Tzu Chi Peduli Pahlawan Lingkungan

Jurnalis : Kho Ki Ho (Tzu Chi Pekanbaru), Fotografer : Kho Ki Ho, Tommy Sulianto (Tzu Chi Pekanbaru)
Di atas bukit sampah, para pemulung mencari sampah organik, sampah yang bisa didaur ulang, untuk menopang kehidupan mereka. Tindakan yang bisa mengurangi volume sampah.

Menyambut Natal dan tahun baru, Tzu Chi Pekanbaru membagikan paket sembako kepada 328 pemulung dan pekerja yang berada di Tempat Pembuangan Akhir Muara Fajar Pekanbaru pada Sabtu, 18 Desember 2021.

Sejak pukul 09.30 WIB, relawan sudah tiba di lokasi dengan memasang tenda, dan menyusun paket bantuan yang berupa beras 10 kg, minyak 2 liter, gula 1 kg, roti gabin 1 bungkus, susu kental manis 1 kaleng, sirup 1 botol, dan DAAI Mie 4 bungkus.

Pembagian paket bantuan ini pun berlangsung dengan diawali doa dan sambutan dari Ketua Hu Ai Tzu Chi Pekanbaru, Mettayani, serta Kapolsek Rumbai AKP Linter Sihaloho SH,MH.

Relawan mengajak anak-anak yang ada di sana untuk belajar isyarat tangan lagu Satu Keluarga untuk menghibur semua orang yang ada di sana.


Sambutan dari Kapolsek Rumbai dan Ketua Hu Ai Tzu Chi Pekanbaru.


Para penerima bantuan juga mengungkapkan ketulusan mereka untuk membantu orang lain melalui donasi celengan bambu.

Dalam sambutannya, Mettayani berharap paket sembako ini bisa memberikan kebahagiaan dalam menyambut Natal. “Semoga ungkapan kasih yang akan kami salurkan kepada bapak ibu ini bisa menjadi satu kebahagiaan dalam menyambut hari raya Natal” sambutnya.

Para penerima juga diajak untuk menciptakan berkah dengan mendonasikan dana melalui celengan bambu yang disediakan. Terlihat tidak sedikit para penerima yang mendonasikan cinta kasih mereka. 

Kapolsek Rumbai AKP Linter Sihaloho SH,MH mengajak para penerima bantuan untuk tetap menjaga prokes dan juga mengapresiasi para pahlawan lingkungan.

“Bapak ibu sekalian merupakan bagian dari pahlawan lingkungan, Kami dari kepolisian sangat mengapresiasi kegiatan bapak-bapak ibu-ibu di sini. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi, semoga kegiatan ini bisa dilaksanakan terus, bertambah banyak kasih yang diberikan kepada masyarakat,” sambutnya.

Penerima paket, Husmi Dewita (46) bersyukur dan merasa terharu karena diperhatikan oleh Tzu Chi.


Para penerima bantuan segera membawa pulang bantuan yang diberikan.

Sementara itu, sukacita dirasakan oleh para penerima paket sembako, seperti yang dituturkan oleh Husmi Dewita (46).
“Sebelumnya, orang bapak ibu sudah menyumbangkan, tambah lagi ini sebelum Natal, puji syukur sama Tuhan. Sungguh luar biasa, banyak manfaatnya di mana kita di sini diperhatikan sama orang-orang yang banyak rezekinya, puji syukur sama Tuhan,” ungkapnya.

 
Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Berbagi Keceriaan Natal di Panti Asuhan Vita Dulcedo Pematang Siantar

Berbagi Keceriaan Natal di Panti Asuhan Vita Dulcedo Pematang Siantar

20 Desember 2023

Menyambut Natal, para relawan Tzu Chi di Komunitas Xie Li Pematang Siantar berkunjung ke Panti Asuhan Vita Dulcedo. Walaupun hujan, tidak menyurutkan langkah kaki relawan dalam menyebarkan cinta kasih.

Berbagi Kasih di Hari Natal

Berbagi Kasih di Hari Natal

10 Desember 2019

Sabtu, 7 Desember 2019, diadakan perayaan Natal Bersama Tzu Chi Biak dengan masyarakat di Desa Binyeri dan Samber, Biak, Papua. Susanto Pirono, Ketua Tzu Chi Biak mengatakan, “Tzu Chi Biak selalu mengedepankan cinta kasih universal dan menjalin keharmonisan antar umat beragama yang diwujudkan melalui kegiatan Buka Puasa Bersama, Waisak Bersama, dan perayaan Natal Bersama.”

 

Sukacita Bersama Menyambut Natal di Makassar

Sukacita Bersama Menyambut Natal di Makassar

11 Desember 2019

Tzu Chi Makassar bekerja sama dengan Gereja Paroki Santa Perawan Maria Diangkat Ke Surga Mamajang menggelar perayaan Natal. Dalam perayaaan kali ini juga diadakan pembagian bingkisan kepada 10 Rukun atau 184 umat gereja yang beralamat di Jl. Serigala, Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Beriman hendaknya disertai kebijaksanaan, jangan hanya mengikuti apa yang dilakukan orang lain hingga membutakan mata hati.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -