TIMA Pekanbaru Gelar Baksos dan Sosialisasi Kesehatan Gigi

Jurnalis : Dea Paramita (Tzu Chi Pekanbaru), Fotografer : Flemming Wijaya, Gunarny Sutjito, Pricilia Fernanda Saujana (Tzu Chi Pekanbaru)
Salah satu relawan tim medis memeriksakan kesehatan gigi pasien yang dibantu oleh relawan Tzu Ching.

Menyambut hari ulang tahun TIMA (Tzu Chi International Medical Association) yang ke-23, TIMA Pekanbaru mengadakan bakti sosial kesehatan gigi kepada Gan En Hu (penerima bantuan Tzu Chi) dan anak teratai Tzu Chi Pekanbaru pada Minggu, 2 November 2025, di Kantor Tzu Chi Pekanbaru. Pada kegiatan ini dihadiri 21 orang relawan Tzu Ching (muda-mudi Tzu Chi), tujuh orang dokter gigi, dan satu orang perawat gigi yang bertugas melayani pasien dengan penuh cinta kasih. Sebanyak 116 pasien berhasil diperiksa kesehatan giginya, serta pemeriksaan tekanan darah oleh tim medis TIMA.

Ketua TIMA Pekanbaru, dr. Flemming Wijaya, menjelaskan tujuan bakti sosial ini adalah untuk merawat serta mensosialisasikan pentingnya kesehatan gigi. “Bakti sosial ini diadakan untuk menyambut hari ulang tahun TIMA yang ke-23. Bakti sosial ini diadakan karena kesehatan bukan hanya menyangkut tentang bagian tubuh. Gigi juga merupakan bagian yang penting bagi kesehatan manusia. Infeksi pada akar gigi, contohnya, dapat memengaruhi kesehatan kita secara menyeluruh jika tidak segera ditangani,” jelas dr. Flemming Wijaya.

Sebelum mengadakan pemeriksaan kesehatan gigi, TIMA Pekanbaru mengadakan sosialisasi mengenai kesehatan gigi yang dibawakan oleh drg. Giuditta Simatupang dan drg. Avinda Ega Veldarahma. Kedua dokter gigi ini mempraktekan cara menyikat gigi yang benar dan dijelaskan dengan rinci kepada Gan En Hu serta anak teratai.

Drg. Giuditta Simatupang dan drg. Avinda Ega Veldarahma mengisi materi sosialisasi kesehetan gigi dengan mempraktekan cara menyikat gigi kepada para peserta.

Sosialisasi kesehatan gigi ini juga disertai dengan sesi tanya jawab. Dengan bergiliran, para peseta mengajukan pertanyaan mengenai cara menyikat gigi yang benar saat gusi berdarah, yang dijawab dengan penuh kasih oleh drg. Avinda Ega. “Gusi yang berdarah tetap harus dibersihkan secara berkala dengan menggunakan sikat gigi yang lembut. Perhatian yang lebih juga diperlukan, misalnya dengan menyikat gigi secara pelan pada gusi yang terluka,” jelas drg. Avinda Ega.

Di tengah rutinitasnya sebagai dokter gigi, tak menyurutkan semangat drg. Avinda Ega Veldarahma untuk berpartisipasi menjadi pemateri sosialisasi kesehatran gigi dalam kegiatan baksos kali ini.

“Saya berpartisipasi dalam bakti sosial ini karena saya ingin berbagi kepada orang lain. Memberikan penyuluhan juga merupakan bagian dari pekerjaan dan tanggung jawab saya sebagai seorang dokter. Saya merasa senang karena bisa memberikan pengetahuan kepada para penerima bantuan dan anak teratai. Semoga mereka dapat menjaga kesehatan gigi, karena gigi adalah salah satu bagian yang penting bagi kesehatan,” kata drg. Avinda Ega Veldarahma.

Dengan penuh cinta kasih drg. Carolin Surya memeriksa kesehatan gigi pasien. drg. Carolin Surya juga berharap para pasien dapat merawat kesehatan gigi mereka dengan baik setelah mengikuti baksos ini.

Hal serupa juga dirasakan oleh drg. Carolin Surya merasa bahagia karena memperoleh kesempatan dalam bakti sosial ini. “Bakti sosial ini adalah bentuk kerja sama dari semua pihak, mulai dari proses persiapan hingga bakti sosial hari ini. Sebagai dokter, saya memiliki tanggung jawab moral kepada masyarakat, dan bakti sosial ini memberi saya kesempatan untuk berbagi. Saya berharap melalui bakti sosial ini, para penerima bantuan dan anak teratai memperoleh sudut pandang baru mengenai kesehatan gigi dan cara menjaga kesehatannya,” ucap drg. Carolin Surya.

Setelah mengikuti sosialisasi yang penuh manfaat, para Gan En Hu dan anak teratai diarahkan untuk memeriksa gigi dan mulut mereka. Pemeriksaan kondisi gigi di setiap sisi mulut dilakukan dengan saksama dan penuh cinta kasih oleh para dokter gigi. Para pasien dianjurkan untuk berkumur, dan kemudian diperiksa oleh para dokter gigi yang dibantu oleh relawan Tzu Ching.

Rita, salah satu peserta yang mengikuti materi sosialisasi kesehatan gigi, merasa bahagia karena banyak mendapat ilmu dan pengetahuan tentang cara merawt gigi yang benar. “Dari sosialisasi hari ini, saya memperoleh pengetahuan tentang cara menyikat gigi yang benar, yang akan saya ajarkan kepada anak-anak,” kata Rita.

Setelah baksos kesehatan selesai digelar, para relawan TIMA, sukarelawan dokter dan perawat memperoleh bingkisan yang diserahkan oleh Tzu Ching Pekanbaru.

Ernita, salah satu orang tua yang menemani anaknya untuk pemeriksaan gigi, merasa bersyukur karena dengan adanya baksos kesehatan gigi ini, ia baru mengetahui masalah pada gigi anaknya. “Dari bakti sosial hari ini, saya mengetahui bahwa gigi anak-anak saya banyak berlubang dan memiliki karang gigi. Dokter gigi juga memberikan arahan cara menyikat gigi yang benar dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyikat gigi mereka,” ucap ernita.

Melalui bakti sosial ini, TIMA Pekanbaru berharap dapat meningkatkan kesadaran kepada para pasien untuk merawat kebersihan dan kesehatan gigi, serta terus berbagi cinta kasih kepada mereka.

Editor: Fikhri Fathoni

Artikel Terkait

Baksos Kesehatan Tzu Chi Ke-144 di Batam: Penglihatan Terang, Pembuka Jalan untuk Menjemput Rezeki

Baksos Kesehatan Tzu Chi Ke-144 di Batam: Penglihatan Terang, Pembuka Jalan untuk Menjemput Rezeki

09 September 2024

Kesulitan beraktivitas dirasakan oleh Sugiyanto dan Ari Firman karena katarak dan pterygium. Di Baksos Kesehatan Tzu Chi, keduanya berhasil dioperasi dan kembali bisa melihat dengan jelas.

Bersama Menyehatkan Warga Desa Kayu Ara

Bersama Menyehatkan Warga Desa Kayu Ara

14 Desember 2023

Bakti sosial pengobatan umum digelar pertama kali oleh relawan Tzu Chi di Xie Li Sumatra Selatan (Sumsel) 1 dari PT Bumi Sawit Permai untuk warga Desa Kayu Ara, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (6/12/23). 

Screening Baksos Kesehatan Tzu Chi Ke-111: Doa Pipih untuk Nasrul

Screening Baksos Kesehatan Tzu Chi Ke-111: Doa Pipih untuk Nasrul

14 Maret 2016

Pipih, semringah kala dokter menyatakan anaknya, Muhammad Nasrul Fatah dapat mengikuti operasi hernia dalam screening Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-111 pada 13 Maret 2016 di Kodim 0608/ Cianjur, Jawa Barat.

Berlombalah demi kebaikan di dalam kehidupan, manfaatkanlah setiap detik dengan sebaik-baiknya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -