Tzu Chi Raih Adiupaya Puritama

Jurnalis : Paulus Suhardy (DAAI TV), Fotografer : Achiru Affandy, Anand Yahya
 
 

fotoAtas partisipasi aktif dan kontribusinya dalam program pembangunan perumahan nasional, pada tanggal 23 September 2010, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia memperoleh penghargaan Adiupaya Puritama dari Kementrian Perumahan Rakyat.

Dalam rangka memperingati Hari Perumahan Nasional yang jatuh pada tanggal 25 Agustus, Kementerian Perumahan Rakyat memberikan penghargaan kepada para mitra kerja serta pemerintah daerah yang telah memberikan kontribusi nyata dalam program pembangunan perumahan.

Penghargaan Adiupaya Puritama 2010 diberikan kepada mereka yang telah berjasa dalam upaya mewujudkan tempat tinggal atau hunian yang terbaik. Selain diberikan kepada beberapa pemerintah daerah, Adiupaya Puritama 2010 juga diberikan kepada sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam kategori apresiasi LSM bidang perumahan swadaya. Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia termasuk salah satu pihak yang mendapatkan penghargaan dari Kementerian Perumahan Rakyat ini.

”Supaya terjadi perluasan kepemilikan atas persoalan perumahan secara nasional dengan demikian semua pihak ikut menghayati  apa sesunguhnya persoalan  yang dihadapi oleh bangsa ini di sektor perumahan. Jadi bukan saja masyarakat yang berpenghasilan menengah ke bawah yang merasakan persoalan,  tetapi juga  dirasakan oleh masyarakat luas dan kita ingin mendorong kreativitas dan partisipasi publik sedemikian rupa agar kita bersama-sama  pertama memahai persoalan ini kemudian  ikut  berpartisipasi dalam bentuk  apa saja,” kata Suharso Monoarfa, Menteri Negara Perumahan Rakyat.

Program Bebenah Kampung Tzu Chi
Sebagai salah satu Lembaga Swadaya masyarakat yang mendapatkan penghargaan, kiprah Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dalam membantu masyarakat di bidang perumahan cukup besar, beberapa di antaranya membangun Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng dan Perumahan Cinta Kasih Muara Angke. Kompleks rumah susun ini khusus dibangun untuk warga yang sebelumnya tinggal di pinggiran Kali Angke sebagai bagian dari program normalisasi Kali Angke.

foto  foto

Ket : - Hong Tjhin, CEO DAAI TV Indonesia mewakili pihak Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menerima               penghargaan Adiupaya Puritama 2010 dari Kementrian Perumahan Rakyat. (kiri)
        - Penghargaan Adiupaya Puritama 2010 diberikan kepada mereka yang telah berjasa dalam upaya             mewujudkan tempat tinggal atau hunian yang terbaik. (kanan)

Selain itu, Yayasan Buddha Tzu Chi juga mengadakan program Bebenah Kampung dan rumah di sejumlah wilayah, yang dimulai dari Kampung Belakang di Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Di sini sebanyak 84 rumah warga yang tidak layak dihuni dibenahi total menjadi rumah yang layak dan sehat.

Program Bebenah Kampung juga dilakukan di kawasan kumuh Pademangan Barat, Jakarta Utara. Yayasan Buddha Tzu Chi membenahi rumah warga di kawasan kumuh Pademangan Barat, Jakarta Utara. Yayasan Buddha Tzu Chi membenahi rumah warga di kawasan ini sebanyak 252 unit rumah. Program yang sama juga dilakukan di Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sebanyak 50 unit rumah warga yang kumuh dan tak layak huni dibangun kembali. Selain di Jakarta, program Bebenah Kampung Tzu Chi juga dilakukan di Makassar, Sulawesi Selatan dan Bandung, Jawa Barat.

Di Makassar, program bebenah kampung dilakukan di sejumlah kawasan kumuh dan padat penduduk, seperti di Kecamatan Marisso, Tallo, dan Bontoala. Lebih dari 100 unit rumah warga dibenahi total menjadi rumah yang sehat dan layak huni. Sementara itu, program bebenah kampung di Jawa Barat bertempat di kawasan padat penduduk, yaitu di Kampung Jamika, Bandung. Sebanyak 28 rumah warga yang tidak layak huni di kawasan ini mendapat bantuan rehabilitasi total.

foto  foto

Ket : -Anak-anak warga Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi mengisi waktunya dengan bermain bola di lapangan            Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng, Jakarta Barat. Perumahan ini diresmikan pada tanggal 25            Agustus 2003 untuk menampung warga pinggiran Kali Angke. (kiri).
         - Program Bebenah Kampung Tzu Chi pertama di mulai di Kampung Belakang, Kamal, Jakarta Barat.             Sebanyak 84 rumah dibangun menjadi rumah yang sehat, bersih, dan indah. (kanan)

Partisipasi Publik
Menurut Suharso Monoarfa, Menteri Negara Perumahan Rakyat, “Ini adalah salah satu bentuk partisiaspi publik dalam mengatasi masalah perumahan dan sekaligus juga meningkatkan kualitas kehidupan dan juga memberikan perhatian yang seksama bagi masyarakat yang kurang mampu, dan merupakan bentuk partisipasi masyarakat yang mampu untuk menyumbang dan  ikut membagi dari kelebihan dia dari kedermawanannya yang dapat dirasakan masyarakat  yang lebih luas.”

Setiap warga negara berhak untuk mendapatkan rumah yang layak, seperti yang diatur dalam amademen Undang-undang Dasar 1945, pasal 28 H, namun hingga saat ini masih banyak warga yang tinggal di kawasan kumuh dengan kondisi rumah yang tidak layak. Data Kementrian Perumahan Rakyat menyebutkan bahwa luas kawasan kumuh di Indonesia mencapai 57 ribu hektar dengan sekitar 8 juta rumah kumuh dan tidak sehat. Oleh karena itu, peran serta berbagai pihak, baik pemerintah daerah dan Lembaga Swadaya Masyarakat sangat diharapkan agar target tujuan ”Pembangunan Milenium Indonesia Bebas Kawasan Kumum 2020 dapat tercapai.

Rumah yang layak merupakan satu kebutuhan pokok bagi manusia, namun hingga saat ini belum semua orang bisa memiliki hunian yang layak dan pantas. Oleh karena itu, butuh kerja sama berbagai pihak, baik pemerintah, LSM, dan masyarakat untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan perumahan dan pemukiman.
  
 
 

Artikel Terkait

Doa-Doa Baik untuk Jalan Cinta Kasih Simpak

Doa-Doa Baik untuk Jalan Cinta Kasih Simpak

08 Desember 2021

Minggu, 5 Desember 2021 Relawan He Qi Tangerang menuju Kampung Simpak, Desa Jagabaya, Parung Panjang, Bogor untuk meresmikan Jalan Cinta Kasih Simpak.

Bersyukur untuk Tahun 2024 yang Penuh Berkah di Serambi Mekkah

Bersyukur untuk Tahun 2024 yang Penuh Berkah di Serambi Mekkah

24 Januari 2025

Tzu Chi Aceh melaksanakan pemberkahan akhir tahun yang merupakan ungkapan terima kasih kepada relawan dan donatur yang telah bersumbangsih tanpa pamrih pada Minggu, 19 Januari 2025.

Membantu Diri Sendiri dan Orang Lain

Membantu Diri Sendiri dan Orang Lain

04 Juni 2009 “Saya sangat senang dengan kegiatan ini karena pelayanannya bagus dan dokter–dokter yang menangani sangat mahir dan profesional. Ini baru pertama kali saya berobat ke dokter spesialis, bukan saja karena kurang mampu, tapi juga karena kurangnya dokter–dokter spesialis di sini,” kata Ibu Asmawati, yang hari itu memeriksakan diri di poli THT.
Dengan kasih sayang kita menghibur batin manusia yang terluka, dengan kasih sayang pula kita memulihkan luka yang dialami bumi.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -