Tetesan Kepedulian di Bulan Ramadhan

Jurnalis : Willy, Fotografer : Willy

Pada Rabu, 1 Juli 2015, DAAI TV Indonesia mengadakan kegiatan donor darah bertemakan “Berbagi untuk Sesama di Bulan Ramadhan” yang melibatkan 110 calon donor yang berasal dari staf DAAI TV Indonesia dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia serta masyarakat umum.

Menjelang minggu-minggu terakhir Bulan Ramadhan, DAAI TV Indonesia mengundang staf DAAI TV dan Yayasan Buddha Tzu Chi serta masyarakat umum untuk mendonorkan darah dalam kegiatan donor darah bertemakan “Berbagi untuk Sesama di Bulan Ramadhan”. Acara yang digelar pada Rabu, 1 Juli 2015 di Lantai 1 Gedung DAAI, Tzu Chi Center, Pantai Indah Kapuk ini diikuti oleh sekitar 110 calon donor. Namun, dari jumlah itu, 21 calon donor tidak dapat mendonorkan darahnya karena beragam alasan.

Menurut Dina yang menjadi Koordinator Kegiatan ini, acara ini merupakan awal dari rangkaian kegiatan menyambut HUT DAAI TV yang ke-8 yang jatuh pada 25 Agustus mendatang. Selain itu, wanita kelahiran Jambi itu menjelaskan bahwa acara ini juga untuk membangkitkan rasa kepedulian dari para staf dan masyarakat untuk memberikan sebagian “organ tubuh” dalam bentuk darah untuk didonorkan kepada sesama yang membutuhkan.

“Donor darah ini diadakan di bulan puasa karena kita tahu stok darah PMI berkurang banyak saat bulan puasa. Selain itu, kita ingin mengajak staf dan karyawan untuk melakukan perbuatan baik di bulan puasa. Tentu untuk yang muslim berdonor di bulan puasa ini ibadahnya akan lebih baik dan untuk yang non-muslim kita ingin menyadarkan bahwa donor darah itu tidak berbahaya. Nah, karena ini tidak merugikan diri sendiri, kenapa tidak berbuat?” ucap Dina.

Siti Juwariyah dari bagian Pengerahan, Pelestarian, dan Penghargaan Donor (P3D) Palang merah Indonesia mengungkapkan bahwa stok darah di PMI cenderung menipis saat memasuki bulan puasa.


Nelly (kanan) dengan antusias mengikuti proses donor darah meski harus izin dari tempat bekerjanya.

Senada dengan Dina, menurut Siti Juwariyah dari bagian Pengerahan, Pelestarian, dan Penghargaan Donor (P3D) Palang Merah Indonesia, kebutuhan akan pasokan darah di bulan puasa cenderung menipis. Padahal, untuk sehari saja, pihaknya membutuhkan 800-900 kantung darah untuk disalurkan ke rumah sakit.

“Di bulan puasa ini memang kami kekurangan darah karena ada teman-teman yang takut untuk mendonorkan darahnya. Sebetulnya donor darah ini tidak membatalkan puasa karena ada fatwa dari MUI (Majelis Ulama Indonesia-red). Jadi, kita menghimbau kepada teman-teman yang belum mendonorkan darahnya, ayo berdonor,” pungkas Siti.

Antusiasme melakukan donor darah tidak hanya dirasakan oleh para staf DAAI TV dan Yayasan Buddha Tzu Chi. Adalah Nelly Tjahyadi, salah satu karyawan swasta yang telah berada di Tzu Chi Center sebelum kegiatan dimulai. Nelly yang genap berusia 41 tahun itu menuturkan bahwa dirinya memang rutin mendonorkan darahnya. Donor kali ini sendiri menjadi donor darah ke-28 yang dilakukannya.

“Saya sebelumnya rutin mendonorkan darah di Tzu Chi yang di ITC. Kalau itu kan hari libur. Nah, yang kali ini kan hari kerja jadi saya izin  dua jam dan tadi buru-buru naik ojek ke sini untuk mendonorkan darah,” ujar Nelly. Lebih lanjut, wanita yang tinggal di Tangerang itu menceritakan bahwa donor darah ini memberikan manfaat bagi tubuhnya. “Berasa lebih fit,” ujarnya. Nelly juga berharap kegiatan donor darah ini dapat diadakan lagi di kemudian hari.


Artikel Terkait

Tetesan Kepedulian di Bulan Ramadhan

Tetesan Kepedulian di Bulan Ramadhan

01 Juli 2015 Menjelang minggu-minggu terakhir Bulan Ramadhan, DAAI TV Indonesia mengundang staf DAAI TV dan Yayasan Buddha Tzu Chi serta masyarakat umum untuk mendonorkan darah dalam kegiatan donor darah bertemakan “Berbagi untuk Sesama di Bulan Ramadhan”. 
Sikap mulia yang paling sulit ditemukan pada seseorang adalah kesediaan memikul semua tanggung jawab dengan kekuatan yang ada.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -