Tzu Chi Entrepreneur Conference

Jurnalis : dok Tzu Chi Indonesia, Fotografer : dok Tzu Chi Indonesia

Minggu, 29 Juli 2018. Konferensi Pengusaha Indonesia yang pertama kali digelar Tzu Chi Indonesia di Aula Jing Si, Tzu Chi Center, PIK, Jakarta Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh 512 pengusaha dari berbagai bidang. Selain dari Jakarta, para peserta juga yang berasal dari luar kota seperti Batam, Lampung, Palembang, Makassar, bahkan beberapa datang dari Malaysia.

Artikel Terkait

Mengembalikan Senyum Pencari Suaka

Mengembalikan Senyum Pencari Suaka

30 November 2017

Tzu Chi Indonesia menggelar Baksos Kesehatan Gigi untuk para pengungsi pada Rabu, 1 November 2017. Kegiatan ini bertempat di Kantor Church World Service (CWS) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. CWS merupakan mitra pelaksana dari badan urusan pengungsi PBB, UNHCR yang juga memperjuangkan anak-anak pengungsi untuk bisa bersekolah. Baksos ini merupakan yang kedua kalinya digelar Tzu Chi Indonesia untuk para pengungsi di Jakarta dan sekitarnya.

 

Tzu Chi Entrepreneur Conference

Tzu Chi Entrepreneur Conference

03 Agustus 2018
Minggu, 29 Juli 2018. Konferensi Pengusaha Indonesia yang pertama kali digelar Tzu Chi Indonesia di Aula Jing Si, Tzu Chi Center, PIK, Jakarta Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh 512 pengusaha dari berbagai bidang. Selain dari Jakarta, para peserta juga yang berasal dari luar kota seperti Batam, Lampung, Palembang, Makassar, bahkan beberapa datang dari Malaysia.
15 tahun TIMA Indonesia

15 tahun TIMA Indonesia

27 November 2017

Bulan November 2017, Tzu Chi International Medical Association (TIMA) Indonesia genap berusia 15 Tahun. Serangkaian acara perayaan ulang tahun juga diselenggarakan pada Minggu, 19 November 2017 di ruang Guo Yi Ting, Tzu Chi Center Jakarta. Selain perayaan ulang tahun, acara tersebut juga menjadi momentum untuk melantik anggota baru TIMA Indonesia dengan jumlah 103 orang yang berasal dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia.

Hakikat terpenting dari pendidikan adalah mewariskan cinta kasih dan hati yang penuh rasa syukur dari satu generasi ke generasi berikutnya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -