Wujud Welas Asih Melalui Pengobatan Degeneratif dalam Momen Waisak

Jurnalis : Vivy Viliana Halim, Valentina Angela, Gunarny (Tzu Chi Pekanbaru), Fotografer : Tomy, Linda, Jeffry, Tan Chong Yee (Tzu Chi Pekanbaru)

Relawan Tzu Chi Pekanbaru komunitas Dumai dan TIMA Pekanbaru mengadakan kegiatan bakti sosial kesehatan di Kantor Kelurahan Lubuk Gaung kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

Bertepatan dengan perayaan hari Waisak, Tzu Chi Pekanbaru bersama komunitas Dumai dan TIMA Pekanbaru mengadakan kegiatan bakti sosial kesehatan degeneratif ke-3 pada Minggu, 31 Mei 2026 di Kantor Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. Dalam kegiatan ini, Tzu Chi juga menggandeng beberapa dokter dari Kota Dumai dan tenaga medis Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sungai Sembilan.

Bakti sosial kesehatan ini merupakan tindakan nyata bagi para relawan dalam mempraktekkan ajaran welas asih. Kegiatan pengobatan degeneratif ini juga bertujuan untuk mendeteksi adanya penyakit dini agar masyarakat sehat, produktif dan sejahtera, serta mempererat tali persaudaraan antar umat beragama dan menciptakan keharmonisan sesama manusia.

Relawan memberi bantuan untuk pasien yang kesulitan berjalan saat ingin berkonsultasi.

Warga yang ingin mendapatkan layanan kesehatan mulai berdatangan sejak pukul 08.00 WIB.  Mereka pun mengikuti antrian dengan rapi dan melakukan pendaftaran sesuai kartu identitas, kemudian dilanjutkan dengan tindakan pemeriksaan kesehatan. Setelah mengetahui hasil pemeriksaan, pasien mulai berkonsultasi dengan dokter, dan selanjutnya dokter akan memberikan resep obat yang dapat diambil secara langsung. Dalam kegiatan ini, sebanyak 106 pasien mendapatkan layanan kesehatan dari tim medis gabungan.

“Adanya kegiatan pengobatan ini, tentu sangat bagus dan bermanfaat sekali untuk masyarakat. Sebagian masyarakat disini juga merasa malas untuk datang berobat ke Puskesmas karena lokasinya jauh. Saat kegiatan baksos kesehatan diadakan di tempat yang lebih dekat, warga pun ingin berobat dan bisa langsung datang ke kantor kelurahan,” ujar Leny selaku Sekretaris Kelurahan Lubuk Gaung.

Di tengah kondisi cuaca yang mulai panas, warga pun tetap antusias untuk berobat dalam kegiatan baksos kesehatan yang diadakan Tzu Chi. Para pasien juga tetap sabar menunggu antrian pengobatan. Bagi yang kesulitan berjalan, relawan pun segera membantu para warga untuk mendapatkan layanan kesehatan. “Karena kegiatan ini harus dilakukan dengan efesien, jadi pembagian kinerja relawan dan tim medis juga harus seimbang. Dengan banyak relawan, kita bisa membantu dalam berbagai hal dengan tujuan agar acara ini bisa berjalan dengan baik,” ungkap Sindy relawan Tzu Chi Dumai.

Kegiatan pengobatan degredatif diakhiri dengan sesi foto bersama relawan Tzu Chi Peanbaru dan komunitas Dumai.

Dalam kegitan ini, seluruh relawan Tzu Chi Pekanbaru dan Dumai bersama dokter TIMA Pekanbaru dan Tim Medis Kota Dumai penuh semangat dan juga bersukacita melayani para pasien. Angel, salah satu relawan yang ikut bersumbangsih dalam kegiatan ini yang juga sempat pingsan pun menceritakan pengalaman dan rasa harunya ketika mendapatkan pertolonga dari relawan Tzu Chi.

“Saya sangat terima kasih kepada tim dokter dan relawan lainnya yang mengikuti kegiatan ini. Mereka langsung memberi bantuan pertolongan pertama kepada saya dan rasanya bahagia sekali juga bisa membantu banyak orang,”ucap Angel.

Editor: Nur Al Fajar Rumsari

Artikel Terkait

Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-149: “Sekarang Kalau Naik Motor Ya Siap, Gaspol!”

Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-149: “Sekarang Kalau Naik Motor Ya Siap, Gaspol!”

22 Juli 2025

Setelah menderita katarak sejak dua tahun lalu, Slamet yang bekerja sebagai sekuriti ini kini bisa melihat dengan lebih jelas. Penglihatan yang jelas sangat mendukung tugasnya sehari-hari. 

Tahap Terakhir Baksos Degeneratif, Lansia Teluk Setimbul Rasakan Manfaat

Tahap Terakhir Baksos Degeneratif, Lansia Teluk Setimbul Rasakan Manfaat

19 November 2025

Relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun mengakhiri tahap terakhir Baksos Degeneratif di Teluk Setimbul. Sebanyak 54 warga mengikuti pemeriksaan lengkap dan konsultasi dokter.

Baksos Tzu Chi ke-141: Yang Manis-manis, Yang Tak Lekang oleh Waktu

Baksos Tzu Chi ke-141: Yang Manis-manis, Yang Tak Lekang oleh Waktu

26 Oktober 2023

Banyak cerita haru di Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi ke-141. Para pasien berbahagia bisa sembuh dari penyakitnya. Juga para relawan Tzu Chi dan juga relawan TIMA Indonesia yang berbahagia dapat bersumbangsih. Ada juga kisah persahabatan tiga perawat medis Tzu Chi yang super manis.  

Penyakit dalam diri manusia, 30 persen adalah rasa sakit pada fisiknya, 70 persen lainnya adalah penderitaan batin.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -