Tzu Ching Camp: Jalinan Jodoh yang Baik
Jurnalis : Widya (Tzu Ching Jakarta), Fotografer : Meilin (Tzu Ching Bandung), Stepen Wijaya, Tan Siu Wei (Tzu Ching Jakarta)|
|
|
||
|
Sejak tanggal 8 hingga 9 Juni 2013, sebanyak 198 peserta ikut menghadiri Tzu Ching Camp VIII yang berlokasi di Tzu Chi Center, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Kehadiran peserta disambut dengan tepukan tangan hangat dari para panitia Tzu Ching yang berbaris rapi, disertai dengan sikap tulus dan ramah dari Tzu Ching, para peserta pun serasa seperti berada di rumah sendiri. Pada awal pembukaan acara, para peserta duduk sesuai dengan kelompok masing-masing. Disinilah, mereka belajar menjalin jodoh baik antara satu dengan yang lainnya. Ditemani oleh 27 mentor yang merupakan “papa” dan “mama” mereka selama camp, mereka pun memainkan games untuk mencairkan suasana yang awalnya tegang. Suasana tegang dan serius di pagi hari itu pun berubah menjadi suasana yang penuh dengan canda tawa. Melalui Tzu ChingCamp ini, para peserta juga diajarkan budaya humanism Tzu Chi yaitu melalui shou yu (bahasa isyarat tangan) yang berjudul, “Bie Hai Pa Qu Meng Xiang” atau “Jangan Takut Bermimpi.” Dengan antusias dan tanpa malu-malu peserta memperagakan bahasa isyarat tangan tersebut.
Keterangan :
Lintas Agama |
|
||
Artikel Terkait
Bantuan Tzu Chi untuk Shelter Karantina Covid-19 di UGM
13 September 2021Tzu Chi Indonesia memberikan bantuan ranjang (269 set), tv, kulkas, dan lainnya untuk Shelter Isolasi Mandiri di Islamic Center UGM Yogyakarta. Bantuan ini bentuk dukungan Tzu Chi terhadap penanganan Covid-19 di tanah air.
Ungkapan Syukur Melalui Baksos Manula
20 November 2014 Sebanyak 108 pasien secara bergantian melakukan pemeriksaan kesehatan didampingi oleh para relawan. “Pelan-pelan jalannya, Nek. Biar saya bantu,” ucap salah satu Tzu Ching dengan lembut.
Berbagi Keceriaan Natal di Panti Asuhan Vita Dulcedo Pematang Siantar
20 Desember 2023Menyambut Natal, para relawan Tzu Chi di Komunitas Xie Li Pematang Siantar berkunjung ke Panti Asuhan Vita Dulcedo. Walaupun hujan, tidak menyurutkan langkah kaki relawan dalam menyebarkan cinta kasih.









Sitemap