Waisak 2555: Tzu Chi Makassar
Jurnalis : Henny Laurence (Tzu Chi Makassar), Fotografer : Eddy Go (Tzu Chi Makassar)|
|
| ||
Dengan penuh khidmat dan konsentrasi, para relawan Tzu Chi mengadakan upacara pemandian rupang Buddha. Makna dari upacara ini adalah untuk membersihkan jiwa dan menghormati ajaran Buddha di alam semesta ini. Setelah prosesi pemandian rupang Buddha selesai, maka acara dilanjutkan dengan upacara persembahan pelita, air, dan bunga. Setelah kedua acara tersebut selesai, para peserta melaksanakan doa bersama sambil melakukan pradaksina mengitari altar Buddha. Dalam pradaksina tersebut, para peserta berdoa semoga semua manusia dapat bersikap teguh dalam menjalankan kebajikan kepada sesama.
Keterangan :
Selesai pradaksina, para peserta mengadakan upacaca pertobatan kepada Buddha dan orangtua. Saat itu, para peserta mengungkapkan kesalahan-kesalahan yang telah mereka lakukan, baik yang sengaja maupun tidak disengaja. Acara terakhir pada hari itu adalah doa bersama seluruh peserta yang diiringi oleh lagu “Chen Sin Shi San Yen” yang memiliki arti dengan ketulusan hati memanjatkan tiga ikrar. Bersatu dalam doa yang khidmat dan tulus memohon agar hati manusia dapat disucikan, masyarakat aman dan sejahtera, serta dunia terbebas dari bencana. Usai acara, semua hadirin pun pulang dengan sejuta harapan di hati. Semoga batin manusia makin disucikan dengan cahaya kebijaksanaan dan welas asih, dan semoga Dharma Buddha dapat terus menyinari alam semesta ini. | |||
Artikel Terkait
Layanan Kesehatan Lanjutan bagi Warga Kelurahan Duri Utara
05 Agustus 2024Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Pusat mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi warga Kelurahan Duri Utara yang masih membutuhkan penanganan berkala. Ada sebanyak 80 warga yang mendapatkan pelayanan kesehatan.
Berbagi Pengalaman Pelestarian Lingkungan dan Penanggulangan Bencana
16 Juli 2024Tzu Chi Indonesia menerima kedatangan 21 orang dari Pemerintah Kabupaten Chiayi dan tim pendidikan dari 5 kota di Taiwan. Mereka ingin berbagi pengalaman tentang pelestarian lingkungan dan penanggulangan bencana.
Merawat Anggota Sangha Dengan Penuh Kasih
18 Oktober 2022Bhikkhu Sri Paññavaro bersama Bhikkhu Dhammakaro, dan Bhikkhu Ratanadhiro berkesempatan menjenguk Bhikkhu Saddhāvīro dan Sâmanera Iwan Viriyaviro yang saat ini tengah menjalani perawatan di Tzu Chi Hospital, PIK, Selasa 18 Oktober 2022.








Sitemap