Donor Darah, Dapat Berkah

Jurnalis : Tcering (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun), Fotografer : Abdul, Rahim, Tcering, Wais Al Kharny (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun)


Sebelum melakukan kegitan donor darah, para relawan, donor, dan yang lainnya berdoa bersama untuk kelancaran kegiatan.

Tzu Chi Tanjung Balai Karimun bekerja sama dengan PMI (Palang Merah Indonesia) melakukan kegiatan donor darah setiap tiga bulan sekali. Kegiatan yang diadakan pada Minggu 29 September 2019 itu diharapkan dapat membantu PMI untuk menyetok persediaan darah sehingga tetap dapat membantu orang lain yang membutuhkan.

Ada sebanyak 42 relawan yang ikut berpartisipasi dalam kegitan donor darah untuk membantu kelancaran acara termasuk mendampingi para donor.

Sebelum mendonorkan darah, para pendonor harus melalui beberapa tes, seperti timbang berat badan, tes hemoglobin (HB), dan periksa tensi. Para calon donor yang lolos tes memancarkan raut wajah yang bahagia. Bagi yang belum lolos, para petugas PMI mengingatkan mereka untuk selalu menjaga kesehatan tubuh agar dapat mendonorkan darah di lain waktu.


Dion Afriyand (20) mengaku bahagia karena bisa mendonorkan darahnya sehingga ia bisa membantu orang yang membutuhkan.


Selain untuk membantu orang lain, Sapna Safitri (23) juga mendonorkan darahnya untuk menjaga kondisi tubuhnya.

Dion Afriyand (20), seorang peserta yang bahagia karena bisa mendonorkan darahnya. Ia mengungkapkan bahwa donor darah sama saja dengan menolong orang tua. “Ini ibaratnya sama halnya seperti menolong orang tua. Saya merasa acara ini sangat bagus karena bisa mengajak orang lain untuk membantu orang yang sedang membutuhkan darah atau orang yang kesusahan,” ungkapnya.

Sama halnya dengan Dion Afriyandi, donor lainnya, Sapna Safitri (23), sudah 7 kali donor, tetapi baru pertama kali mendonorkan darahnya bersama Tzu Chi. Ia mengaku senang karena lolos tes. “Saya ingin ikut donor darah karena donor darah itu menyehatkan,” katanya. Ia juga mengaku bahwa ia pernah 3 kali tidak lolos pengecekan karena HBnya kurang, jadi ia merasa senang bisa mendonorkan darahnya di kesempatan ini.

Dapat diketahui bahwa tidak semua orang bisa mendonorkan darahnya. Jika ingin mendonorkan darah maka sehari sebelumnya, donor tidak boleh mengonsumsi obat dan harus banyak mengonsumsi sayur-sayuran hijau seperti, brokoli, bayam atau bisa juga mengonsumsi jus tomat untuk menambah darah. Jika yang memiliki tensi tinggi sebaiknya menghindari makanan berlemak. Donor darah juga memiliki banyak manfaat contohnya seperti menjaga kesehatan jantung, menurunkan risiko kanker, membantu menurunkan berat badan dan lain lain.


Ripka (42), petugas PMI mendukung kegiatan donor darah rutin yang Tzu Chi lakukan.

Hal itu dibenarkan oleh Ripka (42) petugas PMI yang membantu kegiatan donor darah Tzu Chi hari itu. “Selain untuk membantu PMI dalam penyetokan darah – karena orang yang membutuhkan darah lebih banyak daripada yang mendonorkan darah, donor juga bisa membantu metabolisme dalam tubuh masing-masing pendonornya,” jelas Ripka. Ia juga sangat mendukung kegiatan donor darah rutin yang Tzu Chi lakukan.

Kegiatan donor darah ini diharapkan dapat saling membantu sesama makhluk hidup. Seperti yang tertulis dalam Kata Perenungan Master Cheng Yen, “Seseorang yang mampu bersumbangsih, membantu, dan menyelamatkan orang lain adalah orang yang paling bahagia hidupnya.”

Editor: Metta Wulandari


Artikel Terkait

Menolong Orang Lain Berarti Menolong Diri Sendiri

Menolong Orang Lain Berarti Menolong Diri Sendiri

08 Juni 2022

Antusiasme para pendonor sejak pandemi dinyatakan Endemik sangat terasa. Seperti yang tampak pada kegiatan donor darah yang digelar Tzu Chi Tangerang kali ini. 

Bersumbangsih di Kegiatan Donor Darah

Bersumbangsih di Kegiatan Donor Darah

17 Januari 2018
Kata Perenungan Master Cheng Yen tentang memanfaatkan kesempatan yang ada untuk bersumbangsih,  menginspirasi barisan relawan Tzu Chi Tangerang. Para relawan menyelenggarakan kegiatan donor darah untuk membantu stok darah di PMI Tangerang.
Menghadapi kata-kata buruk yang ditujukan pada diri kita, juga merupakan pelatihan diri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -