Tzu Chi Medan Gelar Catering Vegan Selama Bulan Tujuh Penuh Berkah

Jurnalis : Liani (Tzu Chi Medan), Fotografer : Liani (Tzu Chi Medan)

Lina Chandrina dan relawan lainnya bersama-sama menyiapkan catering vegan nasi liwet.

Memasuki bulan tujuh penuh berkah, relawan Tzu Chi Medan mengadakan catering vegan sehat selama satu bulan, mulai 23 Agustus hingga 20 September 2025. Kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat belajar bervegetaris sekaligus meluruskan pandangan keliru bahwa bulan tujuh hanya identik dengan “bulan hantu” yang biasanya diwarnai dengan ritual persembahan melalui pembunuhan hewan.

Sebaliknya, relawan Tzu Chi mengajak masyarakat untuk berdoa, bertobat, dan bervegetarian. Dengan menghormati kehidupan, kita menanam benih keberkahan sekaligus menumbuhkan cinta kasih pada semua makhluk.

Relawan membungkus jamur monyet dengan daun pandan salah satu menu nasi liwet.

Sayur asem masakan favorit di Indonesia selesai dimasak dan siap untuk disajikan.

Selama satu bulan, relawan menyediakan berbagai menu vegan setiap harinya, seperti nasi saksang, nasi soto, nasi goreng andaliman, lontong sayur, nasi tim, kari bihun, mie sop, nasi kapau, nasi kecombrang, nasi hainam, hingga nasi liwet sebagai menu penutup. Total terjual 3.010 paket catering vegan.

Pada hari terakhir, Sabtu 20 September 2025, relawan berkumpul sejak pukul 06.00 WIB di Kantor Tzu Chi Medan untuk memasak 112 paket nasi liwet vegan. Sebanyak 13 relawan dan 9 pengemudi ojek online (ojol) turut membantu memasak, mengemas, dan mengantarkan pesanan.

Suasana relawan saat menata nasi liwet ke kotak catering dengan penuh sukacita dan kebersamaan.

Setiap paket nasi liwet terdiri dari nasi, tahu, gorengan sayur, lalapan, sayur asem, tauco jamur serta jamur monyet yang dibungkus dengan daun pandan.

Koordinator kegiatan, Lina Chandrina menyampaikan bahwa setiap tahun di bulan tujuh, banyak orang Tionghoa bervegetarian. Karena itu, relawan membuka catering vegan agar masyarakat dapat merasakan bahwa makanan nabati juga enak dan sehat, tidak kalah dari makanan non-vegetarian.

Salah satu peserta, dr. Liana, M. Biomed ( AAM), mengaku tertarik mengikuti catering vegan ini.“Saat ini saya belum sepenuhnya vegetarian, tetapi makanan catering Tzu Chi enak dan sehat. Saya mulai belajar mengurangi makanan hewani, karena vegetarian bukan hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga menebarkan cinta kasih dan melestarikan lingkungan,” ungkapnya.

Kebersamaan relawan dan pengemudi ojol dalam menyebarkan kebaikan di bulan penuh berkah.

dr. Liana, M. Biomed (AAM) menikmati menu catering vegan sehat dari Tzu Chi Medan.

Tak hanya konsumen, para pengemudi ojol juga merasa senang dapat membantu pengantaran.“Kegiatan ini menambah pemasukan sekaligus membuat kami bisa mencoba makanan vegan. Awalnya terasa aneh karena tanpa daging, tapi ternyata tetap enak, sehat, dan mengenyangkan. Semoga kegiatan ini terus berlanjut,” kata Mare, salah satu ojol yang terlibat.

Dengan semangat cinta kasih dan kebersamaan, relawan Tzu Chi Medan berharap melalui pola makan vegetarian, masyarakat dapat membentuk gaya hidup sehat sekaligus ikut mendoakan dunia yang bebas dari bencana.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Dapur Sehat Ala Tzu Chi

Dapur Sehat Ala Tzu Chi

08 September 2022

Relawan Tzu Chi Bandung mengadakan Dapur Sehat Tzu Chi dan Cathering Vegetarian untuk menyambut Bulan Tujuh Penuh Berkah Tzu Chi di Bandung pada 20 Agustus 2022.

Bervegetaris Jadi Tak Sulit Lagi Karena Vegan Catering Tzu Chi

Bervegetaris Jadi Tak Sulit Lagi Karena Vegan Catering Tzu Chi

14 Agustus 2020

Nasi Pesmol menjadi menu kesembilan dalam program vegan catering di komunitas He Qi Timur, Kamis 13 Agustus 2020. Pesmol merupakan masakan khas nusantara yang banyak digemari pecinta kuliner karena rasanya yang gurih dan khas. Meski vegan, Nasi Pesmol buatan tim relawan konsumsi He Qi Timur ini tak kalah dengan pesmol pada umumnya. 

Kreasi Masakan Vegetaris Menarik 718 Pelanggan di Lampung

Kreasi Masakan Vegetaris Menarik 718 Pelanggan di Lampung

01 September 2022

Memperingati Bulan Tujuh Penuh Berkah, Tzu Chi Lampung mengadakan kegiatan Memasak Vegetaris selama tujuh hari. Makanan vegetaris hasil kreasi relawan ini kemudian dijual dengan harga yang relatif murah, yakni 10 ribu rupiah per kotaknya.

Jika selalu mempunyai keinginan untuk belajar, maka setiap waktu dan tempat adalah kesempatan untuk mendapatkan pendidikan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -