Na, Koordinator kegiatan hari itu berharap para pengunjung dan pegawai toko dapat membantu sesama melalui celengan bambu.

Salah satu relawan yang mengikuti kegiatan pembagian celengan adalah Yanti. Walau saat ini masih dalam masa pandemi, namun tidak menghalangi niatnya untuk membantu kegiatan pembagian celengan ini.

“Iya, saya sangat antusias membantu hari ini karena sudah lama tidak berkegiatan,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, Yanti menjelaskan tentang celengan bambu beserta tujuan dan manfaatnya kepada tenant yang relawan datangi.

“Selamat siang Pak, kami dari Yayasan Buddha Tzu Chi ingin membagikan celengan cinta kasih. Celengan ini nantinya digunakan untuk membantu sesama yang membutuhkan seperti biaya pengobatan, biaya anak asuh, ataupun biaya hidup. Dan hari ini kami pun telah bekerja sama dengan pihak manajemen mal. Celengan ini boleh diisi berapapun jumlahnya, juga bisa menggunakan scan yang ada di kaleng ini. Celengan ini kami letakkan di tempat kasir sehingga dapat dilihat oleh pelanggan yang datang. Terima kasih ya Pak.”


Foto bersama relawan yang ikut pembagian celengan bambu Pluit Village Mal.

Dari penjelasannya kepada setiap tenant, Yanti pun berharap celengan ini dapat bermanfaat kepada sesama.

Lie na, Koordinator kegiatan hari itu, pun memiliki harapan yang sama. Selain bisa melangsungkan kegiatan dengan lancar, hasilnya juga bisa bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan.

“Dengan adanya celengan ini, saya berharap semua orang dapat mencurahkan cinta kasihnya setiap hari, setiap saat, baik para pengunjung toko atau pegawai tokonya sehingga dapat membantu sesama walaupun sedikit demi sedikit,” kata Lie na.

Editor: Metta Wulandari


Artikel Terkait

Tetap Bersumbangsih di Masa Pandemi

Tetap Bersumbangsih di Masa Pandemi

21 Januari 2021

Minggu, 17 Januari 2021, Tzu Chi Tanjung Balai Karimun kembali melakukan kegiatan pengumpulan celengan bambu yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19. Kegiatan ini pun diikuti 14 orang relawan yang bertugas mengumpulkan koin cinta kasih warga Karimun.

SMAT di STIE Trisakti

SMAT di STIE Trisakti

09 Juni 2014 Celengan Bambu sendiri memiliki makna khusus bagi Isan Tzu Chi diseluruh dunia karena awal mulanya Yayasan Buddha Tzu Chi di Taiwan berdiri melalui celengan bambu ini.
Perhatian dan Kepedulian untuk Asmat

Perhatian dan Kepedulian untuk Asmat

14 Februari 2018
Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia merespon Kejadian Luar Biasa (KLB) di Asmat, Papua. Tzu Chi memeberikan bantuan berupa 600 paket cinta kasih kepada warga Asmat yang menderita campak dan gizi buruk. 
Mengonsumsi minuman keras, dapat melukai orang lain dan mengganggu kesehatan, juga merusak citra diri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -