Training Guru Sekolah Tzu Chi Indonesia
Jurnalis : Juliana Santy, Fotografer : Juliana Santy|
|
| ||
| Sesi pertama pada pelatihan ini yaitu memperkenalkan mengenai bagaimana awal mula berdirinya Sekolah Tzu Chi di Taiwan. Pada bagian ini dijelaskan bahwa pendidikan adalah salah satu misi Tzu Chi. Master Cheng Yen, pendiri Yayasan Buddha Tzu Chi mengatakan bahwa pendidikan adalah hal yang sangat penting, karena harapan orangtua terletak pada anak, harapan anak ada pada pendidikan, harapan negara terletak pada masyarakatnya dan harapan masyarakat ada pada setiap keluarga. Selain itu, agar masyarakat dapat hidup dengan harmonis, maka salah satu caranya yaitu dengan menyucikan hati manusia melalui pendidikan. "Ideologi pendidikan di Sekolah Tzu Chi adalah mendidik anak agar mampu bersumbangsih tanpa pamrih," jelas Yang Yue Feng. Ia pun menjelaskan mengenai sejarah berdirinya Sekolah Tzu Chi di Taiwan yang bermula dari Sekolah Perawat Tzu Chi, yang juga berhubungan dengan misi kesehatan. "Sebagian masyarakat sakit karena miskin dan sebagian masyarakat lainnya menjadi miskin karena sakit. Itulah mengapa Tzu Chi memulai dari pendidikan kesehatan, tidak hanya mengobati rasa sakit pada tubuh pasien tetapi juga mengobati luka hati para pasien," ucap Yang Yue Feng.
Keterangan :
Ia juga menjelaskan semboyan Sekolah Tzu Chi: kasih sayang, belas kasih, sukacita, dan keiklhasan bersumbangsih. Para guru mengajarkan anak didik agar dapat memiliki sifat tersebut, berbagi kasih dengan tulus terhadap sesama tanpa membedakan suku, agama dan ras. "Mendidik anak murid bukan hanya untuk menambah pengetahuan mereka, tetapi juga membangun karakter setiap individunya dan menambah kebijaksanaan mereka," ucapnya. Setiap guru harus dapat menjadi teladan bagi murid-muridnya, setiap hal yang guru ingin muridnya lakukan, maka harus terlebih dahulu dilakukan oleh guru tersebut. Setiap guru harus dapat membimbing muridnya dengan penuh perhatian dan cinta kasih, mendidik murid-murid tersebut sama seperti mereka mendidik anaknya sendiri dan memperlakukan semua murid-muridnya seperti anak mereka sendiri.
Keterangan :
Pendidikan Berbudaya Humanis Setelah pengenalan salah satu budaya humanis Tzu Chi, materi dilanjutkan dengan misi pendidikan di Sekolah Tzu Chi, yaitu pembelajaran sehari-hari dan belajar melayani. Yang membedakan pendidikan Tzu Chi dengan pendidikan di sekolah lainnya adalah dari sisi budaya humanis yang menjadi bagian dari pendidikan itu sendiri. Ada beberapa kelas budaya humanis yang diajarkan, yaitu pendidikan untuk kehidupan sehari-hari, pendidikan karakter, belajar melayani sesama, kelas Kata Perenungan Master Cheng Yen, kelas menyeduh teh, kelas merangkai bunga, dan kaligrafi. “Setiap guru harus bersatu hati dan memiliki tujuan yang sama dalam misi pendidikan ini, bekerja sama seperti satu keluarga untuk mendidik murid-murid menjadi anak yang baik dan berguna,” ucap Yang Yue Feng. | |||
Artikel Terkait
Bulan Tujuh Penuh Berkah di Makassar
20 September 2017Tzu Chi Makassar memperingati bulan tujuh dengan menggelar upacara yang dihadiri para relawan dan tamu undangan, Minggu 10 September 2017. Upacara berlangsung khidmat dengan ritual persembahan bunga dan buah, kemudian dilanjutkan dengan berdoa.
Keharuan dalam Perayaan Hari Ibu
15 Desember 2023Kelas Teratai Tzu Chi Pekanbaru di penghujung tahun 2023 menjadi momen yang sulit dilupakan oleh anak-anak Teratai beserta orang tua mereka karena begitu spesial dengan adanya perayaan hari Ibu.










Sitemap