Uluran Tangan kepada Para Penyintas Bencana Kebakaran di Kota Medan

Jurnalis : Elsa Huang (Tzu Chi Medan) , Fotografer : Elsa Huang, Susanto Musim (Tzu Chi Medan)

Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Medan kepada para penyintas kebakaran.

Pada Minggu, 1 Mei 2022, sehari sebelum Hari Raya Idul Fitri, terjadi kebakaran di kawasan padat penduduk di Jalan Wahidin Gang Lurah, Kotamadya Medan. Siapa bisa menyangka, bencana justru hadir di saat semua orang sedang bergembira untuk menyambut hari kemenangan keesokan harinya. Kepedihan hati inilah yang juga dirasakan oleh para relawan Buddha Tzu Chi Medan yang segera mengulurkan tangan membantu para korban bencana kebakaran.

Pagi pukul 7 WIB, begitu mendapat kabar telah terjadi bencana kebakaran di Jl. Wahidin, Tim Tanggap Darurat Tzu Chi Medan segera mengumpulkan relawan untuk meninjau langsung ke lokasi kebakaran. Survei ini didampingi oleh Zulfikar Rambe selaku Lurah Pandau Hulu II, guna mendapatkan informasi dan data korban yang akurat sehingga pemberian bantuan bisa terlaksana secara tepat dan secepat mungkin.

Dari hasil survei di lokasi, diperoleh informasi bahwa kebakaran terjadi pada pukul 2.40 WIB dini hari dan telah menghanguskan 41 rumah. Letak rumah yang berada di gang sempit mempersulit akses mobil pemadam kebakaran, namun akhirnya api berhasil dipadamkan pada pukul 6.10 WIB dan beruntung tidak terdapat korban jiwa dalam musibah ini.

Penandatanganan kesepakatan pemberian bantuan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Medan diwakili oleh Simin dengan Lurah Pandau Hulu II.

Tim TTD Tzu Chi Medan segera mengadakan rapat darurat dan memutuskan untuk menyalurkan bantuan pada hari yang sama yakni pukul 14.00 WIB. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp 1.000.000 (satu juta rupiah) per KK.

Sebanyak 19 relawan Tzu Chi telah berkumpul di lokasi kebakaran walaupun cuaca yang begitu terik. Para relawan dengan antusias ingin segera memberikan bantuan dan perhatian yang menghibur hati para korban. Tanpa panjang lebar kesepakatan penyaluran bantuan 36 KK kemudian ditandatangani langsung oleh Simin selaku koordinator TIM TTD bersama Lurah Zulfikar Rambe dan diserahkan kepada masing-masing korban kebakaran.

Merangkul Para Penyintas dengan Memberikan Semangat

Para relawan Tzu Chi memberikan semangat kepada Lim Hok Bie, korban kebakaran.

Bantuan dari Tzu Chi disambut dengan gembira oleh warga korban kebakaran, salah satunya Lim Hok Bie (62).

“Saya sudah tinggal di rumah ini selama 4 tahun, pada saat kebakaran terjadi saya tidak tahu dan menyangka teriakan waktunya sahur, sampai pintu rumah saya digedor. Saya tidak sempat mengambil apapun sewaktu keluar dari rumah bahkan simpanan uang tunai di rumah juga ikut hangus terbakar. Saya baru saja membayar uang sewa rumah,” ungkapnya sambil meneteskan air mata.

Relawan Tzu Chi, Marliani Tjula berusaha memberikan dukungan moral kepada Lim Hok Bie agar tabah dan tegar.

“Jangan menangis lagi ibu, ayo… lebih baik kita sama-sama membaca doa agar diri dan batin kita menjadi tenang. Juga sampai saat ini ibu diberkati dan dilindungi masih sehat merupakan suatu berkah,” tutur Marliani lembut.

Lim Hok Bie sangat bersyukur atas bantuan Yayasan Buddha Tzu Chi dan akan menggunakan bantuan tersebut untuk membiayai tempat tinggal sementaranya.

Bersyukur Dapat Bersumbangsih untuk membantu Sesama
Kondisi rumah warga di Jl. Wahidin Gang Lurah pasca terjadinya kebakaran.

Melalui kegiatan ini, kita disadarkan untuk lebih bersyukur dalam keadaan apapun. Hal itu dirasakan oleh Simin, relawan Tzu Chi. Ia juga berharap semoga para korban dapat melewati masa sulit ini dengan sabar dan tetap semangat agar kebahagiaan selalu hadir di tengah kehidupan.

“Suatu kebahagiaan karena kami masih diberi kesempatan untuk membantu sesama terlebih di kondisi seperti ini dan sangat senang karena bisa meringankan beban korban bencana,” ujar Simin, relawan Tzu Chi.

Seperti Kata Perenungan Master Cheng Yen, “Welas asih adalah bersedia untuk bersumbangsih tanpa memikirkan kesulitan dan susah payah yang harus dihadapi.”

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Aksi solidaritas Relawan Tzu Chi di Lhokseumawe pada Bulan Suci Ramadan

Aksi solidaritas Relawan Tzu Chi di Lhokseumawe pada Bulan Suci Ramadan

27 April 2021

Relawan Tzu Chi Lhokseumawe membagikan paket kebutuhan harian dan dana tanggap darurat kepada 12 kepala keluarga yang mengalami musibah kebakaran di Desa Batuphat Timur, Kecamatan Muara Satu pada Jumat (24/04/2021) malam.

Bantuan yang Tepat Waktu dan Sasaran

Bantuan yang Tepat Waktu dan Sasaran

16 September 2021

Tzu Chi Batam menyalurkan santunan kepada para korban kebakaran Baloi Mas Indah, Lubuk Baja, Kota Batam, 12 September 2021. Sebanyak 44 KK menerima bantuan uang tunai.

Bantuan Kebakaran untuk Warga Kaliawi

Bantuan Kebakaran untuk Warga Kaliawi

09 September 2019
Relawan Tzu Chi Lampung melakukan penyerahan bantuan kebakaran di Kaliawi. Mereka memberikan pakai, lotion anti nyamuk, sandal jepit, minyak goreng, beras, bihun, air mineral, telur, dan tiga buah penampungan air berukuran 2 kubik, serta air bersih sebanyak 8 kubik. 
Kerisauan dalam kehidupan manusia disebabkan dan bersumber pada tiga racun dunia, yaitu: keserakahan, kebencian, dan kegelapan batin.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -