Untuk Saudaraku di Gunung Merapi

Jurnalis : Galvan (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Galvan, Rangga Setiadi, Wieke (Tzu Chi Bandung)
 
 

fotoRelawan Tzu Chi Bandung, ikut serta dalam solidaritas kemanusian bagi para korban bencana Merapi.

 

Bencana Merapi pada tahun 2010 ini adalah becana yang terburuk sejak tahun 1870 atau dalam kurun waktu 100 tahun. Karena saat ini sebanyak 32 desa dengan jumlah penduduk lebih dari 70.000 jiwa direkomendasikan harus mengungsi karena berada dalam zona berbahaya

Gunung Merapi mengeluarkan erupsinya yang cukup besar pada tanggal 26 Oktober lalu tepatnya pada pukul 17.37 WIB di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta. Jumlah pengungsi korban bencana erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, diperkirakan mencapai sekitar 19.000 jiwa, jumlah korban meninggal akibat bencana erupsi Gunung Merapi sampai dengan hari Senin 22 November 2010 terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman tercatat jumlah korban meninggal mencapai 264 orang.

Peduli Bencana Merapi
Akibat dari erupsi Merapi yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan banyaknya jumlah masyarakat yang berada dalam pengungsian, mengetuk hati nurani para insan Tzu Chi untuk menolong para korban bencana Merapi.

Pada tanggal 19-21 November 2010, para relawan Tzu Chi Bandung mengadakan penggalangan dana di kota Bandung yang disebar menjadi tiga titik diantaranya, Pasar Baru, Toko Setiabudhi, dan Cihampelas Walk). Sejak pukul 10.00 WIB para relawan Tzu Chi sudah berada pada wilayahnya masing-masing untuk ikut serta ambil bagian dalam aksi solidaritas kemanusian dengan melibatkan 57 relawan Tzu Chi Bandung.

foto  foto

Keterangan :

  • Addie Cahyadi (kanan) seorang pasien yang dulunya telah mendapatkan pertolongan dari Tzu Chi, kini tergerak hatinya untuk melakukan kegiatan penggalangan dana bagi korban Merapi. (kiri)
  • Bersumbangsih tidak hanya dimiliki oleh orang dewasa saja, anak kecil pun tergerak hatinya untuk ikut ambil bagian dalam menolong para korban bencana Merapi. (kanan)

Dengan penuh semangat disertai cinta kasih yang tulus insan Tzu Chi menyapa para pengunjung untuk menyisihkan sebagian uangnya bagi korban bencana Merapi. “Peduli bencana Merapi,” kalimat itu lah yang sering dilontarkan oleh relawan Tzu Chi kepada para pengujung.

Kegiatan penggalangan dana ini bertujuan untuk meringankan para korban bencana merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta. “Demi kemanusian untuk para korban di merapi,” ujar Ruchiyat Kurniadi selaku kordinator  penggalangan dana  di Supermarket Setiabudhi.

Ruchiyat pun menambahkan bahwa kegiatan penggalangan ini adalah kegiatan rutin Tzu Chi saat ada bencana yang terjadi di Indonesia. ”Setiap ada bencana kita langsung tanggap darurat untuk penggalangan dana dan intinya dari penggalangan ini, juga menebarkan cinta kasih. Kita sangat prihatin atas kejadian ini dan kepada yang telah meninggal, kita juga mendoakan semoga arwahnya dapat diterima sisi Tuhan semoga kita cepat-cepat mengatasi bencana ini dan juga bisa teratasi akibat-akibatnya, supaya kedepanya kita bisa hidup lebih sejahtera," lengkapnya.

foto  foto

Keterangan :

  • Tamu dari negara Malaysia (kiri) pun ikut tergugah hatinya untuk menyumbangkan sebagian uangnya bagi korban bencana Merapi. (kiri)
  • Tzu Ching pun ikut dalam kegiatan penggalangan dana, berjiwa muda dan berfikir kritis mampu mengajak para pengunjung untuk bersumbangsih bagi para korban bencana Merapi. (kanan)

Kegiatan penggalangan ini tidak hanya dilakukan oleh para relawan Tzu Chi saja, tetapi pasien yang dulunya mendapatkan pertolongan dari Tzu Chi pun turut serta. Salah satunya adalah Addie Cahyadi, seseorang yang harus diamputasi kaki kanannya karena mengidap penyakit fibromatosis (sekelompok tumor jinak jaringan lunak). Dengan penuh semangat Addie menyapa para pengunjung Supermarket Setiabudhi untuk ikut bersumbangsih bagi para korban bencana Merapi.

Selain di ketiga lokasi penggalangan dana di atas, penggalangan dana bagi korban Merapi pun dilaksanakan pada tanggal 20 November 2010 pada saat acara Marga Lie di  Gedung Paguyuban Marga Lie Bandung.

Aksi solidaritas kemanusian ini telah diwujudkan oleh para relawan Tzu Chi dan masyarakat Bandung yang telah ikut bersumbangsih bagi saudara-saudara kita yang tertimpa bencana Merapi. Semoga dari hasil penggalangan ini bisa menciptakan dan memulihkan keadaan yang lebih baik dan sejahtera bagi para korban Merapi.
  
 

Artikel Terkait

Mengobati dengan Tulus

Mengobati dengan Tulus

05 Juli 2010
Relawan Tzu Chi Bandung memberikan hiburan berupa nyanyian isyarat tangan "Satu Keluarga" kepada para peserta baksos kesehatan. Baksos kesehatan ini berhasil melayani 750 pasien diantaranya 466 pengobatan pasien umum, 112 pengobatan pasien anak, 67 pengobatan gigi, 51 khitanan masal, 52 pasien KB (Keluarga Berencana) dan 2 pasien bibir sumbing.
Bazar Amal: Menghimpun Berkah Sekaligus Melindungi Bumi

Bazar Amal: Menghimpun Berkah Sekaligus Melindungi Bumi

04 April 2022

Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Utara 1 mengadakan bazar di Rusun Cinta Kasih Tzu Chi Muara Angke Jakarta Utara. Bazar yang dilakukan menjelang bulan Ramadan ini digelar selama dua hari, yakni tanggal 26 dan 27 Maret 2022.

Belajar untuk Mandiri

Belajar untuk Mandiri

08 Januari 2010 Kegiatan diawali dengan meliput beberapa tempat yang runtuh akibat gempa bumi berkekuatan 7,6 Skala Richter yang melanda Kota Padang dan sekitarnya pada 30 September 2009 lalu. Selanjutnya rombongan relawan Tzu Chi Padang dan Tim Da Ai TV Taiwan melanjutkan perjalanan menuju daerah Ulu Gadut Padang, yang berjarak kurang lebih 15 km dari kota Padang untuk melakukan kunjungan kasih ke Panti Asuhan Anak-anak Mentawai,
Mendedikasikan jiwa, waktu, tenaga, dan kebijaksanaan semuanya disebut berdana.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -